
Tidak pernah terlintas di benak para petinggi guild Mata
Angin bahwa pertempuran terakhir mereka dengan Akademi Beladiri esok akan
berjalan sesuai dengan rencana Reynal. Mereka tidak menyadari bahwa Reynal
telah berbuat sesuatu yang besar sehubungan dengan kekuatan mereka.
Esok hari berjalan dengan lancar, Reynal bersama dengan
pasukan pertahanan terakhir dari Akademi Beladiri bergerak cepat menuju
pangkalan pusat sementara guild Mata Angin.
“Ketua Remi, mereka tidak akan keluar untuk menyambut
serangan kita sekarang. Sebab itu lebih baik bagi kita untuk melancarkan
serangan jarak jauh dalam jumlah besar.” Usul Reynal setelah ia mendapatkan
informasi mengenai keadaan pangkalan yang telah kacau dari salah satu komandan
bawahannya saat ini.
Ketua Remi dan tetua Fengtian saling menatap satu sama lain
dengan keheranan, mereka bertanya- tanya apa rencana Reynal sesungguhnya. Mereka
berdua sejujurnya terkejut ketika mendapati Reynal memiliki salah seorang
bawahan yang saat ini tengah menyusup di dalam pangkalan musuh.
Walau ketua Remi juga memiliki salah seorang mata- mata yang
menjadi tetua dari guild Mata Angin namun posisinya cukup rendah karena
kekuatannya sangat lemah. Itu sebabnya ketua Remi memiliki informasi yang
sedikit.
“Ketua, apa yang sedang kau hayalkan?” Reynal sungguh tidak
sabaran melihat ketua Remi dan tetua Fengtian yang masih saja tidak mendengar
__ADS_1
usulannya, mereka berdua bahkan masih saling pandang dengan tatapan rumit.
“Reynal, sepertinya tidak sederhana itu. kau sepertinya
mengetahui beberapa sesuatu bukan?” tanya tetua Fengtian sambil menatap Reynal.
Mendengar pertanyaan tetua Fengtian, Reynal hanya tersenyum
misterius tanpa mengungkapkan apapun saat ini. menurutnya lebih baik hanya ia
seorang yang mengetahui ini dengan para bawahannya, akan semakin rumit jika
semakin banyak yang mengetahuinya. Apalagi Reynal mencurigakan dalam beberapa
pasukan Akademi Beladiri terdapat mata- mata musuh.
“Ketua Remi, tetua Fengtian, ada baiknya kalian tidak mengetahui
rencana yang saya susun. Jika kalian berdua tidak percaya dengan rencana yang
saya ajukan semalam maka kalian bisa memikirkan rencana yang lainnya”
Reynal memasang wajah kesal, jelaslah saat ini ia sangat
kesal pada mereka berdua. Jika saja memungkinkan Reynal pasti telah mengatakan
pada tetua Fengtian dan ketua Remi. Ia hanyalah unsur tambahan pada pasukan.
Jika saja Reynal tidak memandang pendekar dewa lapisan 4 yang
kini terdapat pada pangkalan Mata Angin maka mungkin ia hanya membutuhkan
dirinya sendiri untuk mengatasi masalah ini. Namun ia tidak ingin bertindak
ceroboh dan implusif, ia tidak ingin meremehkan musuhnya terlebih pada seorang
pendekar dewa lapisan 4.
Perlu diketahui bahwa selama perjalanannya di dunia Soun,
khusunya kekaisaran Humanie. Ia telah berhasil bertemu dengan berbagai pendekar
yang memiliki kekuatan yang hebat. Pendekar tersebut tidak lain adalah para
__ADS_1
pemimpin dan wakil pemimpin dari para guild besar yang ada, terkhusus pada
guild Secret God dan Raja Nirwana.
Menurutnya hanya kedua guild tersebut yang dapat dikatakan
sebagai pembangkit tenaga raksasa yang ada di Humanie Empire jika tidak melihat
beberapa kelompok khusus seperti Hell Memoth, Light Hall, beberapa klan besar dan
keluarga kekaisaran.
Pada kedua kekaisaran tersebut hanya segelintir pendekar
dewa yang mampu menimbulkan rasa senioritas dan dominasi pada diri Reynal. Ini
dikarenakan Reynal telah sering bertemu dengan para pendekar dewa lapisan awal
yang lemah sehingga taraf pandangannya lebih jauh.
Bahkan menurutnya pendekar seperti beberapa wakil guild
Mutiara putih dan White Lotus belum bisa menimbulkan rasa dominasi lebih kuat
jika dibandingkan dengan beberapa tetua tinggi dari Secret God yang pernah ia
temui.
“Pendekar Dewa lapisan 4 adalah pembangkit tenaga raksasa
yang sangat mendominasi. Itu bahkan lebih mendominasi dari Nymph yang merupakan
salah satu pendekar dewa kelas atas dan juga merupakan salah satu dari 12
pemimpin agung. Bahkan hanya beberapa pendekar setara dengannya jika datang
pada dua guild besar dan kelompok khusus.”
Reynal menggelengkan kepalanya pelan, ia cukup mengagumi
kekuatan dari guild Mata Angin. Mampu menumbuhkan pendekar seperti itu
membutuhkan sumber daya yang cukup besar.
__ADS_1
“Tidak heran anggota kekaisaran mampu tidur dengan nyaman
walau telah dua kerajaan bawahannya mengundurkan diri dari kekuasaan.”