Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Manhattan Bar And Restaurant


__ADS_3

Di teras rooftop Manhattan bar and restaurant yang cukup luas, terlihat seorang gadis yang memiliki panjang rambut sebahu, mengenakan sebuah dress di bawah lutut berwarna kuning lembut, lalu dia membalutnya dengan pakaian hangat yang tebal dan berbulu lembut berwarna putih.


Sepatu boot tanggung berwarna broken white juga terlihat menghiasi kaki jenjangnya yang begitu indah.


Wajah ayunya yang terlihat tenang dan nerdy malam ini hanya mengenakan sedikit riasan dan terlihat begitu natural. Rambut sebahunya dibiarkan tergerai begitu saja dan sesekali menari-nari di udara karena terpaan angin malam.


Gadis itu terlihat begitu menikmati pemandangan Yokohama yang begitu bercahaya di malam hari. Pemandangan pusat kota Tokyo yang menakjubkan bisa dilihat juga melalui jendela yang menjulang tinggi sampai ke langit-langit.


Manhattan bar and restaurant, sebuah kompleks restoran dan bar sampanye, dengan pemandangan spektakuler dan sejumlah landmark di Tokyo, termasuk Rainbow Bridge, Sky Tree, dan Sungai Sumida. Manhattan bar and restaurant juga merupakan tempat terbaik untuk menghabiskan malam yang berkesan sambil ditemani alunan musik jazz.


Bar sampanye di area teras menyediakan berbagai hidangan pendamping lezat yang disajikan dengan begitu cantik. Restoran ini juga menawarkan berbagai jenis makanan, mulai dari camilan ringan hingga pizza.


Dan jelas saja jika atmosfer di Manhattan bar and restaurant yang begitu terasa istimewa dipuji oleh penduduk lokal mereka, karena disini juga menawarkan koktail dan wine, serta beberapa masakan Italia. Wow!!


Yeap, tempat ini juga memiliki koktail yang dibuat dari teh Jepang dan buah-buahan musiman, serta menu minuman klasik. Namun ada juga juga koktail panas untuk menghangatkan tubuh.


Dan rooftop ini adalah salah satu rooftop bar tertinggi di Tokyo untuk bisa menikmati cakrawala yang membentang tanpa batas. Lantainya dirancang dengan sedikit arsitektur Jepang dan dibagi menjadi beberapa area untuk menciptakan suasana santai dan nyaman. Kerlap-kerlip lentera memberi kesan yang begitu romantis dan akan sangat cocok digunakan untuk datang bersama pasangan.


Jika ingin merasakan malam yang mewah, Rooftop Bar sangat layak untuk dikunjungi. Bahkan dari teras tepi sungai yang menghadap ke Sungai Sumida, kita bisa melihat pemandangan sungai dan Sky Tree yang menjulang tinggi.


Sebaliknya, bagian dalam bar terasa begitu meriah karena adanya live music. Manhattan bar and restaurant juga merupakan tempat kencan yang bagus! Seperti yang dilakukan oleh Yukimura dan Xia Feii saat ini!



Kini seorang pria dewasa dengan badannya yang tinggi dan besar, terlihat mulai berjalan mendekati gadis itu. Seorang pria dengan kemeja putih panjang yang begitu rapi dan beberapa kancing atasnya yang dibiarkannya terbuka itu terlihat datang dengan membawa rangkaian bunga baby breath putih yang begitu canrik.

__ADS_1


"Selamat malam, Xia Feii!" sapa pria dewasa yang memiliki beberapa bekas luka pada wajahnya itu lalu duduk di hadapan gadis yang bernama Xia Feii itu sambil mennyodorkan rangkaian bunga baby breath berwarna putih itu.


"Selamat malam, Tuan ..." ucap Xia Feii sedikit terkejut dan menatap lama Yukimura lalu akhirnya menerima rangkaian bunga baby breath putih itu. "Terima kasih. Baby breath adalah bunga kesukaanku, bunga-bunga ini sangat cantik dan memiliki banyak jenis warna." imbuh Xia Feii dengan tulus.


"Uhm ... yah ... apa kabar, Xia Feii?"


"Kabarku baik, Tuan. Bagaimana dengam tuan Yukimura?" kini Xia Feii kembali bertanya dan tersenyum tipis.


