
"Ada beberapa titik lemah lawan. Serang mereka pada titik-titik itu, maka kau akan mengetahui kelemahan lawan bertarungmu. Titik-titik itu adalah dagu, ulu hati, dahi, hidung, kerongkongan, rahang bawah, sendi rahang, pelipis, bahu dan bagian vital." ucap seorang pria bertubuh besar dan memiliki banyak tato dan memiliki bekas luka pada wajahnya.
"Ulu hati terletak di bawah dada tulang taju pedang tepat di tengah badan. Bagian ini biasa disebut juga dengan solar plexus. Yang membuat ulu hati menjadi area sensitif adalah karena terdiri atas banyak susunan saraf. Selain itu di ulu hati juga terdapat diafragma yang membantu pernafasan. Ketika ulu hati terpukul, difragma akan menjadi kaku dan menjadikan seseorang sulit bernafas dan memberikan efek mual dan muntah. Pukulan dengan kepalan tangan atau tendangan efektif untuk membuat lawanmu kesakitan dan memberi kita waktu untuk ambil langkah seribu." pria itu menjelaskan dan menatap seorang pria yang tak kalah garang darinya.
Yeap, siapa lagi mereka berdua jika bukan Yukimura yang sedang mengajari Kagami Jiro bertarung. Sebenarnya lebih tepatnya Yukimura yang sedang mengajari Zen ilmu dasar bela diri.
"Menyerang dengan kuat pada bagian dahi bisa membuat seseorang merasa pusing bahkan tak sadarkan diri. Lebih parahnya bisa menyebabkan gagar otak. Saat bertarung, cobalah untuk menjaga daerah ini karena sangat berbahaya jika terkena kepalan tinju. Juga janganlah mencoba untuk memukul seseorang tak bersalah pada bagian ini. Namun kamu bisa melakukannya untuk meringkus para penjahat." Yukimura menyilangkan kedua tangannya di depan dada dan masih menatap serius Kagami Jiro.
Sedangkan Kagami Jiro masih terlihat mendengarkan dengan seksama penjelasan dari Yukimura dan sesekali mengangguk-anggukkan kepalanya menandakan dia paham.
"Titik lemah ketiga adalah hidung. Hidung bisa menjadi sasaran melemahkan lawan yang posisinya dekat dengan kita. Bagian tubuh ini memiliki susunan tulang rawan lunak yang mudah patah saat terkena pukulan. Ketika hal itu terjadi, biasanya akan menimbulkan perdarahan dan rasa nyeri menyakitkan. Rasa sakit itu akan membuat pelaku lemah dan melepaskan cengkeramannya. Itu akan menjadi peluang emas untuk kita menyerangnya." Yukimura kini berbalik membelakangi Kagami Jiro dan berjalan dua langkah ke depan.
"Titik lemah selanjutnya adalah bahu. Cobalah lihat pada bagian tulang bahu sekitar leher atau kita sebut saja tulang sekitar kerah. Cara menyerang daerah ini adalah dengan pukulan jab atau pukulan lurus ke depan, atau bisa dengan tendangan sapu bawah akan lebih baik. Hiaathh ..." Yukimura kini mempratekkan terhadap sebuah boneka manusia yang sudah ada di hadapannya.
"Selanjutnya adalah kerongkongan. Cara termudah untuk menyerang daerah ini adalah dengan serangan knife hand atau biasa disebut karate chop. Namun, akan sulit mengenainya karena berada di antara tulang selangka dan rahang. Dengan menyerang leher lawan lewat pukulan yang sangat kuat, lawan mungkin akan kesulitan untuk bernafas bahkan bisa berakibat kematian. Titik lemah ini bisa kamu gunakan untuk melumpuhkan para penjahat jalanan yang suka menggangumu." Yukimura memasukkan kedua tangannya pada saku celana bercorak army-nya lalu berbalik dan memiringkan sedikit kepalanya menatap Zen.
"Titik lemah selanjutnya adalah bawah rahang. Cekik lawanmu saat kau sedang terdesak! Saat mencekik cobalah untuk meremas tulang lehernya sambil menaikkan ke atas dan lakukan ini dengan cepat. Atau bisa juga dengan melakukan serangan Uppercut. Kau tau bukan uppercut?" Yukimura mengkerutkan keningnya dan menyipitkan matanya menatap Kagami Jiro.
