Dark Game

Dark Game
355


__ADS_3

Dalam kamp musuh, lima orang berjubah ungun serta empat


orang berjubah hitam sedang duduk dalam sebuah meja berbentuk lingkaran. Mereka


tidak lain adalah para komandan serta kapten dalam penyerbuan kerajaan Horsox


Multie.


Lima orang yang berjubah ungun tidak lain adalah lima wakil


guild Bunga Dewa yang masing- masing merupakan pendekar dewa lapisan 3 dan 4.


Lalu adapun para berjubah hitam tidak lain adalah perwakilan dari masing-


masing aliansi 4 perguruan besar yaitu  perguruan Mata Air, Perguruan Taman Sakti, Perguruan Angin Timur dan


Perguruan Senjata Berat.


Keempat perguruan masing- masing juga mengirimkan para


komandan perang mereka yang tidak kalah hebatnya dengan wakil komandan guiIld


Bunga Dewa. Selain itu keempat perguruan besar juga mengirimkan setidaknya 10


pendekar dewa dibawah panji mereka yang masing- masing menyerang daerah


perbatasan kerajaan Horsox Multie.


Mereka bersembilan sedang melakukan rapat yang membahas


penyerangan utama yang rencananya akan dilaksanakan besok atau dua hari


kedepan. Kedua belah pihak sebelumnya telah memutuskan untuk menyerang secara


terpisah antara daerah perbatasan untuk memecah belah pasukan lawan.


Namun acara perang tidak terduga terjadi, para pasukan yang


berjaga daerah perbatasan seluruhnya mendapatkan serangan tiba- tiba dari


berbagai monster yang berbentuk Humanoid maupun monster sihir dalam jumlah


besar.


Para monster menyerang pasukan mereka yang menyebabkan para


pasukan lawan memiliki waktu untuk mundur dari daerah perbatasan. Walau

__ADS_1


akhirnya para moster dapat dikalahkan dan mereka mendapatkan daerah perbatasan


namun korban dalam serangan juga mencapai angka yang sangat besar.


Selain itu, perubahan acara perang juga mengakibatkan


kesepakatan yang sebelumnya disetujui menjadi tidak berguna. Inilah sebabnya


para komandan sekali lagi berkumpul untuk membicarakan strategi yang akan


diambil.


“Sejauh ini guild Bunga Dewa kami telah kehilangan lebih


dari sepertiga anggota elit serta lebih dari setengah telah kelelahan akibat serangan


monster golem batu itu.” salah satu pria berjubah ungu mengeluh, ia memiliki


tubuh yang pendek serta terlihat seperti seorang penyihir senior.


Disebelahnya seorang pria berjubah hitam dengan tubuh tinggi


besar menatap tajam dirinya, sambil mencibir “Lemah, hanya monster fisik saja


kalian telah begitu kelelahan? Inilah alasannya bahwa guild besar tidak akan


perwakilan dari perguruan Taman Sakti.


Merasa dihina, ia segera melawan balik “Apa?! kau ingin


menghina? Dari sekian banyak monster aneh yang muncul, hanya golem batu yang


paling kuat dan sulit untuk ditangani. Kalian para perguruan besar telah


mengambil jacpot, walau begitu kalian juga tetap menderita kerugian?! Hpmh!


Perguruan apanya? Menghadapi pasukan boneka yang lemah saja tidak bisa!”


Berbeda dengan guild Mata Dewa yang menghadapi para pasukan


golem batu, perguruan Taman Sakti memang menghadapi monster yang paling mudah


yaitu pasukan boneka.


Pasukan ini merupakan pasukan monster terlemah dibawah


kendali pasukan monster Akademi Beladiri. Selain karena dikendalikan oleh

__ADS_1


organisasi menengah dari kota Air Biru, pasukan boneka juga membutuhkan wawasan


serta keterampilan dalam menciptakann monster serta mengendalikannya. Itu


sebabnya sangat mudah untuk menghadapi pasukan boneka Akademi Beladiri yang


masih berwajah baru dalam bidangnya.


Meski begitu, perguruan Taman Surga telah menderita lebih


dari seperempat pasukan karena sebelumnya memandang rendah serangan tiba- tiba.


Mereka tidak mengira bahwa pasukan boneka akan mengerahkan lebih dari tiga ribu


pasukan yang merupakan kelompok terbanyak.


“Jaga mulut kalian!” seorang pria berwajah dingin dari


perguruan Pedang Berat menatap keduanya. Ia terlihat sangat kesal sampai hampir


memukul meja dan menyebabkan meja tersebut patah akibat pukulannya.


Pria berwajah dingin ini tidak lain merupakan seorang


komandan perang dari perguruan Pedang Berat yang dikenal sebagai Raja Pembunuh


di seluruh kekaisaran Humanie. Ia diketahui telah berhasil membunuh lebih dari


seratus komandan musuh dalam sekali gerak setiap pertempurannya.


Prestasinya ini membuat ia sangat dikenal serta ditakuti


oleh banyak pihak, bahkan tetua Parsi juga sangat mewaspadai dirinya. selain


itu dalam rapat ini ia ditunjuk sebagai pemimpin dari pihak aliansi 4 perguruan


besar.


Kedua komandan yang sebelumnya berdebat menjadi diam, mereka


segera mematuhi dan tidak lagi berdebat. Siapa yang bodoh ingin menentang Raja


Pembunuh yang terkenal? Ia mencari mati!


~~


Halo!! Hari ini author ingin ngucapin SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA IDHUL ADHA!! bagi yang merayakan, semoga seluruh rangkaian ibadah kurban kita dapat diberkahi serta diterima oleh ALLAH swt. 

__ADS_1


Bagi yang minta Crazy Up ataupun Double Up, Author minta maaf dulu yah karena dalam bulan ini Author tidak memberikan Crazy Up sama kalian tapi jangan bersedih hati soalnya, author udah nyiapin Double Up buat novel To Be Celestial'S Emperor hari ini. jadi tunggu apa lagi? selagi nungguin updatex Dark Game, tidak ada salahnya kan untuk mampir!


__ADS_2