
“Kau telah melapisi
dengan sihir kedap suara” Benjamin segera mendecak kesal ketika menyadari
Reynal telah menolongnya.
“Kenapa kau berani
mengatakan identitas aslimu padaku? Kau tidak merasa saya akan menyeretmu
menghadap Kaisar dengan 2 identitas besarmu itu?!” Tanya Benjamin dengan heran. Ia merasa pemuda
itu semakin menarik.
“Ah itu yah! Mungkin
tuan dapat mengatakannya jika saya memiliki kepercayaan dengan tuan! Tidak sembarang
orang yang dapat saya katakana memiliki sikap seperti anda yang mudah
dipercaya! Saya juga merasa anda tidak akan melakukan hal yang buruk sebab
walau kekuatan anda memang jauh lebih kuat dibandingkan dengan kekuatan yang
saya miliki namun saya memiliki banyak metode dan trik. Anda boleh mencobanya
hari ini” Reynal tertawa pelan.
“Kau benar, hahaha!” Benjamin
ikut tertawa. “Reynal, saya boleh jujur jika saja kau bukan dari Akademi
Beladiri atau Hell Memoth maka saya akan langsung mengangkatmu menjadi seorang
komandan ataupun mentri kerajaan. Saya dapat melihat kau itu cerdas juga
berpengetahuan dan professional. Kadang saya kagum dan ingin bertemu langsung
denganmu. Tapi kini tidak perna saya duga sebelumnya bahwa kita akan bertemu di
depan penginapan kecil”
Reynal mengangguk
pelan, “Mungkin karena takdir ingin membuat kita saling mengenal tuan.
Sebenarnya saja juga ingin merekrut tuan Benjamin untuk menjadi bagian dari
Akademi Beladiri ataupun tetua di pihak wakil Yin, guild Raja Nirwana. Saya kebetulan
sangat membutuhkan orang yang besar seperti anda” Kata Reynal membalas
Benjamin.
Benjamin ingin
mengatakan sesuatu namun keduanya kemudian melihat seorang pelayan yang membawa
nampan berisi pesanan keduanya.
Reynal dan Benjamin
__ADS_1
segera menyantap makanan yang Nampak menggiurkan di depan mereka.
“Oh iya tuan, ada apa
sebenarnya mengapa Pangeran Mahkota ada di penginapan ini? Apakah ia sedang
diusir oleh Kaisar?” canda Reynal.
“Hahaha, mana mungkin
itu terjadi? Kaisar sedang memberikan beberapa misi kekaisaran pada pangeran
Mahkota. Apa kau mau tahu kemana kita akan pergi selanjutnya?”
“Memang kemana tuan?”
“Kekaisaran Orc!” ucap
Benjamin sambil menyantap sesendok nasi penuh sayur.
“Kerajaan Orc? Apakah
kaisar ingin membentuk aliansi dengan mereka?”
Benjamin mengangkat
bahunya seolah mengatakan, ‘Saya tidak tahu’. “Yang pasti itu adalah pangeran
Mahkota dan kaisar yang tahu!”
Mendengar jawaban
Benjamin, Reynal sedikit tahu jika itu adalah misi penting dan sangat rahasia.
~~
Usai makan, Benjamin
Kembali mengajak Reynal untuk berbincang- bincang. Ia sebenarnya sangat
menantikan seorang yang mampu berbincang dengannya dengan sikap yang
ditunjukkan oleh Reynal.
“Saya tidak tahu
mengapa mereka semua jika makan di depanku seperti makan di depan seorang
kaisar saja! Saya tidak ingin mereka kaku dan membuat perbincangan menjadi
bosan. Tapi kau tidak menunjukkan sikap seperti itu, seolah jabatan dan
kekuatan yang saya miliki tidak menjadi penghalang bagimu!” keluh Benjamin.
“Tuan, saya sebenarnya
kagum kepada sikap tuan yang begitu tidak membeda- bedakan semua orang. Sebelumnya
tuan bahkan sudi bersapa dengan saya di depan penginapan menunjukkan sikap tuan
yang tidak pernah memandang orang sebelah mata. Saya jujur mengaguminya.” Balas
__ADS_1
Reynal.
“Lalu alasanmu untuk
memasuki penginapan adalah untuk bertemu dengan pangeran Karlos bukan? Apa kau
memiliki rencana untuk menculik pangeran mahkota atau ingin membunuhnya? Yang
jelas keduanya sangat tidak saya sarankan untuk kau lakukan!”
Reynal tertawa keras
mendengar perkiraan Benjamin. Ia juga memahami mengapa Benjamin berpikir
seperti itu dengannya. “Saya sebenarnya ingin bertemu langsung dengan pangeran
Mahkota dan memintanya untuk menolak pernikahannya dengan putri Rose dari
kerajaan Zein.”
“Oh kenapa? Saya rasa
keduanya sangat cocok jika disatukan!”
“Tuan, sebenarnya
putri Rose adalah teman dekat saya. Sebagai teman dekat, saya mengetahui jika
putri Rose tidak menerima pernikahan ini didalam hatinya. Cuman karena demi
warga dan kerjaannya ia rela untuk berkorban dan menerima takdirnya. Sebagai
teman saya tidak tega melihatnya seperti itu tuan” jelas Reynal.
Ia berharap jika
Benjamin juga melihat dri sisi pandangannya membuat jendral besar itu juga ikut
membantunya mengingat sifatnya yang begitu luar biasa.Namun tidak diduga oleh
Reynal, Benjamin tidak menyetujuinya.
“Reynal, saya mengerti
bagaimana sikapmu dan kepedulianmu dengan putri Rose, saya apresiasi itu. Namun
ini adalah keputusan dari Kaisar, kita tidak boleh menentangnya sebab jika
seorang saja mengatakan tidak setuju maka mungkin kerajaan Zein tidak akan lagi
dilindungi oleh kekaisaran dan menjadi bulan- bulanan faksi Hell Memoth. Kau
pasti mengerti hal itu!”
Reynal mengangguk
dengan sedikit kekecewaan di wajahnya. Rencananya jika Benjamin membantunya
kali ini mungkin ia tidak akan menyusup kekaisaran. Tapi kali ini mungkin ia
akan menyusup ke dalam istanah dan menemui langsung Pangeran Mahkota atau bahkan
__ADS_1
kaisar jika perlu.