Never Say Good Bye

Never Say Good Bye
Christal Terluka


__ADS_3

Malam itu ketika Kagami Jiro sedang dilema dengan permintaan Yuna, ternyata Yukimura sedang fokus menonton drama percintaan kembali untuk mendalami perannya kelak saat melamar Xia Feii.


Bahkan malam itu Yukimura juga begitu melupakan soal Yuna yang sudah mabuk dan malah berduaan dengan Kagami Jiro.


Yukimura menikmati drama itu hingga akhirnya dia tertidur begitu saja dan melupakan Yuna dan Kagami Jiro.


...⚜⚜⚜...


"Haishh ... kakiku tiba-tiba kesleo saat turun dari tangga sekolah, bahkan aku terjatuh dari tangga. Sekarang aku bahkan tidak bisa berjalan. Key, tolong gendong aku sampai ke kamarku!" perintah seorang gadis berwajah mungil, dengan rambut sebahu berwarna silver.


"Baik, Nona Christal." sahut pengawal Key dengan begitu patuh lalu mulai turun dari kursi kemudi dan mulai membuka pintu belakang untuk Christal.


"Maaf ... permisi ya, Nona Christal." ijin Key sebelum dia menyentuh Christal.


"Hhm ..."


Key mulai menggenong Christal denganq gendong depan, dan Christal juga mulai mengalungkan kedua tangannya ke leher Key untuk berpegangan.


"Aduh, kakiku sakit sekali ... dan sepertinya sudah semakin membengkak." rengek Christal di sepanjang perjalanan.


"Aku akan mengurutnya nanti, Nona. Selama ini aku sedikit belajar dari kakekku soal saraf yang terkilir." sahut Key dengan begitu ramah.


"Ah ... iya!"


Key menyusuri rumah besar Kagami dan mulai membawa Christal untuk ke kamarnya, namun mereka bertemu Kagami Jiro saat di dekat tangga.


"Ada apa ini? Apa yang terjadi dengan Christal?" tanya Kagami Jiro begitu ingin tau dan terlihat begitu khawatir.


"Kakiku terkilir dan aku tidak bisa berjalan, Kakak." rengek Christal begitu manja.

__ADS_1


"Key, biar aku yang membawa Christal ke kamarnya. Kamu siapkan saja air hangat untuk mengkompres kaki Christal!" perintah Kagami Jiro lalu mendekati mereka berdua.


"Baik, Tuan Kagami Jiro!" sahut Key dengan begitu patuh, meskipun dalam hatinya sedikit kecewa.


Yeap, meskipun hanya menggendong Christal seperti saat ini. Itu sangat membuat Key merasa bahagia. Karena itu akan membuatnya menjadi semakin dekat dengan Christal.


Key mulai menurunkan tubuh Christal dengan hati-hati, lalu Kagami Jiro mulai menggendong Christal dan segera membawanya ke lantai atas.


"Katakan, mengapa bisa sampai terkilir seperti ini ..." ucap Kagami Jiro yang masih menggendong Christal, dan kali ini mereka sudah mulai memasuki kamar Christal yang dipenuhi dengan nuansa biru yang begitu manis.


"Lantai itu baru saja dipel, Kak. Dan petugas kebersihan lupa untuk memberikan papan itu hingga aku yang tidak menyadari semua itu akhirnya terpeleset begitu saja dan terjatuh dari tangga." sahut Christal dengan begitu cemberut.


Tak lama kemudian terdengar ritme ketukan teratur dan rendah yang berasal dari arah pintu. Karena pintu kamar Christal juga masih terbuka, jadi seseorang itu langsung masuk begitu saja.


Ternyata Key sudah datang kembali dengan membawa sebuah baskom sedang yang sudah berisi dengan air hangat. Tanpa diperintah lagi, Key segera meletakkan baskom itu di sebelah kaki Christal.


"Christal, rendamlah kakimu di dalam air hangat itu dulu selama beberapa menit untuk melancarkan peredaran darahnya." ucap Kagami Jiro, dan Christal juga segera melakukan sesuai yang diperintahkan oleh kakaknya.


"Baiklah, lakukan dengan baik!" Kagami Jiro menyauti dengan pelan namun terdengar begitu tegas dan mulai menyilangkan kedua tangannya di depan dada bidangnya. Sepasang mata kecoklatannya juga tak pernah luput untuk selalu mengawasi mereka berdua.


