Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Perjanjian


__ADS_3

"Jangan beritahu tentang hal ini kepada siapapun! Jangan percaya kepada siapapun! Karena pengkhianat yang sebenarnya adalah orang yang sangat dekat dengan tuan!"


Sepanjang perjalanan Kagami Jiro selalu terbayang-bayang oleh ucapan dari Ley Bixing. Terasa seperti sebuah teka-teki untuk dirinya saat ini. Tidak ada tempat untuk berbagi, padahal keadaan sekarang masih sangat terlalu asing untuknya.


"Kamu tidak terluka kan?" pertanyaan Yukimura kini membuyarkan lamunan Kagami Jiro.


"Aku baik-baik saja. Maaf aku menemuinya tanpa memberitahumu." ucap Kagami Jiro masih menatap lurus ke depan dan masih berusaha untuk bersikap tenang.


"Bukan masalah. Apa yang dia katakan padamu?" ucap Yukimura yang masih fokus mengemudikan mobil BMW hitam metaliknya.


"Mengatakan apa? Dia bahkan belum mengatakan apa-apa karena paman tiba-tiba datang begitu saja. Eh ... maksudku karena kamu datang begitu saja ... iya ... itu maksudku." ucap Kagami Jiro kelepasan dan sedikit memalingkan wajahnya.


"Katakan padaku! Sebenarnya siapa kamu?!" kini Yukimura sedikit menepikan mobilnya dan saat ini mereka sedang berada di atas jembatan di atas lautan.


"Aku adalah Kagami Jiro! Mengapa kau menanyakan hal itu kepadaku?" ucap Kagami Jiro berusaha untuk tetap bersikap tegas dan berwibawa. Tentu saja ini adalah akting yang sangat sempurna! Karena suara Kagami Jiro memang begitu besar dan berat. Namun tentu saja Yukimura memperlihatkan raut wajah yang sedikit kesal karena dia mengetahui bahwa jiwa dari raga itu bukanlah jiwa Kagami Jiro.


"Kalau kau tidak mengatakannya dengan jujur, aku akan melemparmu ke dasar lautan ini!" ancam Yukimura begitu menakutkan. Dia juga menatap tajam Kagami Jiro.


Sementara Kagami Jiro terlihat begitu terkejut setelah mendengar ucapan dari Yukimura.


"Mengapa kamu berkata seperti itu? Aku adalah Kagami Jiro. Dan aku sedang mengalami amnesia setelah kecelakaan dan koma. Memang siapa lagi aku?" ucap Kagami Jiro masih berusaha untuk bersikap tenang.


"Dengarkan aku baik-baik! Pertama, Kagami Jiro tidak akan menghindari sebuah pertarungan tak peduli separah apapun dia terluka. Kedua, Kagami Jiro tak pernah memanggilku paman. Ketiga, Kagami Jiro akan selalu berpakaian formal dan memakai dasi dengan benar dan rapi. Keempat, Kagami Jiro akan selalu memukul kepalaku jika aku berbuat sesuatu yang tidak dia suka!"


Seperti terkena skak mat! Kini jiwa Zen yang sedang bersembunyi di dalam cangkang seorang pemimpin Yakuza terbesar di dunia Doragonshadou hanya bisa membelalak dan terdiam seribu bahasa. Karena saat ini dirinya memang mengenakan setelan pakaian formal, namun dengan pemakaian dasi yang sedikit longgar gaya anak muda.


"Bagaimana? Masih mau mencoba merasakan kekuatan superku saat menghempaskanmu ke dasar lautan ini?" kini Yukimura mendekatkan wajahnya pada wajah Kagami Jiro dan menyeringai menakutkan.


Lagi-lagi Kagami Jiro masih terdiam menatap Yukimura dan terlihat sedikit ketakutan. Bagaimana tidak? Yukimura memiliki postur tubuh yang begitu besar dan begitu sangar! Tato-tato juga banyak melekat pada tubuhnya sebagai lambang kekayaan.


Yeap, memiliki tato dalam Yakuza berarti adalah simbol dari kekayaan. Dan itu juga dapat membuktikan ketangguhan manusia karena prosesnya yang tradisional itu sangat menyakitkan dan memakan waktu yang sangat lama.


Bagi Yakuza tato merupakan gambaran yang bersifat sangat pribadi dan memperlihatkan kehidupan seorang anggota Yakuza secara simbolis yang amat bermakna.

__ADS_1


Bagaimana ini? Paman ini sungguh sangat menakutkan! Bagaimana jika dia akan benar-benar melemparku ke dasar lautan? Aku tidak mau mati sia-sia untuk kedua kalinya! Ternyata dunia gangster memang sungguh sangat menakutkan dan menyeramkan! Ley Bixing, Paman Yukimura, bahkan ... tubuh tuan Kagami Jiro yang sedang aku tinggali saat ini sungguh-sungguh sangat menakutkan! Begitu besar, perkasa, dan mengerikan!


