Dark Game

Dark Game
25


__ADS_3

Perwakilan dari Akademi Beladiri adalah yang pertama datang


lalu disusul oleh Hell Memoth dan terakhir adalah kekaisaran.Walau tak ada yang


bersuara namun mereka sama- sama menunggu seorang dari mereka atau dua lainnya


untuk maju dan memimpin pasukan. Bagaimanapun juga mereka adalah satu pasukan


dan perwakilan dunia soun sebab itu mereka membutuhkan pemimpin yang dapat


memimpin mereka saat ini.


Ketiganya berkumpul tanpa ada yang berniat untuk membuka


suara sampai seorang dari pihak kekaisaran maju dan melepaskan aura yang ia


miliki.


Aura Pemimpin Abadi adalah jenis aura yang dimiliki oleh


orang tersebut. Auranya dapat dengan mudah menekan mereka yang kekuatannya


berada dibawah miliknya. Walau kekuatannya adalah pendekar dewa puncak namun


kekuatnnya masih lebih lemah dibandingkan para legenda dan ketua guild besar.


“Hmph! Walau kau memiliki aura seperti itu tapi kau sama


sekali tidak pantas untuk memimpin kami!” ucap Eye Die, ketua guild Black


Undied.


Anggota kekaisaran itu merasa sangat malu, ia dengan cepat


mundur kebelakang berlindung dari tatapan pendekar lainnya. Tak lama kemudian


dari pihak kekaisaran kembali lagi maju seorang pria paruh baya dengan wajah


yang begiu ramah membuat beberapa pendekar merasa tenang melihatnya.

__ADS_1


“Apakah kalian tidak keberatan jika saya yang memimpin?”


pria paruh baya itu tidak lain adalah Secret Toun. Ia menjadi salah satu dari


10 besar kekaisaran karena kekuatannya mencapai tingkat Dewa puncak yang hampir


memiliki kesempatan untuk menjadi Dewa Bumi. Kekuatannya sebanding atau lebih


kuat daripada Benjamin.


Walau Secret Toun belum menggunakan energi maupun auranya


namun banyak pendekar kuat disana telah gemetaran tidak menentu. Mereka yang


merupakan pendekar dewa puncak juga dapat mengetahui jika kekuatannya sangat


kuat dan tidak mungkin bagi mereka untuk menang melawan Secret Toun.


Melihat tidak satupun pendekar yang bergeming untuk


menolaknya, Secret Toun tersenyum ramah lalu menangkupkan kedua tangannya lalu


berkata “Terimakasih”


pemimpin karena tidak ingin terlalu menjadi pusat perhatian walau sebenarnya


ada 5 pendekar yang lebih kuat dari Secret Toun disana, sebab itu mereka segera


setuju siapapun yang menjadi pemimpinnya. Berbeda jauh dengan Hell Memoth yang


tidak setuju.


Bahkan Reynal dapat mendengar kutukan pelan dari ketua


Jacson ketika mendapat peringatan dari tuan BlueScorpion dan Died Eye agar


tidak menolak Secret Toun menjadi pemimpin mereka. Ketua Jacson sangat membenci


Secret Toun sebab itu suasana hatinya memburuk ketika melihat Secret Toun resmi

__ADS_1


menjadi pemimpin mereka untuk sementara.


30 Pendekar terkuat dari Humanie Empire segera berangkat


menuju perbatasan antara 6 kekaisaran. Mereka terbang dengan kecepatan penuh


yang mereka miliki sehingga dalam perjalanan ini Reynal tidak menggunakan


sayapnya yang memiliki kecepatan tidak terlalu cepat.


Perjalanan mereka sekitar 2 hari satu malam karena tempatnya


tergolong jauh dan juga sedikit berbahaya. Bagaimanapun mereka melewati


beberapa daerah terlarang yang dikenal karena memiliki monster tingkat dewa


lapisan puncak sebagai penjaganya.  Mereka


harus saling bergantian untuk menyerang dan membunuh para penjaga dari daerah


terlarang.


Selain daerah terlarang, mereka juga melewati belasan


pegunungan, lembah, sungai maupun danau yang indah dari 6 kekaisaran. Jelas


bagi seorang pendekar yang baru saja mengarungi 5 kekaisaran lainnya, Reynal


sangat menikmati pemandangan tersebut. Tentu bukan hanya Reynal yang mengalami


pengalaman pertama, setidaknya setengah dari mereka juga baru saja melakukan


perjalanan seperti itu.


Tepat ketika 10 mil dari tujuan, mereka harus melewati


daerah terlarang yang terakhir. Daerah tersebut tidak lain adalah Sungai Lotus


Hijau yang dikenal sebagai tempat sarang ular paling beracun di dunia.

__ADS_1


Kekuatannya juga tingkat Dewa puncak yang mana bagi seorang tingkat ketua guild


besar sekalipun akan kesulitan untuk mengalahkannya.


__ADS_2