Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Satu Langkah Yang Terlambat


__ADS_3

Sebuah berita hangat sedang menjadi tranding topic saat ini di Jepang dan hampir disiarkan di semua chanel TV. Berita hangat itu membuat ketiga pria itu begitu terdiam seketika.


Kagami Jiro mulai mengepalkan kedua tangannya dan mengeraskan rahangnya. Sepasang mata coklatnya menatap tajam layar TV itu dengan penuh amarah.


Berita itu adalah Kin Izumi yang berhasil melarikan diri dari jeruji sel kemarin malam, dan hingga saat ini pihak kepolisian Jepang belum ada yang berhasil menemukannya.


Kagami Jiro langsung berfikir jika hilangnya Kin Rui dan Kin Light adalah ada hubungannya dengan Kin Izumi yang sudah meloloskan diri dari jeruji sel. Dan mungkin Kin Uzumi sudah membawa kabur Kin Rui dan juga Kin Light menuju suatu tempat.


"Dasar pria gila itu lagi!! Psikopat itu!!" geram Kagami Jiro yang terlihat sudah begitu dipenuhi dengan amarah yang memuncak. "Yosuke, periksa semua penerbangan dan penyeberangan laut ke semua akses! Terutama tujuan ke luar negeri! Tutup semua akses penerbangan dan pelayaran ke luar negeri saat ini! Petinggi Death Eyes sudah berhasil meloloskan diri, itu berarti Doragonshadou dan Jepang sedang dalam bahaya!!" titah Kagami Jiro dengan suara yang begitu menggelegar dan memenuhi ruangan ini.


"Baik, Kak Jiro. Aku akan segera menggerakkan beberapa pemimpin klan!" sahut Yosuke dengan tegas dan segera berlalu begitu saja meninggalkan tempat itu.


Sementara Kagami Jiro dan Yukimura masih menatap tajam layar TV berukuran 72 inchi itu, yang masih memberikan kabar berita tentang lolosnya Kin Izumi.


"Beraninya pria gila itu membawa kabur putriku!! Arrghh!!" Kagami Jiro menghempaskan beberapa barang yang sedang berada di atas meja dan seketika menjadi berserakan begitu saja. "Perintahkan Wilson untuk menggerakkan semua klan untuk mencari putriku, Yukimura!!" titah Kagami Jiro yang wajahnya sedah menjadi merah padam.


"Baik, Jiro!" Yukimura mulai berlalu meninggalkan Kagami Jiro seorang diri, hingga akhirnya Kagami Gumi mulai datang ke ruang keluarya ini.


"Jiro, apa kamu sudah melihat berita ..." pertanyaan dari Kagami Gumi mulai terhenti saat pria paruh baya itu melihat layar TV yang saat ini masih saja memberitakan berita tentang Kin Izumi yang berhasil melarikan diri dari jeruji sel.


"Iya, Papa. Dan Kin Izumi telah membawa lari putriku Kin Rui!" jawab Kagami Jiro penuh dengan kekecewaan dan kemarahan.


"Jangan khawatir, Jiro. Klan dari Doradonshadou begitu banyak, kita pasti akan segera menemukannya. Kin Rui pasti akan segera ditemukan." ucap Kagami Gumi berusaha untuk menenangkan putra sulungnya dan mengusap bahu Kagami Jiro.

__ADS_1


"Iya, Papa."


"Papa akan meminta bantuan inteligent negara juga untuk membantu kita. Kamu tenang saja!"


"Iya, Papa!"


Kagami Gumi mulai berlalu begitu saja untuk mulai menghubungi beberapa koneksinya untuk meminta tolong dalam pencarian Kin Rui dan Kin Light.


Setelah beberapa saat kini Yuna mulai datang dengan santai, namun ekspresinya seketika berubah ketika Yuna mulai menyaksikan berita di dalam TV.


"Astaga ... bagaimana dia bisa melarikan diri dengan begitu mudahnya?" Yuna yang hampir tak percaya menyaksikan berita itu kini mulai menutupi mulutnya dengan kedua tangannya.


"Pria iblis itu sudah membawa Kin Rui, Yuna. Putriku Kin Rui sudah bersama pria itu!!" tandas Kagami Jiro masih dipenuhi dengan amarah. "Andai aku menjemputnya lebih awal, mungkin aku tak akan kehilangan putriku!! Andai aku menjemputnya lebih awal, mungkin aku masih akan bertemu dengan putriku ..."


