
Beijing Concert Hall
Suara riuh dari ribuan penggemar mulai memenuhi Beijing Concert Hall saat ini. Mereka menyorakkan nama seorang idol nomor 1 saat ini dengan begitu bersemangat. Seakan tak pernah lelah dan terus bersorak bersama hingga menggema di seluruh gedung ini.
Li Zeyan!!
Li Zeyan!!
Li Zeyan!!
Go!! Go!! Go!!
Li Zeyan!!
Li Zeyan!!
We love you!!
Sebuah lagu yang begitu fenomenal dan selalu diingat di hati para penggemarnya Li Zeyan di seluruh dunia mulai dilantunkannya secara live dan tidak menggunakan rekaman apapun. Yeap, Never Say Good Bye adalah lagu fenomenal dan akan selalu diingat oleh sebagai ciri khas dari Zen.
Suara emas yang begitu menawan itu terdengar begitu lembut namun juga begitu keren dan maskulin. Suara emas Li Zeyan seakan-akan membuat para gadis melelah seperti es krim di musim panas saking terpukaunya.
Karena sebagian besar penggemar Li Zeyan adalah para gadis dari usia muda sampai dewasa. Bahkan ada juga wanita paruh baya yang begitu menyukai idol satu ini karena Zen yang terkenal dengan keramahannya. Namun kebanyakan penggemarnya adalah anak remaja dan masih sekolah.
Christal, Yuna, Kagami Jiro, si kembar Kenzi dan Kenzou, Amee, Li Kai, Yukimura, dan Xia Feii kali ini juga menyaksikan live concert kali ini di bangku VIP. Dan sebenarnya ini adalah pertama kalinya Kagami Jiro, Yuna dan Yukimura mendatangi acara live concert seperti ini.
"Argh ... jangan sampai ada yang mengambil gambarku dan memasukkannya ke dalam media. Bisa hancur nama Doragonshadou jika mereka mengetahui aku menghadiri sebuah konser seorang idol!" Kagami Jiro mendengus kesal di tengah-tengah teriakan riuh dari para penonton.
"Jangan berlebihan sayang. Ini tidak seburuk itu kok." Yuna menyauti dengan tersenyum lebar dan menyenggol lengan Kagami Jiro.
"Santai saja, Jiro. Jika sampai ada berita yang tersebar nanti, tinggal klarifikasi saja. Jika seoran petinggi dari Doragonshadou sedang betuh hiburan dan refreshing. Mudah bukan? Gyahaha ..." celutuk Yukimura mulai tertawa renyah karena menggoda Kagami Jiro.
__ADS_1
"Cih ... itu tidak lucu!" sungut Kagami Jiro lalu mulai mengenakan sebuah masker untuk menutupi wajah bagian bawahnya.
Yukimura tertawa renyah dan terlihat begitu puas mengolok-olok Kagami Jiro dan sukses membuat Kagami Jiro menjadi semakin kesal. Namun bukan Kagami Jiro namanya jika tidak bisa membalas semua itu.
"Yukimura!! Bagaimana malam pertamamu bersama Xia Feii tadi malam? Apa kamu sukses membuat sebuah gol?" kali ini Kagami Jiro mulai menatap Yukimura yang duduk tepat di sampingnya dan mengangkat alis tegasnya beberapa kali ke atas.
"Wah, sungguh otakmu otak mesum, Jiro!!" Yukimura mendengus dan terlihat sedikit kesal.
Kagami Jiro mulai tertawa renyah dan terlihat cukup puas membalas Yukimura. Namun sebenarnya Kagami Jiro juga cukup penasaran dengan apa yang dialami oleh Yukimura dan Xia Feii saat malam pertama mereka.
"Yukimura? Aku sungguh bertanya padamu, apa kamu melakukannya dengan baik malam itu?" kali ini Kagami Jiro bertanya setemgah berbisik di dekat daun telinga Yukimura.
"Tentu saja aku melakukannya dengan baik, Jiro! Mengapa kamu selalu meragukanku, Jiro?!" sahut Yukimura juga setengah berbisik.
"Hehe jujur saja aku sempat meragukan senjata pamungkasmu apakah bisa berfungsi dengan baik? Karena kamu belum pernah mengujinya sebelumnya ... hehe ..." lagi-lagi ucapan dari Kagami Jiro sukses membuat Yukimura menjadi kesal namun tak bisa berbuat apa-apa untuk melawan Kagami Jiro. Jadi Yukimura hanya bisa bersabar dan pasrah saja saat Kagami Jiro menggodanya habis-habisan.
Kini yang dinanti-natikan oleh para penggemar dari Zen sudah tiba. Zen akan menyanyikan sebuah lagu terbarunya yang berjudul My Girl, My Velvet Sun dan akan sekaligus menari bersama Tiffany.
Li Zeyan!!
Tiffany!!
We Love You!!
