Dark Game

Dark Game
8. Pertemuan Dengan 5 Desa


__ADS_3

“Kau yakin dengan informasi ini?” seorang pria yang sedang duduk disebuah singgasana merasa sedikit ragu dengan informasi yang baru ia dengar.


“Benar Ketua, Desa Air Biru telah memiliki akademi khusus sendiri. Itulah sebabnya pendaftar akademi 5 desa dari desa Air Biru telah kosong dua tahun ini.”


“Kalau begitu, kita akan menjalankan rencana kita. Setelah desa Daun Hijau mendapatkan apa yang mereka inginkan maka saat itulah kita akan mengambil bagian kita” ketua Akademi 5 Desa berdiri dengan semangat setelah mendengar rencana yang diusulkan oleh penasehat akademi.


~~


Selang beberapa hari setelah penyerangan desa Daun Hijau, sebuah surat kembali dikirimkan kepada Sindo sebagai kepala desa Air Biru dan Gara sebagai kepala akademi beladiri. Dalam surat itu menyebutkan bahwa persatuan 5 desa mengadakan pertemuan penting dan desa Air Biru adalah salah satu dari 5 desa yang telah menjalin hubungan dimasa lalu.


Gara meyakini bahwa terdapat sesuatu dibalik pertemuan pasalnya ia dan Sindo sebulan yang lalu telah mengirimkan surat pengunduran dan pemutusan keikutsertaan dalam 5 desa. Gara mengaitkan masalah ini dengan desa Daun Hijau yang telah diketahui menjadi salah satu pengurus inti dari pertemuan.


Sindo melakukan diskusi bersama dengan para jajaran guru dan master Akademi, hadir pula perwakilan dari Garis pertahanan dan Prajurit desa. Masalah ini sangat penting sebab walaupun desa Air Biru telah memiliki seratus prajurit berkekuatan tingkat Bulan lapisan 5 dan beberapa guru akademi yang memiliki kekuatan diatas tingkat Matahari.


Namun itu belum tentu dapat menyelamatkan seluruh penduduk desa, pertarungan melawan asosiasi 5 desa sangatlah merugikan jika terjadi. Sindo dan lainnya sepakat untuk menghadiri pertemuan itu untuk menghindari peperangan dengan asosiasi 5 desa.


Asosiasi 5 desa adalah perkumpulan wakil dari kelima desa dalam daratan Anjung Barat kota Awan. Asosiasi ini memiliki dukungan kuat dari beberapa golongan seperti perguruan 5 desa yang terkenal diseluruh kota Awan. Juga akademi Kota Awan yang menjadi pusat kekuatan disana.


Gara belum mengetahui secara pasti kekuatan yang dimiliki oleh pasukannya oleh karena itu ia juga akan menghadiri pertemuan sebagai kepala akademi beladiri sekaligus ingin mengajukan beberapa hal dan rencana kepada walikota Awan.


Desa Air Biru akan resmi memiliki akademi sendiri dan administrasi khusus di kota awan jika permohonan Gara dikabulkan oleh walikota. Sindo, Gara serta beberapa prajurit ahli akan menjadi wakil dari desa Air Biru.

__ADS_1


~~


Gara dan Sindo telah sampai didepan gedung pertemuan 5 desa, penjagaan disana sangat ketat. 15 prajurit berkekuatan Bumi lapisan Langit dan sepuluh orang prajurit bintang 2. Gara tersenyum penuh arti, sebuah desa pastinya tidak akan berkutik dengan kekuatan yang seperti ini.


Gara dan Sindo kemudian memasuki ruangan disusul oleh dua orang prajurit khusus yang dilatih oleh Gara sewaktu dalam Akademi Beladiri. Didepan pintu masuk seorang berdiri meminta tanda pengenal, Sindo memberikan tanda kepala desa Air Biru kepadanya.


Ekspresi orang itu berubah menjadi lebih dingin, ia menunjukkan sebuah pintu masuk dan menyuruh mereka menunggu dalam sana.


Orang itu segera melaporkan kepada seluruh peserta pertemuan sebab kelima desa telah hadir pada hari ini. Pertemuan itu dipimpin oleh petinggi akademi 5 desa. Pembacaan kasus dan sebagainya telah dibacakan, selanjutnya pembacaan masalah desa Air Biru dengan desa Daun Hijau.


