
Kagami Jiro mulai memasang kuda-kuda dan bersiap untuk menyerang Yukimura. Sedangkan Yukimura terlihat begitu tenang dan santai, dia terlihat masih menunggu pergerakan dari Kagami Jiro.
Zen melayangkan kembali tinju lurusnya dan berusaha untuk menyerang bagian wajah Yukimura. Namun Yukimura dengan cepat menghindarinya dan menyerang perut Kagami Jiro dan membuat tubuh itu terhentak naik beberapa centi dan akhirnya terjatuh di atas tanah.
BUUAAKK ...
Kagami Jiro terlihat begitu menahan rasa sakit yang disebabkan hantaman Yukimura yang mengenai perutnya.
"Aargghh ..." Kagami Jiro memegangi perutnya dan terlihat begitu kesakitan.
"Serang aku! Atau kau yang akan selalu mendapat seranganku!" tandas Yukimura begitu tegas. "Berkonsentrasilah pada titik-titik itu! Karena itu adalah kelemahan lawan!"
Kagami Jiro mulai bangkit dan kembali berlari ke arah Yukimura dengan melayangkan kembali tinjunya untuk melakukan beberapa punch dan mengincar ulu hati Yukimura. Beberapa kali dia melayangkan tinjunya, serangan demi serangan dilayangkan oleh Kagami Jiro, namun Yukimura selalu saja bisa menghindarinya dengan baik. Hingga akhirnya Yukimura menangkap tangan Kagami Jiro dan mengangkat tubuh besar Kagami Jiro lalu menghempaskannya begitu saja ke udara hingga tubuh itu terjatuh di atas lantai.
BRUUGGHH ...
"Aargghh ..." rintih Kagami Jiro lalu berusaha bangkit kembali dengan sudut bibirnya yang sudah berdarah. Dia mengeraskan rahangnya dan mulai berlari ke arah Yukimura.
Tubuh tuan Kagami sudah begitu kuat. Bahkan saat aku menggunakannya tanpa sebuah kemampuan dan teknik yang aku miliki saja, aku sudah bisa merasakan kekuatannya yang begitu luar biasa. Namun yang sedang aku hadapi saat ini adalah bukan sembarang orang. Paman Yukimura juga seorang petarung yang begitu hebat! Bahkan sampai tuan Kagami Jiro memilihnya sebagai senjata rahasia Doragonshadou! Bagaimana aku bisa mengalahkan paman Yukimura? Rasanya itu sangat mustahil.
Batin Kagami Jiro sambil berlari ke arah Yukimura. Kali ini Kagami Jiro berusaha untuk mengincar salah satu titik itu. Setelah berada kira-kira satu meter dari Yukimura, Kagami Jiro sedikit membungkukkan badannya dan memfokuskan untuk menyerang dagu Yukimura dari bawah.
BBUUAAKK ...
Kagami Jiro berhasil melayangkan serangannya dan berhasil mengenai dagu Yukimura dan menyebabkan Yukimura sedikit mendongak ke atas karena serangan itu.
Namun dengan cepat Yukimura segera mencengkeram leher Kagami Jiro dan mencekiknya lalu meremas tulang lehernya sambil menaikkan ke atas dengan begitu cepat.
"Argghh ..." rintih Kagami Jiro sambil berusaha untuk melepaskan cengkeraman tangan Yukimura yang masih mencekik lehernya.
Setelah beberapa saat, ternyata Yukimura tidak juga melepaskan cekikan itu. Kagami Jiro sudah mulai kesulitan untuk bernapas, hingga akhirnya Kagami Jiro mengangkat lutut kanannya dan menendang bagian vital Yukimura dengan cukup keras.
__ADS_1
Yukimura segera melepaskan cengkeramannya dan mundur beberapa langkah. Sementara Kagami Jiro masih terbatuk-batuk dan memegangi lehernya dan mulai mengatur napasnya kembali.
Sial! Paman ini benar-benar mau membunuhku ya?! Dia melatihku dengan begitu keras dan sangat menakutkan! Kalau aku tidak serius dan tidak berusaha dengan keras, bisa-bisa dia akan benar-benar membunuhku!
Batin Kagami Jiro yang masih mengatur napasnya yang masih belum stabil.
"Hari ini cukup sampai disini!" ucap Yukimura dengan tegas. "Kau sudah sedikit memahami titik-titik kelemahan lawan. Hanya tinggal berlatih saja sesering mungkin. Setiap pagi kita akan berlatih selama dua jam. Siapkan dirimu baik-baik! Datang ke ruangan ini jam 9 AM tepat. Tidak 9.01 ... tidak 9.10 ... harus tepat waktu atau kau akan mendapat hukuman dariku!" imbuh Yukimura dengan suara khasnya yang begitu besar dan menakutkan.