Setelah beberapa saat, Key mulai jongkok di hadapan Christal yang sedang duduk di atas sebuah kursi. Perlahan Key mulai menyeka kaki Christal yang masih basah karena air rendaman itu, dia menyeka dengan sebuah handuk yang berukuran kecil.


"Nona Christal, jangan terlalu tegang. Ini tidak akan sakit." ucap Key menahan tawa karena melihat ekspresi Christal yang begitu ketakutan saat ini membuatnya terlihat begitu lucu dan menggemaskan.


"Oh ... iya. Tolong lakukan dengan baik, Key! Karena ini sakit sekali." ucap Christal yang sesekali menahan napas ketika Key sedang mengurut kakinya.


"Baik, Nona Christal." Key melanjutkan mengurut kaki Christal kembali, sementara Kagami Jiro masih tetap mengawasi keduanya dengan begitu teliti.


Entah apa yang sedang dipikirkan oleh Li Zeyan saat ini? Apakah khawatir tentang kaki Christal? Ataukah saat ini dia sedang mengkhawatirkan hal lainnya lagi?

__ADS_1


Setelah beberapa saat ...


"Nah, sudah. Bagaimana? Apa sudah merasa lebih baik, Nona?" tanya Key sedikit mendongak menatap gadis berwajah mungil dan manis itu.


"Benarkah sudah selesai?" ucap Christal begitu tak percaya dan mulai menggerak-gerakkan telapak kaki kanananya.


"Iya, Nona. Sudah selesai."


"Terima kasih, Key. Kakiku sudah terasa lebih baik sekarang." senyuman lebar mulai menghiasi wajah Christal. "Kamu sungguh hebat ya, Key! Bisa mengobati kakiku yang terkilir dengan begitu cepat tanpa rasa sakit sama sekali! Kau keren sekali!" imbuh Christal dengan begitu kagum.


"Ah, tidak sekeren itu kok, Nona Christal. Jangan berlebihan." sahut Key sedikit malu dan menggaruk-garuk kepalanya yang sama sekali tidak gatal.


"Lain kali aku akan mentraktirmu deh!"


"Tidak perlu, Nona. Aku hanya melakukan tugasku sebaik mungkin untuk menjaga nona Christal. Nona Christal tidak perlu repot-repot membalas apapun itu kepadaku." ucap Key dengan cepat karena merasa tidak enak.


"Anggap saja kau sedang menemaniku makan, dan sedang menjagaku. Pokoknya besok aku harus mentraktirmu! Jika tidak, aku akan meminta kakakku untuk mengganti pengawal pribadiku karena kau tidak patuh kepadaku!" ancam Christal yang tentu saja ancaman omong kosong ini sukses membuat Key segera merubah keputusannya.


"Ba-baiklah, Nona. Aku akan memenuhi semua yang nona perintahkan kepadaku."


"Ehemm ..." tiba-tiba Kagami Jiro mulai berdehem dan membuat keduanya berhenti.


"Key, tolong cuci mobilku!" perintah Kagami Jiro tiba-tiba sambil melempar sebuah kunci kepada Key. Dan dengan cekatan Key segera menangkap kunci mobil itu.


"Tap-tapi, Tuan ... bukankah sudah ada yang bertugas sendiri untuk mencuci semua mobil keluarga besar Kagami?" sahut Key dengan begitu berhati-hati.


"Bukankah mobil kakak baru saja dicuci oleh paman Liu dua hari yang lalu?" timpal Christal.


"Ada sedikit kotor saat kakak pergi semalam. Dan orang yang biasa mencuci mobil keluarga besar Kagami sedang sibuk saat ini. Kakak juga tidak akan sempat pergi ke car wash. Jadi ... aku menyuruhmu melakukan pekerjaan ini, Key. Apa kau keberatan?" Kagami Jiro menatap Key dan terlihat sedang menunggu jawaban dari Key.

__ADS_1


"Tentu saja aku tidak akan merasa keberatan, Tuan. Baiklah, aku akan segera mencucinya. Permisi, Tuan, Nona." pamit Key lalu segera berlalu dan meninggalkan kamar ini.


Kagami Jiro mulai melenggang dan mendekati Christal dan duduk di sebelahnya.


__ADS_2