“Terimakasih kepada tetua akademi 5 desa, saya sebagai pemimpin desa daun hijau sangat berterimakasih sebab permintaan kami telah terpenuhi. Kami ingin menuntut atas penyerangan ratusan prajurit kami seminggu yang lalu oleh desa Air Biru” kepala desa Daun Hijau melirik kepada meja desa Air Biru.


“Karena penuntutan ini maka kami memutuskan untuk menjadikan desa Air Biru menjadi bawahan desa Daun Hijau. Alasan ini kami ambil karena desa Air Biru telah berlaku sewenang wenang terhadap desa Daun Hijau juga karena adanya faktor bahwa desa Air Biru telah mendirikan sebuah akademi baru dan berusaha untuk menentang akademi 5 desa”


“Desa daun Hijau berusaha memfitnah kami, dan mereka akan mendapatkan balasannya untuk ini.” Sindo yang saat ini memiliki kekuatan bulan lapisan 7 segera mengeluarkan tekanan yang dahsyat. Saat ini desanya telah difitnah, rasa sakit akibat serangan tidak menyurutkan semangatnya.


“Ketua Sindo, sebaiknya kau melepaskan desa Air Biru menjadi bawahan desa kami. Kalianlah yang telah berbohong dan hari ini kalian ingin melakukan penyerangan dalam pertemuan 5 desa?” kepala desa Daun Hijau semakin menjadi. Ia melihat kesempatan emas akibat perbuatan ketua Sindo.


"Ketua Sindo sepertinya tidak menghargai para tetua perwakilan Akademi 5 desa."


“Cukup” sebuah kata akhirnya terucap oleh Gara, ia telah memprediksi rencana desa daun hijau juga telah mencium bau busuk dari akademi 5 desa.

__ADS_1


Gara telah melihat sendiri bahwa akademi 5 desa sedikitpun tidak menawarkan pembelaan kepada desa Air Biru. “Nampaknya masalah ini lebih rumit dari yang kuduga.”


"Tidak tahu diri, siapa kau berani mengancam disini? Akademi 5 desa tidak akan memaafkan kelancanganmu." Ketua Akademi 5 Desa menjadi murka. Ia melihat Gara sedikitpun tidak memiliki rasa hormat kepadanya.


“Untuk Akademi 5 Desa kalian telah mencoreng nama kalian sendiri hari ini... dan untuk desa Daun Hijau, kalian akan segera mendapatkan balasan untuk hari ini." Gara berdiri kemudian berjalan kearah pintu, Sindo dan kedua pengawalnya segera mengikuti Gara keluar ruangan.


“Desa Air Biru hari ini telah resmi keluar dari perkumpulan 5 desa kota Awan” seluruh kepala desa dari berbagai desa benar-benar terkejut dengan semua yang terjadi. Mereka tidak menduga bahwa asosiasi 5 desa yang terdengar sangat bersahabat itu akhirnya pecah.


“Kalian tidak akan bisa pergi” lima orang tetua akademi 5 desa mengepung Gara dan Sindo. Mereka semua melepaskan energi yang setara dengan kekuatan bulan tingkat 3 dan 4.


“Kalian mencoba untuk menghalangi jalan kami, jangan salahkan aku jika kalian hari ini akan tiada.” Gara tersenyum kepada mereka.


“Hahaha, kau bercanda?” seorang tetua segera mengayunkan pedangnya kepada Gara.


“Trang”


Pedang itu dapat ditangkis dengan mudah oleh seorang pengawal Gara, kelimanya terkejut dengan kekuatan yang dikeluarkan oleh lawannya. Mereka yakin lawan yang berada dihadapan mereka setidaknya memiliki kekuatan tingkat bulan lapisan 5.


“Kalian telah melihat kekuatan dari desa Air Biru sekaligus Akademi Beladiri. Kami menantang kalian untuk menghadiri perlombaan kota Awan bulan berikutnya” ucap Gara yang masih membuat mereka semua mematung.


 

__ADS_1


 


__ADS_2