
Gara memberikan tanda kepada seluruh mayat disana, mereka memiliki kekuatan yang besar. Sangat sayang jika tidak menjadikan mereka pasukannya, terlebih Gara dapat membuat seluruh pasukannya memiliki kekuatan puncak.
Witca, dan kedua jendral lainnya tidak luput menjadi pasukan undied. Parsi berterimakasih berkat mereka berdua dia dapat lolos dari kejaran pasukan Hell Memoth.
“Kau akan kemana lagi setelah ini?” ucap Gara, ia bermaksud untuk merekrut Parsi menjadi salah satu guru di akademi beladiri.
“Mungkin aku akan kembali menjadi petualang, penyakitku telah sembuh dan kekuatanku juga hampir mencapai tingkat semesta lapisan 3. Kau tidak lagi perlu mengkhawatirkan ku.”
“Tapi bagaimana nanti jika pasukan Hell Memoth kembali datang?”
“Sebelum mereka kembali, aku akan berusaha menaikkan kekuatanku menjadi semesta lapisan akhir.” Ucap Parsi mantap, ia tahu tidak mudah untuk menaikkan kekuatannya saat ini. Namun tidak ada kata mustahil setelah ia melihat kekuatan Gara sebelumnya.
Ia bertekad untuk menjadi lebih kuat sehingga dapat melindungi dirinya sendiri tanpa merepotkan orang lain.
“Kami memiliki sebuah desa, jika kau ingin tinggal disana kami akan sangat senang.” Draco mengetahui maksud Gara, menurutnya Parsi memiliki kekuatan yang cukup bagus setidaknya dibawah para legenda.
“Tidak, aku tidak ingin merepotkan kalian lagi. Tenang saja nantinya jika kalian membutuhkan bantuanku, bunyikanlah terompet ini maka aku akan datang secepat mungkin. Tapi melihat kemampuan kalian, aku rasa kalian tidak membutuhkan bantuanku” ucap Parsi tersenyum getir kepada Gara dan Draco.
“Baiklah kalau begitu yang senior inginkan, tapi kami punya satu pertanyaan” Gara teringat kepada salah satu rencananya setelah ini. Ia berencana ingin membuat sebuah pelelangan di Desa Air Biru.
__ADS_1
Parsi memiliki banyak benda dan senjata yang cukup bagus untuk di gunakan dalam lelang.
“Apa itu? Katakan saja, kalian tidak perlu sungkan”
“Kami ingin membeli semua senjata dan apapun yang senior sudah tidak butuhkan.”
“Oh, baiklah. Saya akan memberikan kalian ini” Parsi menurunkan hampir seluruh barang bawaannya, yang tersisa hanyalah beberapa pakaian dan senjata yang sering ia gunakan.
“Terimakasih senior, kami akan membayarnya sekarang” Gara berniat untuk mengambil uang yang ia simpan pada Draco namun dicegah oleh Parsi.
“Kau boleh menukarnya dengan beberapa ramuan obat, racun dan kertas jimat yang tersisa” Parsi saat ini tidak membutuhkan uang namun membutuhkan pembekalan untuk perjalanannya mencapai kekuatan semesta lapisan akhir.
“Baiklah seperti yang senior inginkan” Gara menaruh hampir seluruh kertas jimat yang berada dalam kotak dimensinya juga obat obatan dan racun tingkat tinggi.
mereka kemudian berpisah, Parsi mengaktifkan pusaka Kereta Kuda dan melaju dengan cepat bagaikan angin.
Gara tersenyum melihat gundukan barang yang akan ia gunakan, setelah itu ia memasukkan seluruhnya pada kotak dimensi. Tiba saatnya ia pulang di desa Air Biru, ia harus memperkuat desanya sebelum peperangan besar yang terjadi pada dua tahun berikutnya.
~~
__ADS_1
Kabar tentang pertandingan kota Awan yang dihentikan telah tersebar luas, tanpa terkecuali pada desa Air Biru. Kota Awan sangat malu sampai tidak memiliki muka ketika seluruh ketua Guild, Organisasi dan Klan menuntut ganti rugi.
Namun beberapa yang mengetahui hal yang sebenarnya terjadi memilih untuk diam dan kembali pulang. Desa Air Biru menjadi salah satunya, Gara tidak ingin mendapatkan masalah baru pada kota Awan.
Setelah kepulangannya bersama Draco, ia memberitahukan kepada seluruh pengurus desa dan akademi beladiri tentang rencananya.
Tidak ada penolakan, semuanya setuju dengan rencana Gara. Pelelangan akan dilakukan di desa dan mengundang beberapa kota besar ataupun perwakilan dari beberapa Guild, Klan, Organisasi ataupun kekaisaran.
Sistem dari pelelangan adalah desa Air Biru akan mendapatkan jatah sebesar 30% lalu Akademi Beladiri 40% dan sisanya akan didapatkan oleh Gara.
Awalnya Gara menolak namun mereka semua tidak ingin barang dan senjata yang didapatkan olehnya diambil secara utuh tanpa pembagian yang adil.
“Pelelangan ini bertujuan untuk memberikan sumber daya yang besar pada desa dan akademi dalam waktu yang singkat. Desa dan akademi Beladiri saat ini masih memiliki kelemahan dalam beberapa bagian seperti tembok pertahanan yang terhenti akibat kekurangan dana serta rumah medis yang belum selesai di bangun”
“Peperangan besar akan terjadi dua tahun lagi, jika kita tidak bertindak dengan cepat sekarang mungkin kita tidak dapat bertahan pada serangan mereka” ucap Draco tegas kepada seluruh anggota rapat.
“Kalau begitu Pelelangan kita lakukan dua minggu kedepan. Siapkan segalanya” ucap Sindo seraya menutup kegiatan rapat.
__ADS_1