Kagami Jiro menghempaskan tubuhnya di atas sebuah sofa panjang dan sedikit memijit keningny. Rasa pusing, kesal, marah, khawatir, penuh penyesalan sudah berkecamuk menjadi satu du dalam dadanya saat ini.


"Sayang ..." Yuna mulai duduk di sebelah Kagami Jiro dan berusaha untuk menenangkannya. "Bersabarlah, Kin Rui pasti baik-baik saja. Kita akan segera menemukannya. Jangan bersedih lagi ..."


"Bagaimana aku bisa tenang, Yuna? Putriku dibawa kabur oleh seorang petinggi Death eyes yang begitu membenciku. Kin Izumi tega melakukan hal kejam kepada siapapun. Dia hampir saja membumuhku ataupun menyakiti Christal. Dia juga membunuh Amane! Bagaimana mungkin aku bisa tenang ketika putriku berada bersama orang gila itu?! Rui-ku yany malang ..." Kagami Jiro terlihat begitu frustasi.


Hatinya sungguh tidak merasa tenang saat ini. Rasanya tak sabar ingin segera mendapatkan kabar tentang keberadaan Kin Rui dari anak buahnya.


Yuna mengalungkan tangannya melingkar pada bahu Kagami Jiro daan mengusapnya dengan lembut.

__ADS_1


"Biar bagaimanapun Kin Izumi adalah ayah sambung Kin Rui, dan Kin Izumi juga sangat menyayangi Kin Rui dan Kin Light tanpa membedakan mereka berdua. Semoga saja Kin Rui baik-baik saja ..." ucap Yuna berusaha untuk menenangkan Kagami Jiro dan juga dirinya sendiri, karena sebenarnya Yuna juga merasa sangat khawatir dengan gadia kecil yang saat ini berusia 6 tahun ini.


Kagami Jiro hanya hanya terdiam, pikirannya masih begitu kalut dan berantakan saat ini. Disaat kebahagiaan akan melengkapi hidupnya sepenuhnya, kini sebuah masalah datang dan membuat Kagami Jiro begitu frustasi.


Selam 6 tahun Kagami jiro tak pernah menyadari jika dia memiliki seorang putri. Dan disaat Kagami Jiro menyadari dan memutuskan untuk merawat dan menjaga putrinya, kini seorang penjahat sekaligus musuh bebuyutannya malah membawq kabur putrinya tersayang. Rasanya Kagami Jiro begitu terpukul saat ini.


Setelah beberapa saat, akhirnya Yosuke mulai datang kembali dan memberikan informasi atas perintah sang kakak.


"Kak, semua penerbangan dan juga pelayaran sudah diperiksa dan tak ditemukan bahwa mereka sudah meninggalkan Jepang. Tidak mungkin mereka membuat identitas baru dalam waktu singkat, atau itu akan segera diketahui keamanan. Kecuali mereka sudah membuatnya lama. Namun dari kemarin malam tidak ada penerbangan ataupun pelayaran yang memperlihatkan ciri-ciri seperti Kin Izumi, Kin Light, maupun Kin Rui." ucap Yosuke melaporkan.


"Apa itu artinya mereka masih berada di Jepang?" gumam Yuna menyimpulkan.


Kagami Jiro terdiam sejenak dengan jemari yang salung bertaut, pandangannya lurus ke depan berusaha untuk memikirkan sesuatu.


"Ataukah mungkin mereka sudah meninggalkan Jepang dengan kendaraan pribadi?" gumam Kagami Jiro yang mulai berfikiran ke arah sana.


Karena hal seperti itu bukanlah sebuah hal yang mustahil untuk seorang Kin Izumi. Pria menyeramkan itu berhasil meninggalkan sel jeruji dengan sangat mudahnya. Mungkin untuk meninggalkan Jepang tanpa ada jejak adalah hal yang sangat mudah.


"Yosuke, periksa semua rekaman satelit dan pastikan kalian menemukan sesuatu yang berguna!" titah Kagami Jiro dengan begitu tegas.


"Baik, Kak Jiro!" Yosuke menyauti dengan patuh dan segera meninggalkan tempat itu.


...⚜⚜⚜...

__ADS_1


__ADS_2