Dark Game

Dark Game
72. Siasat


__ADS_3

“Apa maksudmu, kau jangan main main dengan saya” teriak seorang pria tua dengan kumis lebatnya.


“Maksud saya sudah jelas, Cuma bapak walikota saja yang terlalu menutup nutupi itu” Reynal berusaha tetap tenang dan kembali mencoba untuk memancing kemarahan lawan bicaranya.


Sudah satu jam yang lalu mereka berbincang bincang, percakapan mereka yang awalnya baik dan penuh tawa kini mulai memanas. Reynal dari awal memancing walikota untuk membocorkan rencananya sendiri dari awal.


Sebelumnya Reynal tanpa sengaja mengetahui rencana Walikota dari pembicaraan kedua aparat kantornya. Sebab itu Reynal memancing pembicaraan agar Walikota sendiri membocorkan rencananya.


“Apa kau tidak tau sedang berbicara dengan siapa” walikota memukul meja kerjanya dengan sangat keras mencoba untuk menakuti dan menggertas Reynal.


“Saya tidak peduli dengan jabatan ataupun kekuasaanmu, walau seorang kaisar pun jika berbuat salah maka harus dihukum” Reynal melepaskan sedikit Magic Auranya membuat Walikota termenung dan sedikit menggigil.


“Keluar dari kantor saya” ucap Walikota sambil memanggil lima penjaganya untuk menarik paksa Reynal keluar.


“Sepertinya dugaanku benar, selama ini bapak melakukan penggelapan uang untuk kepentingan bapak sendiri bukan?” timpal Reynal

__ADS_1


“Apa maksudmu bocah, beraninya kau berbicara seperti itu denganku.”


“Hahaha lihatlah bocah ini akan membuatmu berlutut dihadapannya” Reynal tertawa begitu keras membuat teliga Walikota sakit


“Bocah sialan beraninya kau menantangku, aku mau lihat bagaimana kau nantinya akan menuduhku didepan para wargaku. Kau tidak tau jika mereka sangat menaatiku” Walikota tertawa mendengar tantangan yang diajukan oleh Reynal


“Apa kau yakin prajuritmu itu dapat menahanku?” Reynal melepaskan ikatan dari kelima prajurit dengan mudah lalu mulai berjalan keluar sambil mengeluarkan aura intimidasi yang kuat.


Seluruh pejabat kantor serta Walikota menjadi sesak nafas bahkan ada yang sampai muntah dan pingsan akibat aura milik Reynal.


“Aku harus menghubungi mereka, nampaknya orang itu telah datang” batin Walikota


~~


Selama beberapa hari Reynal tinggal di kota, ketika siang hari ia berkeliling kota untuk memberikan bantuan materil ataupun pengobatan bagi warga. Itu ia lakukan sendiri sebab Jini dan Joni ia tugaskan untuk menaikkan kekuatan mereka, perjalanan menuju kota kerajaan masihsangat jauh.

__ADS_1


Reynal mengatakan bahwa mungkin saja akan ada gangguan monster atau perampok saat itu mereka tidak lagi bergantung pada Reynal dan dapat mengatasinya sendiri.


Seluruh penduduk kota mulai mengagumi bahkan memuja Reynal, mereka sangat bersyukur kedatangan tamu yang begitu dermawan dan baik hati. Berita ini mulai menyebar dan sampai pada telinga Walikota.


Walikota terlihat sangat kesal, ia tak menduga jika dalam beberapa hari saja Reynal telah mampu mengambil hati para warga. Khawatir jika saja, ia tidak mengambil tindakan hari ini dan tetap menunggu rencana orang itu tentu mungkin akan membahayakan kursinya sebagai Walikota.


Warga akan memihak pada Reynal dan menggulingkan kekuasaannya, “Tidak itu tidak boleh terjadi, jabatan ini telah lama aku duduki dan tidak ada yang boleh mendudukinya selain diriku dan keturunanku.”


“Aku telah bersedia membantu para pemberontak dan memberikan separuh kekayaan milik keluarga kepada mereka untuk mencapai kursi ini. Tidak aku sangka bocah tengik itu berani melawanku sekarang”


“Prajurit, sebarkan perintah penangkapan bagi orang ini. Berikan ia tuduhan palsu dan umumkan didepan para warga” ucap Walikota memberikan sebuah gulungan perintah yang telah selesai ia tulis


“Baik tuan”


“Sekarang bagaimana caramu untuk mengatasi masalah ini bocah, hahaha”

__ADS_1


~~


Jangan lupa beri like dan koment agar Dark Game dapat sering update lebih cepat , makasih


__ADS_2