Dark Game

Dark Game
53. Awal Kehancuran Krunch bagian 2


__ADS_3

Reynal merasakan sebuah energi besar mengarah padanya, ia menoleh dan mendapati sebuah anak panah melesat kearahnya dengan kecepatan yang tinggi.


“Peluru Angin” Reynal mengalihkan serangannya, ia berusaha untuk melawan anak panah itu dengan serangan elemen angin.


“Magic Boom” kemudian menambahkan kapasitas serangannya dengan sihir peledak yang sangat kuat, anak panah itu hancur ketika menerima dua serangan besar. Ia kembali menyembunyikan sayapnya dan berniat untuk menyerang dari bawah.


Menyerang dari atas memang membuat serangan kita menjadi lebih efektif namun untuk melakukan itu dengan bebas harus membutuhkan penjagaan dan kewaspadaan yang tinggi, sebab keberadaan kita mudah diketahui oleh semua orang.


Di salah satu sisi menara seorang memandang Reynal dengan penuh kemarahan, ia tidak menduga akan kedatangan tamu yang begitu merepotkan.


Reynal kembali melanjutkan penyerangan, kini ia tengah menghadapi kepungan prajurit tingkat Matahari. Sekitar seratus orang prajurit itu menyerang Reynal secara acak, Panah, Pedang, Trisula, Gadah, bahkan Kapak menghujaninya.


Reynal mengeluarkan sepasang Pedang seperti samurai dan sebuah tameng tingkat biasa, dengan pemahamannya dalam ilmu pedang serta ilmu beladiri membuatnya tidak sulit untuk menghindari setiap serangan yang datang.

__ADS_1


“Tikaman : Ampunan Tulang” sebuah trik ia gunakan untuk membunuh lawan yang berada di dekatnya. Reynal menusuk tepat di bagian dada dan membuat sebuah bunyi retakan tulang yang cukup keras, prajurit itu seketika tewas setelah menerima tusukan miliknya.


Reynal membunuh musuhnya dengan kejam, dengan jurus Tikaman Ampunan Tulang akan membuat musuhnya meninggal akibat tertusuknya jantung mereka dengan patahan tulang rusuk mereka sendiri.


Pedang Reynal akan menusuk masuk dan mematahkan dua sampai tiga tulang rusuk lalu ia mendorongnya masuk kedaerah jantung hinga patahannya berhasil menusuk jantung.


“Cukup Menyenangkan” Reynal berlari menerjang musuh lainnya, ia memasang senyum setiap kali berhasil membunuh.


Setelah lima belas menit, ia telah berhasil membunuh seratus prajurit tingkat Matahari. Reynal memperhatikan keadaan perang, pasukannya kini berhasil memojokkan prajurit Krunch.


Ia berniat mencari prajurit tingkat Galaksi, walaupun telah di urus oleh para monster neraka dan pasukan Undied miliknya namun ia masih belum bisa tenang. Mata miliknya berhasil menemukan posisi Lucifer yang saat ini sedang menghadapi seluruh prajurit tingkat Galaksi.


Reynal membangkitkan pasukan Undied utama, Ketua Inso, Cia, Poppey, Witca dan ketiga Jendral serta tujuh pendekar bulan lapisan 7 milik aliansi Lima Desa. Reynal mengarahkan mereka untuk menyebar dan mencari prajurit kekuatan Matahari lainnya sementara ia akan membantu Lucifer.

__ADS_1


Dengan sebuah pedang ditangan kanannya dan sebuah tameng pada tangan kirinya, Reynal menerjang ratusan musuh untuk mendekati Lucifer. Prajurit Horsox dan Akademi Beladiri terbang berseliweran menyerang musuh dari atas, mereka bersama sama membunuh ratusan musuh dalam sekali serang.


Prajurit Horsox telah merasakan sendiri kekuatan yang diberikan oleh Reynal, mereka tidak ingin kekuatan itu diambil kembali sebab itu mereka saat ini seperti seekor singa kelaparan ketika melihat prajurit Krunch.


Tak terasa Reynal seakan menikmati pembunuhan yang ia lakukan, setiap kali membunuh sebuah rasa untuk kembali melakukan muncul. Tidak ada rasa bersalah ataupun sebagainya, melainkan rasa puas yang mengisi hati.


“Skill Dewa Archer : Hujan” seketika langit menjadi mendung, awan berkumpul dan mulai menjatuhkan muatannya namun kali ini bukan air yang turun dari langit melainkan ribuan panah yang siap membunuh siapapun yang mengenainya.


Pasukan Horsox yang masih sibuk menyerang musuh dari atas kini kalang kabut melihat ribuan panah turun dari langit. Ketidaksiapan membuat sepuluh dari mereka terkena panah dan terjatuh, Reynal menyelamatkan dan segera mengobati mereka.


“Sial sebaiknya aku perintahkan Poppey untuk menghadapi raja Ren, jika ini dibiarkan terus maka banyak pasukan Horsox yang meninggal” ucap Reynal yang tengah menyembuhkan sepuluh prajuritnya dengan bantuan sihir dan sayap penyembuh.


Poppey tiba dihadapan Reynal, wajahnya penuh dengan percikan darah. “Kau terlalu semangat untuk membunuh, jika begini lebih baik kau lawan raja Ren yang saat ini berada pada menara ketiga”

__ADS_1


__ADS_2