Batin Kagami Jiro mulai bergidik ngeri karena masih ditatap oleh Yukimura dengan begitu dekat.


"Aku beri waktu tiga detik! Jika kau tidak mengatakannya padaku, aku akan benar-benar menghempaskanmu!" ucap Yukimura dengan tajam. "Satu ..."


Sepasang mata coklat itu kini mulai membelalak ketika Yukimura mulai menghitung. Dan bibirnya terlihat begitu ragu untuk mengatakan sesuatu.


"Dua ..."


Kini jiwa Zen semakin panik saja. Dia sungguh merasa kebingungan saat ini.


"Tig ...."


"Baiklah akan aku katakan, Paman!" potong Kagami Jiro dengan cepat.


Sementara Yukimura menyeringai dan terlihat begitu puas. Kemudian dia kembali ke posisi duduknya dan bersandar pada kursinya.


"Cepat katakan!" perintah Yukimura lagi.


"Apakah kamu adalah Li Zeyan? Seorang idol yang berasal dari Beijing?" ucap Yukimura tiba-tiba.


Kini Zen dibuat melongo lagi oleh ucapan Yukimura. Mulutnya menganga dan terlihat ragu untuk berkata.


"Ba-bagaimana bisa paman mengetahuinya?" ucap Kagami Jiro gelagapan.


"Cckkk ... jadi benar ya!" ucap Yukimura lalu meraih sebuah puntung rokok yang tersedia di hadapannya lalu mulai menyalakannya dengan lighter dan mulai menikmatinya. Kemudian dia menyodorkannya sekotak rokok itu untuk Kagami Jiro.


"Maaf, Paman. Tapi aku tidak merokok. Rokok akan membuat cairan berlendir pada tubuhku." Kagami Jiro menolak dengan halus.


"Hei, Bocah! Kini kau sedang menempati tubuh seorang pria dewasa! Bahkan biasanya Kagami Jiro bisa menghabiskan 3 bungkus sehari. Belum lagi minum sake. Dan mungkin saat ini dia sedang melakukan semua itu dengan tubuhmu." ucap Yukimura sambil mengepulkan asap rokok dari hidungnya.


"Apa maksud, Paman?" tanya Kagami Jiro kebingungan.

__ADS_1


"Hhm. Kalian sudah bertukar tubuh. Saat ini Kagami Jiro sedang melangsungkan hidupnya dengan memakai tubuhmu di Beijing!"


Pernyataan dari Yukimura kini berhasil membuat Kagami Jiro begitu shock.


"Bagaimana ini bisa terjadi?" ucapnya begitu kebingungan.


"Aku tidak tau. Namun inilah takdir kalian! Mendapatkan sebuah anugrah untuk hidup sekali lagi." ucap Yukimura sedikit melirik Kagami Jiro. "Mulai sekarang kau adalah Kagami Jiro! Seorang pemimpin dari Doragonshadou!"


"Tap-tapi ... bagaimana aku bisa melakukannya? Aku terbiasa menjalani hidupku sebagai seorang Idol. Aku bahkan tidak memahami dunia gangster. Bahkan ... sebenarnya aku merasa sedikit ngeri mendengar hal berbau gangster ..." ucap Kagami Jiro yang mulai menurunkan intonasinya karena takut menyinggung Yukimura.


Namun tidak seperti dugaannya, Yukimura malah tertawa renyah mendengar ucapan dari Kagami Jiro, "Tenang saja! Aku akan membantumu melewati semua ini! Namun hanya satu permintaanku!" kini Yukimura menatap Kagami Jiro dan tersenyum misterius.


"Ap-apa itu, Paman?"


Yukimura memberikan isyarat dengan jemarinya agar Kagami Jiro sedikit mendekat. Lalu Yukimura mulai membisikinya.


"Jangan pernah kau sentuh Yuna! Jangan pernah kau menerima ajakannya untuk melakukan berhubungan layaknya suami istri!" ucap Yukimura setengah berbisik.


Sontak saja wajah Kagami Jiro merona seketika setelah mendengar persyaratan dari Yukimura.


"Bagaimana? Apa kau bisa mengabulkan permintaanku?"


"I-Iya, Paman! Aku akan memenuhi permintaan paman. Lagian aku belum pernah melakukan hal semacam itu. Tenang saja ..." ucap Kagami Jiro lalu mengusap tengkuknya karena malu.


"Jika sampai kau mengingkari janjimu ini, kau akan habis di tanganku!"


"Baik-baiklah ..."


Hampir saja malam itu aku berciuman dengan kak Yuna. Bisa benar-benar mati untuk kedua kalinya aku. Lain kali aku harus lebih berwaspada.


Batin Kagami Jiro sedikit bergidik.


...⚜⚜⚜...

__ADS_1



__ADS_2