
Hell Memoth masih
belum menunjukkan tanda- tanda jika mereka akan Kembali menyerang, namun tetua
Qin Feng tetap berjaga dan terus merasa jika Hell Memoth akan Kembali menyerang
dengan Gerakan yang lebih besar.
Benar saja dengan
dugaan dari tetua Qin Feng, sebab jauh 500 meter dari benteng atau garis pertahanan terdepan Akademi Beladiri,
tenda paling besar yang berlambangkan Hell Memoth diisi oleh banyak pendekar.
Tidak kurang dari 100
pendekar dewa ada disana sedang duduk di sebuah meja bundar besar. Mereka tidak
lain adalah 100 pendekar dewa terkuat yang ikut dalam penyerangan kali ini. Diantara
mereka terdapat tetua, wakil hingga pemimpin guild yang tunduk atau sekedar
berada di dalam aliansi yang sama dengan Hell Memoth.
Mereka saat ini sedang
berdiskusi mengenai cara untuk membuat serangan selanjutnya kepada Akademi
Beladiri setelah serangan pertama mereka kirimkan yang terdiri dari 4 ribu
pasukan lebih terbuang sia- sia.
“Saya tidak
mengharapkan jika Akademi Beladiri memiliki Sangkar Penarik Energi Yin, walau
saya merasa mereka memiliki jumlah yang terbatas namun tetap saja itu akan
menjadi ancaman untuk para pendekar Undied dibawah pimpinan saya! Kali ini kita
dapat dengan cepat melepaskan kontak dengan undied tepat waktu, jika tidak maka
mungkin beberapa pendekar akan mati kering kehabisan energi.” Ucap Black
Uundied dengan nada kesal.
__ADS_1
Dalam penyerangan ini
ia adalah pemimpin dari pasukan Hell Memoth dan juga pemimpin utama. Selain
karena kekuatannya yang menjadi pendekar dewa bumi, ia juga mampu mengendalikan
sekitar 500 undied dewa dibawah perintahnya membuat dirinya merasa sangat kesal
setelah beberapa hari telah melakukan serangan namun tidak pernah membuahkan
hasil.
“Tuan Black Undied,
sepertinya kita harus mengerahkan kekuatan utama untuk menyerang Akademi
Beladiri. Saya bersedia menjadi pemimpin dari serangan ini!” usul Halu King.
Ia menjadi salah satu
perwakilan guild Raja Nirwana, selain karena tidak mendapat tempat dari 10
besar, Halu King juga memiliki beberapa masalah dengan Akademi Beladiri. Hari
ini ia berkesempatan untuk melakukan balas dendam tersebut.
sedikit mengguncang Akademi Beladiri dengan kekuatan yang kita miliki!” Black
Undied tersenyum penuh arogan.
Namun kemudian sosok
tua keriput ikut berdiri dan berkata “Saya juga akan ikut dalam penyerangan
kali ini! 4 dari 5 murid yang saya kembangkan dengan susah payah dibunuh oleh
pemimpin suci mereka. Saya telah lama menginginkan pelunasan hutang dendam ini.
Black Undied, tolong izinkan saya untuk ikut menyerang mereka!”
Pria tua keriput itu
tidak lain adalah Black Dangger. Ia sangat sedih ketika mengetahui dari
informan Hell Memoth yang mengatakan bahwa Pemimpin Suci Akademi Beladiri telah
__ADS_1
membantai seluruh altar luar, inti dan dalam Hell Memoth tanpa menyisakan
satupun yang selamat.
Ini tentu membuatnya
sangat marah sebab Voda, dan Beatrix adalah murid kesayangannya juga ikut tewas
di tangan pemimpin Suci.
Black Undied terlihat
berpikir mendengar permintaan Black Dangger. Beberapa saat kemudian ia menghela
nafas pelan “Baiklah, tapi ingatlah untuk tidak bertindak ceroboh! Akademi
Beladiri tidak akan terlalu menghiraukan anggota guild lainnya tapi jika itu
adalah anggota Hell Memoth maka mereka akan berusaha untuk membunuhnya!” bisik
Black Undied di telinga Black Dangger.
“Baik, setuju!” pria
tua itu mengangguk sambil menunjukkan senyumnya. Para pendekar terkecuali Black
Undied merasakan bulu kuduk mereka berdiri ketika melihat senyuman itu.
Halu King tidak tahan,
ia segera pamit pada mereka semua dengan alasan menyiapkan penyerangan kedua. Ia
kemudian keluar dari ruangan tersebut diikuti oleh 20 pendekar dewa lainnya. Kedua
puluh pendekar tersebut yang akan mengikuti Halu King menyerang Akademi
Beladiri.
Biarpun mereka hanya
berdua puluh, namun kekuatan mereka tidak dapat dianggap entenng. Sebab mereka
semua adalah pendekar lapisan 4 yang dimiliki oleh guild- guild besar. Dengan
Halu King, Sea Lean dan Gressham adalah perwakilan dari guild Raja Nirwana.
__ADS_1
~~