"Aku juga baik." sahut Yukimura dengan begitu datar. " Umm ....apakah kamu sudah memesan sesuatu?" tanya Yukimura yang terlihat sesikit kaku.


"Belum. Aku baru saja sampai dan terlalu menikmati panorama yang mempesona ini, Tuan. Hehe ..." Xia Feii tersenyum dan terlihat sedikit malu. "Ini adalah pertama kalinya aku datang mengunjungi Jepang. Dan ini adalah pertama kali aku melihat panorama indah seperti ini. Beberapa landmark di Tokyo di malam hari yang begitu memukau, seperti Rainbow Bridge, Sky Tree, dan Sungai Sumida. Semuanya menakjubkan ..." imbuh Xia Feii sambil menatap kembali cakrawala yang terbentang indah di hadapannya itu.


Yukimura kini juga mengikuti arah pandangan Xia Feii, menatap keindahan malam kota Tokyo yang begitu memukau.


Bagaimana ini? Bagaimana aku memulainya? Padahal aku sudah menghapalnya mati-matian dalam satu minggu ini. Dan aku juga sudah belajar mengekspresikannya dengan emosi. Tapi malam ini saat bertemu kembali dengan Xia Feii, tiba-tiba semua menjadi hilang dan berantakan. Haishhh!! Kau sangat payah, Yukimura! Dunia percintaanmu sungguh parah!!


"Oh iya! Aku juga membawakan jaket tuan malam ini." kini Xia Feii memberikan sebuah tote bag berwarna biru muda untuk Yukimura.


"Jaketku? Bagaimana kau tau jika orang yang akan kau temui malam ini adalah aku? Apa Zen memberitahumu sebelumny?" ucap Yukimura sedikit membulatkan matanya, namun juga menerima tote bag yang berisi dengan jaket miliknya.


Xia Feii tersenyum menanggapi pertanyaan dari Yukimura, "Sebenarnya hanya feelling saja. Dan ternyata memang benar seperti dugaanku."


"Ah ... begitu ya ..." ucap Yukimura semakin kikuk. "Ya sudah mari kita memesan sesuatu dulu untuk makan malam kita."


"Hhm ..."

__ADS_1


Yukimura mengangkat tangan kanannya dan memanggil seorang waiter yang berada tak jauh dari meja mereka. Waiter itu segera datang dan membawakan buku menu untuk mereka berdua.


"Silakan ..." waiter muda itu mulai menyodorkan buku menu untuk Xia Feii dan Yukimura.


Yukimura dan Xia Feii kini mulai memilih makanan yang akan mereka pesan di malam yang cukup dingin ini.


"Aku mau ramen dan matcha hangat saja." ucap Xia Feii sambil menutup kembali buku menu itu.


"Kalau begitu aku juga. Berikan 2 ramen dan 2 matcha hangat untuk kami!" ucap Yukimura sambil menutup buku menu itu.


Serius kamu hanya memesan itu untukmu, Yukimura? Biasanya porsi makanmu sangat luar biasa bukan? Gyahaha ... apa kau sedang menjaga image-mu di hadapan Xia Feii?


Tiba-tiba saja bayangan Kagami Jiro datang dan mengganggu Yukimura. Namun Yukimura segera menepisnya dengan cepat.


Dasar Jiro menyebalkan!!


Sungut Yukimura di dalam hati dan tak sadar dia menggebrak meja.


BRRAAKK ...


Xia Feii terlihat sedikit terkejut hingga tubuhnya sedikit terperanjat.


"Ahh ... sorry, Xia Feii! Tadi ada nyamuk! Dan aku hanya ingin memukulnya." kilah Yukimura dengan cepat.


"Nyamuk tak akan mudah jika dipukul dengan cara seperti itu, Tuan Yukimura. Lebih baik ditepuk saja, dengan pelan namun sedikit kuat dan berhati-hati. Maka presentase terkena akan lebih tinggi." Xia Feii menjawab dengan senyum tipis, namun dokter cantik itu segera menutupinya dengan punggung telapak tangannya karena takut jika Yukimura akan melihat dan menyadarinya jika dia sedang menertawakannya.

__ADS_1


"Ahaha ... kau benar, Xia Feii! Aku yang terlalu bersemangat!" sahut Yukimura sedikit malu.


__ADS_2