Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Keputusan Kin Izumi


__ADS_3

Kini pria menyeramkan itu mulai mendekati Kagami Jiro dengan tatapan yang begitu tajam dan sudah membawa sebuah katana yang sedikit berkilauan saat terkena cahaya lampu.


"Katakan selamat tinggal untuk dunia! Sekarang aku akan mengirimmu ke neraka! Hiiatthh!!!" Kin Izumi melayangkan katana itu dan bersiap untuk menghunus tubuh Kagami Jiro.


Sepasang mata kecoklatan itu terlihat sedikit membelalak namun akhirnya mulai terpejam begitu saja. Saat ini Kagami Jiro begitu dilema, antara janjinya yang tak akan melawan para Death eyes saat mereka sudah melepaskan Christal. Namun disisi lain, Zen juga harus bertanggung jawab untuk selalu menjaga raga Kagami Jiro.


Andaikan saja saat ini Zen sudah menempati raganya sendiri, mungkin saja dia sudah begitu pasrah untuk menghadapi kematiannya saat ini. Namun berbeda dengan situasi saat ini! Namun belum sempat Kagami Jiro menghalangi serangan dari Kin Izumi, tiba-tiba saja seorang wanita sudah menghalanginya dan menjadi tameng untuk melindunginya.


Serangan dengan menggunakan katana itu berhasil ditahan oleh Kin Izumi dan berhenti tepat hanya menyisakan beberapa inchi saja dari perut wanita dewasa itu.


"Hentikkan semua ini!" ucap wanita itu menandaskan.


Kagami Jiro mulai membuka sepasang matanya dan melihat seorang wanita dengan rambut pirang yang tergerai dengan indah. Wanita itu merentangkan kedua tangannya lebar-lebar dan berdiri membelakangi Kagami Jiro.


"Amane ..." ucap Kin Izumi seakan tak percaya, mengapa istrinya bisa sampai ke tempat ini seperti saat ini.


Identitas rahasia lainnya yang selama ini disembunyikan dengan apik dan rapi oleh Kin Izumi, akankah kini akan terbongkar juga di hadapan istri tercintanya?


"Amane, apa yang kau lakukan disini, Sayang?" Kin Izumi memhempaskan katana itu begitu saja dan mendekati Amane.


"Mengapa kau melakukan semua ini padaku? Mengapa kau membohongiku selama ini?" Amane tak kuasa lagi menahan air matanya, hingga akhirnya air mata hangat itu mulai membasahi wajahnya yang masih terihat begitu ayu.

__ADS_1


Rasa kecewa begitu memenuhi relung hatinya saat ini. Terasa begitu menyesakkan dadanya dan sungguh menyakitkan. Suami yang biasanya selalu terlihat baik dan bersikap lemah lembut, dewasa, santun, sopan, pemaaf, genius, suka menolong, dan sangat ramah kepada siapapun, ternyata memiliki sebuah rahasia besar di sisi lainnya.


Sebuah kepribadian yang sangat bertolak belakang dengan yang selama ini Kin Izumi perlihatkan kepada orang-orang terdekatnya. Sangat berbeda! Kepribadian misterius sebagai seorang pemimpin utama Death Eyes yang selama ini terkenal kejam, berdarah dingin, suka membunuh dan mengakhiri hidup siapa saja yang sudah berani menentangnya.


Hanya saja selama ini tak ada seorangpun yang mengetahui siapa sebenarnya pemimpin utama dari Death Eyes! Dan tentunya Amane sebagai seorang istri dari Kin Izumi begitu terpukul setelah mengetahui sebuah kebenaran ini.


"Maafkan aku, Sayang. Maafkan aku ..." Kin Izumi meraih kedua belah jemari Amane yang sudah terasa begitu dingin.


Pria berambut keemasan dan sedikit gondrong itu terlihat begitu khawatir tentang pandangan istrinya yang sangat dicintainya saat ini. Dan tentu saja Kin Izumi juga pasti berpikir jika Amane akan begitu kecewa kepadanya setelah mengetahui identitas rahasianya.


Namun jujur saja Kin Izumi begitu tulus mencintai dan menyayangi Amane, dan tentu saja dia tak ingin kehilangan Amane.


"Maafkan aku, Amane. Namun aku melakukan semua ini untukmu! Aku harus mengakhiri pria busuk ini! Aku tak bisa membiarkannya hidup bahagia dan begitu sempurna setelah semua yang sudah dia lakukan kepadamu!" geram Kin Izumi menatap tajam Kagami Jiro lagi.