__ADS_1
"Ya. Aku tau!" jawab Zen dengan tegas.
"Hhm. Bagus! Baiklah ... kita lanjut. Titik lemah lawan selanjutnya adalah sendi rahang. Sendi rahang terletak di bagian tersamping kepala dan di sekitar dalam tulang rahang juga dekat dengan telinga bagian bawah. Di sana terdapat sebuah benjolan, nah itulah sasarannya. Bagian ini mungkin titik tersulit untuk menyerang lawan. Namun, cobalah untuk mempelajari cara menyerang pada daerah ini. Kau bisa dengan mudah melakukan teknik ini jika sering berlatih."
"Baik, Paman!" jawab Kagami Jiro dengan serius.
"Hhm. Titik selanjutnya adalah leher. Bagian leher merupakan area yang sensitif dan juga titik lemah lawan karena terdapat pembuluh darah leher dan arteri karotid. Menyerang bagian ini, membuat pelaku terkejut dan merasa kesakitan karena aliran darah terganggu. Gunakan tepi tangan ketika ingin menyerang bagian ini. Tetapi tetap harus berhati-hati. Karena jika serangan berlebihan bisa menyebabkan akibat yang sangat fatal. Ah ... tapi tenang saja! Karena yang Doragonshadou hadapi selama ini adalah para berandalan dari kelas teri sampai kelas kakap. Jadi tak masalah jika sampai berakhir kematian." Yukimura berjalan ke arah Kagami Jiro dan mengusap pelipisnya.
"Titik lemah selanjutnya adalah pelipis. Pelipis adalah tulang tertipis di bagian tengkorak kepala, jadi salah satu pukulan yang baik berada di daerah ini. Ini digunakan jika lawan sedang berada di samping. Menyerang lawan pada daerah ini karena dapat menyebabkan gagar otak, pendarahan, atau bahkan kematian." Kini tangan Yukimura menuruni dan meraih dagu Kagami Jiro yang sedikit dipenuhi oleh rambut.
"Aku paham, Paman!" jawab Kagami Jiro dengan yakin.
"Baiklah. Sekarang serang aku pada titik-titik itu! Serang dan kerahkan seluruh kekuatanmu!" ujar Yukimura dengan tegas dan setengah berteriak.
"Baiklah, Paman!" ucap Kagami Jiro sambil membungkukkan badannya.
Kagami Jiro mulai maju beberapa langkah dan bersiap melakukan pukulan lurus ke depan dan mengarah pada bahu lebar Yukimura.
__ADS_1
BUUAAKK ...
Yukimura tidak menghindarinya dan sengaja menerima pukulan itu dari Kagami Jiro. Bahu lebar dan kuat Yukimura hanya sedikit bergetar saat menerima pukulan lurus dari Kagami Jiro.
Kekuatan dari tubuh itu masih terasa begitu kuat. Hanya saja tekniknya masih sangat kacau! Aku harus benar-benar melatih dengan keras bocah ini!
Batin Yukimura sambil meraih tangan kanan Kagami Jiro yang masih menggenggam dan mengarahkan pada bahunya dengan benar.
"Pukul disini jika kamu ingin menyerang titik bahu! harus benar-benar tepat agar memberikan damage yang sempurna. Lakukan lagi dengan benar!" ucap Yukimura dan sedikit berjalan mundur. "Kali ini aku akan berusaha menghindari semua seranganmu, bahkan aku juga akan mulai menyerangmu! Kau harus melakukannya dengan benar jika tidak ingin cedera!"
"Ah? Ba-baiklah! Aku akan berusaha sebaik mungkin!" ucap Kagami Jiro sedikit terkejut, namun dia berusaha untuk tetap tidak menyerah dan mulai memasang kuda-kuda bersiap untuk menyerang Yukimura kembali.
...⚜⚜⚜...
Bonus pic Yukimura. Hayoo ... siapa nih fans dari Yukimura-sama? Angkat tangan! Hehe ...
__ADS_1