
"Sayang, aku suapi ya." Yuna mulai mengambil semangkok bubur yang masih begitu hangat dan bersiap untuk menyuapi Kagami Jiro.
"Bisakah aku meminta makanan yang lainnya saja, Sayang? Makanan lembek seperti itu membuatku terlihat seperti bayi."
"Ya. Kau memang big baby, Jiro. Gyahaha ..." Yukimura menyauti dan tertawa terbahak-bahak. "Yuna, hati-hati. Setelah keluar dari rumah sakit dan kembali ke rumah besar Kagami, kau pasti akan dimakan habis oleh Jiro. Gyahaha ... bahkan baru kembali dan bertemu saja Jiro sudah nyosor seperti tadi. Gyahahaha ..." Yukimura tak tahan lagi untuk tidak tertawa menggoda Kagami Jiro habis-habisan.
"Cciihh ... sialan kau, Yukimura!" Kagami Jiro sedikit mendengus karena kesal. "Sayang, jangan dengarkan omong kosong Yukimura! Dia hanya iri melihat kita. Biarkan saja dia."
Yuna menanggapinya dengan seulas senyum dan mulai mengaduk bubur yang masih hangat itu.
"Setelah pulih, kau bisa makan apapun yang kau mau, Sayang. Namun, sekarang kau harus memakan semua makanan yang sudah disediakan ini." Yuna menyauti dan menyodorkan sesuap bubur untuk Kagami Jiro. "Akkk ..."
Kagami Jiro mulai membuka mulutnya dan menikmati makanan yang memiliki tekstur yang begitu lembut ini. Dengan sangat telaten Yuna menyuapi Kagami Jiro hingga tak terasa semangkok bubur itu sudah habis begitu saja.
"Dimana Christal?" tanya Kagami Jiro mulai teringat kembali dengan Christal dan mulai terlihat begitu khawatir. "Apa dia baik-baik saja? Apa Christal baik-baik saja?"
"Christal sedang dalam perjalanan ke rumah sakit. Dia bersama Key. Tenang saja, Sayang." Yuna menyauti dengan begitu tenang dan tersenyum tipis.
"Key? Bocah sialan itu masih belum juga dipecat? Dia tidak becus untuk menjaga Christal! Mengapa masih mempekerjakannya?!" Kagami Jiro terlihat emosi kembali ketika mengingat kejadian saat Christal sedang diculik.
Bahkan Key saja sampai kecolongan dan tidak menyadari semua itu. Dan itu sungguh membuat Kagami Jiro begitu marah dan menganggap Key bekerja dengan tidak baik.
__ADS_1
"Sayang, tenanglah ... kasihan Key kalau kita langsung memecatnya begitu saja. Lagipula dia adalah keponakan Igor. Kita semua sudah seperti keluarga sendiri." ucap Yuna berusaha untuk menenangkan Kagami Jiro.
"Seharusnya Key tidak lengah seperti itu! Seharusnya dia selalu siaga dan bisa melindungi Christal! Mengapa dia bisa sampai tidak menyadarinya saat Christal menghilang?! Bahkan aku malah mendengarnya sendiri dari si penculiknya." geram Kagami Jiro masih begitu kesal.
"Sayang, tenanglah! Yang terpenting sekarang adalah Christal baik-baik saja. Dan kamu juga jangan berpikiran yang berat-berat dulu. Kepalamu mengalami sebuah benturan juga malam itu. Jika terlalu banyak pikiran, nanti akan terasa sakit lagi." ucap Yuna lalu mulai mengambil beberapa pil yang sudah disiapkan oleh perawat itu di atas sebuah piring kecil di atas nampan itu.
"Ayo, minum obatnya dulu." kini Yuna mulai menyodorkan beberapa obat itu untuk Kagami Jiro lalu memberikan segelas air putih juga untuknya.
Tanpa membantah, Kagami Jiro segera meminum beberapa obat itu dibantu dengan air mineral. Setelah selesai, Yuna kembali menyimpan kembali segelas air mineral itu
"Terima kasih, Sayang. Jika tak ada kamu disisiku, maka aku tak akan bisa untuk membatasi emosi dan amarahku." ucap Kagami Jiro menatap Yuna dengan lekat.