"Baik. Dimengerti, Paman!" Kagami Jiro menyauti dengan tegas dan berdiri tegap.
"Dan satu lagi ... kau hanya boleh memanggilku paman hanya ketika tidak ada orang lain di sekitar kita!" kini Yukimura berkata dengan sedikit memelankan suaranya.
"Baik. Dipahami!" jawab Kagami Jiro dengan tegas.
Yukimura mengangguk-anggukkan kepalanya dan masih menatap Kagami Jiro dengan tajam.
"Sekarang kau boleh beristirahat!"
...⚜⚜⚜...
Setelah mandi dan membersihkan dirinya, Kagami Jiro terlihat mulai berpakaian rapi dengan salah satu setelan jaz favoritnya. Hari ini dia akan mendatangi pertemuan dengan beberapa klan Doragonshadou bersama tuan besar Kagami Gumi dan juga Kagami Yosuke.
"Sayang. Kau sudah siap? Maaf aku belum sempat menyiapkan pakaian untukmu tadi." tiba-tiba Yuna datang dan mulai membenarkan dasi Kagami Jiro. yang sedikit miring.
"Tidak masalah. Aku bisa mengambilnya sendiri." jawab Kagami Jiro dengan ramah.
"Hhm. Akan kupastikan hal tidak akan terulang lagi deh." Yuna tersenyum lebar dan masih terlihat sibuk membenarkan dasi itu. "Jangan pulang terlambat. Nanti malam aku punya kejutan untukmu ..." Yuna tersenyum dan mengedipkan salah satu matanya.
"Ah ... iya ... akan aku usahakan." jawab Kagami Jiro sedikit gelagapan.
Kejutan apa ini? Jangan dibilang kejutan yang itu ...
__ADS_1
Batin Kagami Jiro yang sedikit mulai gelisah.
"Pokoknya jangan sampai pulang terlambat atau aku akan sangat marah ..." ancam Yuna dengan senyum manis. "Setelah seharian berlatih kembali bersama Yukimura dan kini harus menemani ayah mertua untuk menghadiri sebuah pertemuan bersama beberapa klan pasti kau akan sangat lelah. Aku sebagai istrimu akan mengurus dan memanjakanmu nanti malam."
"Terima kasih, Yuna. Aku akan berusaha pulang tepat waktu." ucap Kagami Jiro dengan lembut.
"Hhm. Terima kasih, Sayang." ucap Yuna terlihat begitu riang lalu memeluk tubuh Kagami Jiro begitu saja.
"Ahahaha ... iya." sahut Kagami Jiro sedikit terperanjat, namun dia kembali meng-cover-nya dengan baik. Dia mengusap pelan rambut Yuna.
"Aku akan berangkat. Papa sudah menungguku ..."
"Baiklah. Hati ... hati ..." ucap Yuna setelah melepas pelukannya.
"Hhm." Kagami Jiro menyauti lalu mulai melenggang untuk meninggalkan kamar besar itu.
Senyuman Yuna perlahan mulai memudar seiring dengan menghilangnya punggung Kagami Jiro dari hadapannya.
"Entah mengapa aku merasa dia sedikit berubah ... tidak hanya sikapnya yang berubah, namun makanan dan hobi dia juga sangat berubah. Sebenarnya apa yang sudah terjadi? Mengapa aku merasa bahwa suamiku adalah sudah menjadi orang yang sangat asing bagiku? Bahkan cara bertarung dia saat melawan Yukimura sangat berbeda, dan Yukimura dengan mudahnya mengalahkannya. Sebenarnya siapa dia? " gumam Yuna sangat kebingungan.
...⚜⚜⚜...
...Bonus foto Kagami Jiro ya ... Hayo siapa nih yang nge-fans sama dady Jiro tunjukkan diri kalian ... Hehe ......
...Oh iya, by the way gimana nih jika author membuat novel tentang kehidupan seorang Kagami Jiro di masa muda? Kira-kira ada yang setuju nggak nih?...
...Kalau banyak yang mau, inshaaAllah author akan menulis sebuah novel tentang pemimpin dari Doragonshadou yang begitu legendaris ini....
...Okay, ditunggu jawabanbya di komen ya ......
...Saatnya author undur diri lagi. Bye ......
__ADS_1