"Aku tak mau kamu menggali luka itu kembali dan membuat semua terasa begitu nyata kembali." kini Amane kembali terisak. "Namun ... semua sudah kau lakukan, Suamiku. Sekarang serahkan dirimu ke pihak yang berwajib ... aku akan menunggumu hingga kau keluar dari penjara. Aku akan menunggumu ... setelah saat itu tiba, marilah kita hidup bersama dengan damai bersama Rui, Light dan calon bayi kita." Amane tersenyum tipis dan mendaratkan jemari Kin Izumi pada perutnya yang masih belum menampakkan jika Amane sedang mengandung saat ini.


Sepasang mata Kin Izumi bergetar menatap Amane dan perut Amane secara bergantian, "Kamu sedang mengandung saat ini, Amane?"


Amane mengangguk pelan diiringi dengan senyum tipis, "Death eyes sudah banyak merugikan orang dan negara. Kamu harus bertanggung jawab. Setelah itu kita akan kembali bersama dan hidup bahagia." ucap Amane begitu berat dan sebenarnya sangat membuat hatinya begitu sakit.


Wanita mana yang tidak akan sakit dan sesak ketika membayangkan suaminya, pria yang sangat dicintai akan mendekam di jeruji sel untuk waktu yang cukup lama? Wanita mana yang akan kuat melepaskan kepergian suaminya dengan sukarela? Sekuat dan setegar apapun Amane, dia tetaplah wanita berhati lembut yang tentunya juga akan merasakan semua itu.

__ADS_1


Namun, tentu saja Amane bukanlah seorang wanita yang egois. Selama ini sudah begitu banyak kesalahan dan dosa yang telah diperbuat oleh Kin Izumi yang tentunya sudah banyak merugikan banyak orang. Dan dia juga akan merelakan suaminya kali ini. Mengalah untuk meraih kebahagiaan! Itulah pemikiran wanita cantik itu.


"Tapi, Amane ..." sergah Kin Izumi yang sepertinya tidak sependapat dengan Amane.


"Lakukan semua itu jika kau memang mencintaiku dengan tulus, Suamiku." ucap Amane menatap lekat pria yang sudah menyandang status sebagai suaminya selama 7 tahun ini.


Kin Izumi terlihat mengeraskan rahangnya, dan masih menatap nanar Amane. Meskipun permintaan dari istrinya cukup memberatkannya, namun Kin Izumi berusaha untuk memenuhi permintaan itu.


"Baiklah!" ucap Kin Izumi setelah memikirkannya. "Aku akan melakukan semua itu, sesuai dengan yang kau inginkan, Sayang. Setelah ini aku akan menyerahkan diriku ... namun setelah mengakhiri nyawa pria busuk itu, aku akan menyerahkan diriku dan membayar semua dosaku!" tandas Kin Izumi seolah sudah kerasukan roh jahat, karena mimik wajahnya mendadak berudah begitu menyeramkan.


Keputusan dari Kin Izumi sukses membuat Amane membulatkan sepasang matanya yang indah bak green shapphire diamond itu. Dan wanita cantik itu menggeleng pelan menandakan dia tak menyetujui keputusan Kin Izumi.


"Tidak, Sayang. Tidak ... aku mohon jangan lakukan itu. Aku mohon ... jangan lakukan itu ..."


Kin Izumi tak menghiraukan lagi teriakan Amane, yang dia inginkan saat ini adalah berakhirnya Kagami Jiro dan Death eyes. Kebencian serta dendam telah memenuhi hatinya dan mengalahkan cinta dan kasih di dalam hatinya saat ini.


Kin Izumi mulai mengangkat tangan kanannya untuk memberikan instruksi kepada para bawahannya.


Mereka segera tanggap. Dua orang pria mulai memegang dan menahan Amane. Sementara salah satu dari mereka memberikan sebuah katana untuk Kin Izumi.


Sepasang matanya menyorot dan menatap tajam Kagami Jiro dibalik sebuah lensa bening itu.

__ADS_1


"Kali ini tak tak akan ada yang bisa menghentikanku untuk mengahkiri hidupmu, Kagami Jiro!" Kin Izumi mulai menyeringai menakutkan dan kembali bersiap untuk menghunuskan katana itu untuk menyerang Kagami Jiro.


__ADS_2