Dark Game

Dark Game
470


__ADS_3

Karena altar inti mengalami 2 kali ledakan yang besar, Beatrix menjadi gelisah. Ia kemudian


memanggil 20 pendekar lapisan 3 yang menjadi kekuatan terkuat kedua setelah dirinya disana.


“Saya khawatir, musuh menyerang kita setelah mengetahui kekuatan utama telah bergerak menuju Akademi Beladiri!” kata Beatrix cemas.


Yang lainnya juga tidak kalah cemas, beberapa dari mereka juga telah melihat lokasi ledakan


pertama dan mendapati formasi pertahanan yang mereka miliki kini telah rusak.


Beatrix yang mendengarnya menjadi sangat marah, jelas rusaknya formasi pertahanan pasti


dilakukan oleh musuh. “Kalian harus sekarang bergegas melindungi pintu depan.


Saya yakin musuh telah mendekati dan bersiap untuk menyerang!”


Beatrix kemudian mengambil peralatan dan senjatanya bersiap untuk menahan serangan Reynal.


~~


Reynal berhasil menghancurkan pintu, ia kemudian mengendalikan seluruh pasukan undiednya untuk


menyerang. Terdapat 70 Undied lebih menyerang dalam serangan pertama, mereka


adalah undied baru yang ia dapatkan pada altar luar.


Para penjaga juga pendekar dewa yang telah lebih dulu menjaga disana segera dikejutkan dengan


kedatangan teman- teman mereka yang menjaga altar luar. Awalnya mereka bersorak


karena adanya bantuan datang namun itu kemudian terhenti ketika Voda melakukan


serangan terkuatnya untuk menghancurkan barisan pendekar dewa di hadapannya.

__ADS_1


Belasan pendekar dewa berlapisan 2 itu segera menghembuskan nafas terakhirnya dengan organ dalam mereka


yang hancur. Reynal tersenyum lebar lalu Kembali melakukan teleportasi menuju pintu belakang yang penjagaannya telah melonggar.


Pintu belakang kini hanya dijaga oleh 4 pendekar dewa dan selusin pendekar semesta. Reynal tidak


perlu mengeluarkan sihirnya, dengan Aura Magic Art yang ia miliki telah cukup


membuat mereka tidak sadarkan diri. Reynal kemudian membunuh mereka satu


persatu setelah itu membuka pintu belakang dengan mudah.


Para pembaca pasti berpikir jika Reynal sedikit berpikir makai a hanya perlu memasuki gerbang


belakang dan memasukkan seluruh pasukannya dari sana agar Beatrix tidak menjadi cemas.


Tapi Reynal melakukan ini untuk mengalihkan perhatian musuh. Anggap saja, 70 undied dewa yang ia


kendalikan menyerang bagian depan Altar maka Beatrix dan yang lainnya berpikir jika itu adalah serangan musuh.


lainnya untuk menyerang dari arah belakang. Dengan begitu Reynal telah mengepung Beatrix Bersama dengan pasukannya.


50 undied lainnya segera memasuki altar inti dengan diam- diam sementara Reynal mulai melakukan


pengecekan pada setiap ruangan yang ada disana. Ia mencari Gudang harta dan


sumber daya yang dimiliki Hell Memoth.


~~


Beatrix terkejut mendapati 10 pendekar dewa lapisan 3 dapat dengan mudah dibunuh oleh Voda. Ia


mengetahui jika altar luar telah hancur dan Voda telah dikendalikan oleh musuh.

__ADS_1


Ketika Beatrix menyadari hal ini ia sangat marah dan juga mulai mengutuk


musuhnya.


Beatrix kemudian melihat 10 pendekar lainnya mulai terdorong oleh undied dewa. Walau jumlah mereka lebih banyak dan lebih kuat namun Undied adalah immortal karena hidupnya


sebenarnya telah tiada dan hanya dikendalikan oleh Necromancer menggunakan energi.


Para pendekar dewa yang melihat undied tidak bisa dibunuh menjadi sangat cemas. Banyak dari mereka


juga mulai mengandalkan Beatrix dalam hal ini. Selain tidak bisa dibunuh,


Undied juga tidak dapat terluka membuat mereka dapat menggunakan energi sesuka hati pengendali.


Beatrix kemudian melompat dan mulai mengumamkan sihir kutukan pada belasan undied dewa yang


ingin membunuh 3 pendekar dari pihaknya.


Sihir kutukan mungkin masih dapat berguna untuk menghadapi undied paling tidak energi yang dikelurkan


oleh pengendali harusa cukup banyak untuk menahan sihir terlarang ini.


Aura hitam dan gelap keluar dari telapak tangan Beatrix dan segera mengenai 4 undied yang paling


dekat. Keempatnya segera terhenti ketika terkena kutukan namun itu tidak


bertahan lama sebelum Reynal mengalirkan energi tambahan untuk mereka.


Beatrix tidak bisa menahan kutukannya ketika melihat serangannya hanya mampu menahan mereka selama


beberapa detik sebelum akhirnya bergerak Kembali. Ia kemudian secara tidak


sadar melonggarkan penjagaannya dan membuat undied Voda yang tengah

__ADS_1


dikendalikan oleh Reynal menusuk menggunakan cakarnya yang tajam dari arah


punggung Beatrix.


__ADS_2