Lagi-lagi para penggemar mulai bersorak riuh dan mulai memanggil nama Zen dan juga Tiffany. Seakan-akan para penggemar sudah begitu tidak sabar untuk segera melihat performance dari Zen dan juga Tiffany. Dan merekasemua juga terlihat begitu antusias.
Setelah beberapa saat, mulai terdengar denting dari permainan piano yang mulai diikuti oleh permainan indah dari gitar dan alat musik lainnya lagi.
Mendengar kolaborasi lembut dan manis dari permainan beberapa alat musik itu saja sudah membuat hanlmpir semua dari penggemar yang hadir hari ini di Beijing Concert Hall bersorak begitu riuh.
Kini Tiffany yang mengenakan sebuah pakaian lengan panjang berwarna hitam dengan hiasa brokat lalu memadankannya dengan sebuah hot pants yang juga berwarna hitam mulai memasuki panggung besar dan megah itu.
__ADS_1
Lalu Tiffany mulai duduk di sebuah bangku panjang berwarna putih dengan kedua tanggannya yang disilangkannya di bawah dada. Dan sesekali Tiffany melihat sebuah jam tangan yang melingkar dengan manis pada tangan kirinya.
Raut wajahnya terlihat begitu sedih dan murung seolah-olah karakter yang sedang diperankannya saat ini sedang mengalami sebuah kekecewaan karena keterlambatan kekasih yang datang untuk menemuinya.
Setelah beberapa saat, kini Zen yang sudah mengenakan setelan jaz berwarna hitam dan sedikit mengkilap mulai memasuki panggung dan jongkok di hadapan Tiffany seakan-akan sudah datang terlambat di hari kencan mereka berdua.
Zen mulai meminta maaf namun Tiffany masih mengambek dan masij merasa sedikit kesal karena keterlambatan Zen. Berbagai cara Zen lakukan untuk meminta maaf dan berusaha untuk mendapatkan hati Tiffany lagi.
Hingga akhirnya Tiffany mulai memafkannya dinsaat terakhir, tepatnya setelah koreografi Tiffany yang melakukan sebuh salto ke depan dan mendaratkan kedua kakinya bada bahu lebar Zen. Hingga akhirnya Zen mulai membantu Tiffany berdiri dengan tegap. Dan berakhir mereka berdua saling berpelukan dengan hangat.
Dan tentu saja semua kisah itu diungkapkan dan digambarkan dengan sebuah story dance, namun meskipun seperti itu, itu semua sangat mudah dipahami dan dibaca para penggemar yang sedang menonton tarian mereka.
Begitu manis dan menyentuh hati! Terutama untuk Christal. Apalagi Christal mendengar namanya terselip dalam lirik lagu itu.
...⚜⚜⚜...
Bonus part pendek saat Kagami Jiro menyaksikan pertunjukan Zen bersama Tiffany.
Kagami Jiro terlihat begitu murka saat melihat calon adik iparnya menari bersama dengan seorang gadis di atas panggung. Terlebih tarian itu begitu manis, mesra dan romantis. Ditambah lagi ada koreografi saling berpelukan.
Hal ini tentu membuat Kagami Jiro begitu marah, bahkan Kagami Jiro sudah berusaha untuk naik ke atas panggung untuk menghentikan pentunjukan Zen saat itu juga. Namun dengan cepat Yukimura, Yuna dan Christal segera menghentikan Kagami Jiro dan berusaha untuk menahan Kagami Jiro.
"Cihh sial!! Berani-beraninya bocah Li Zeyan melakukan semua itu di hadapan mata kepalaku sendiri!! Mau mati dia ya!!" geram Kagami Jiro yang sudah terlihat begitu murka. "Lepaskan aku!! Aku akan menghentikkan semua pertunjukan itu sekarang juga!!" imbuh Kagami Jiro sambil berusaha untuk melepaskan dirinya dari cengkeraman Yukimura.
"Apa kau gila, Jiro?! Ini hanyalah sebuah pertunjukan!! Jika kamu membuat masalah disini, maka kamu akan berususan dengan kepolisian Beijing! Lagipula ini hanya sebuah pertunjukan! Saat itu kau malah berciuman dengan Jia Li! Dasar egois!!" ucap Yukimura yang terlihat sudah begitu lelah dan tidak sadar sudah menyebutkan nama Jia Li.
"Jia Li? Siapa Jia Li? Apa kamu sudah berselingkuh dariku, Sayang?" kini Yuna mulai kebingungan dan berfikiran jika Kagami Jiro sudah berselingkuh dengan seorang gadis bernama Jia Li.
Kagami Jiro mulai menatap tajam Yukimura dengan aura yang begitu mencekam seolah sedang ingin membunuh seseoraang. Dengan cepat Yukimura segera menyibukkan dirinya bersama Xia Feii.
"Istriku sayang, kota Beijing sangat indah. Ayo kita berjalan-jalan dan menikmati daun yang berguguran." ucap Yukimura sudah mulai kacau. Karena saat ini adalah musim dingin! Dan tidak ada daun berguguran di musim dingin!
__ADS_1