"Ehemm ..." Yukimura berdehem lalu kemudian tertawa kecil. "Yuna, hati-hati padanya! Jiro itu bermulut manis! Dia akan mudah selalu mendapatkan hati seorang gadis. Gyahaha ..."
"Tidak, Jiro! Tidak ... aku bahkan masih belum menikah." sahut Yukimura asal.
Namun jawaban asal dari Yukimura seakan malah menjadi bumerang untuk dirinya sendiri. Yeap, karena hal itu, Kagami Jiro jadi mengingat salah satu rencananya yaitu rencana untuk menjodohkan Yukimura dan dokter cantik Xia Feii.
"Menikah?" mendengar kata itu, membuat Kagami Jiro kembali teringat dengan sesuatu. "By the way bagaimana lamaranmu untuk Xia Feii, Yukimura? Cepat ceritakan semua padaku sekarang juga!" ucap Kagami Jiro dengan tak sabaran.
"Benar juga ya. Aku juga baru saja teringat. Apa jawaban dokter Xia Feii, Yukimura? Apa dia menerima lamaranmu?" timpal Yuna yang juga tak kalah penasaran.
__ADS_1
Nah loh, sekarang giliran mereka berdua yang menjadikanmu sebagai bahan olokan, Yukimura setelah kau puas menertawakan Kagami Jiro!
"Hhm ... soal itu ... sebenarnya ... aku ... aku dan Xia Feii memang pergi bersama ke Tokyo Skytre saat itu. Dan kita ..." ucap Yukimura mulai mengusap tengkuknya dan masih terlihat begitu ragu-ragu untuk mulai bercerita.
DDRRTT ...
Belum sempat Yukimura melanjutkan ucapannya secara sempurna, kini pintu itu kembali terbuka begitu saja, tanpa ada sebuah ketukan maupun kata permisi sebelumnya.
Setelah beberapa saat, kini mulai terlihat seorang gadis manis dengan wajahnya yang begitu mungil serta memiliki potongan rambut silver di atas bahu mulai melenggang dengan langkah cepat memasuki ruangan rawat VIP ini.
Bahkan gadis itu kini segera berlari ke arah brankar karena tak sabar untuk segera bertemu dengan Kagami Jiro. Di belakangnya sudah ada seorang pria dewasa dan seorang pria paruh baya dengan setelan jas yang begitu rapi.
"Kakak!!" gadis berwajah mungil itu segera menghempaskan dirinya ke pelukan Kagami Jiro. "Syukurlah kakak sudah sadar. Aku khawatir sekali!" imbuhnya dengan memperlihatkan wajahnya yang sedikit murung.
"Hhm. Iya, Christal! Bagaimana keadaanmu? Tidak ada yang terluka kan?" sahut Kagami Jiro mengusap lembut kepala adik bungsunya.
"Aku baik-baik saja, Kak. Aku khawatir sekali saat kakak masih berada di dalam rumah tua itu. Aku takut sekali jika mereka berbuat jahat kepada kakak. Mereka sangat kejam dan jahat! Huhuhu ... dan sekarang kakak malah mengalami kecelakaan seperti ini. Aku takut kakak akan pergi ..."
"Christal sayang." Kagami Jiro mulai melepas pelukannya dan menatap hangat Christal, perlahan Kagami Jiro mulai mengusap air mata Christal. "Kamu tau kan kalau kakakmu ini sangat kuat dan tak terkalahkan? Jangan khawatir, kakakmu ini akan baik-baik saja!" senyuman hangat itu masih terukir di wajah Kagami Jiro. Dengan lembut dia mengusap rambut Christal kembali.
"Dan mulai sekarang kakak akan menambah pengawal untukmu!" imbuhnya lagi.
__ADS_1
Christal hanya mengangguk pelan meskipun masih terlihat begitu sedih. Karena kejadian saat itu sungguh begitu menakutkan dan menegangkan untuk Christal. Bahkan baru kali itu gadis manis itu mengalami hal semacam itu di sepanjang hidupnya. Karena selama ini dia selalu dijaga dengan sangat ketat oleh pengawal keluarga Kagami. Entah, mengapa kali itu pengawal Key bisa sampai kecolongan seperti itu.
Nasib baik, masih ada beberapa keluarga Kagami yang mengasihani Key. Jika tidak, Key akan benar-benar dihukum oleh Kagami Jiro dengan minimal memecatnya!