Dark Game

Dark Game
237. Penatua 2


__ADS_3

Tabib Mo beserta anggota keluarga Farma lainnya telah berkumpul menghadapi pasukan dari Horsox Multie. Tabib Mo di dampingi oleh dua pendekar tingkat Semesta lapisan satu dan lima pendekar Galaksi. Selain itu keluarga Farma juga memiliki pasukan sebanyak dua ribu pendekar tingkat Bulan dan Matahari.


Sedangkan kekuatan pasukan Horsox Multie hanya memiliki ratusan pendekar tingkat Bulan dan Matahari, tiga pendekar Galaksi dan tiga pendekar Semesta. Melihat kekuatan musuhnya yang terpaut sangat jauh membuat Tabib Mo berada diatas angin.


“Raja Vamp lebih baik kau menyerah secara baik- baik, aku tidak akan membunuhmu setelah itu” ucap tabib Mo


“Sampai titik darah penghabisan pun, aku tidak akan menyerah padamu” raja Vamp mengeluarkan auranya yang berada pada tingkat Semesta lapisan satu.


“Kau yang memilih untuk mati pak tua, jangan menyesal nantinya.”


“Paus Air” teriak Tabib Mo mengeluarkan serangannya.


Kemudian sebuah paus berukuran sangat besar terbentuk dari pusaran air yang keluar dari telapak tangan tabib Mo. Paus itu mulai menerjang pasukan Horsox Multie dengan cepat membuat raja Vamp mundur dua langkah.

__ADS_1


“Aku tidak akan membiarkanmu, Penjaga Langit aktif” Manajer Bella yang dari awal berada disisi belakang pasukna tiba-tiba berada di garis depan. ia membawa sebuah kertas jimat Penjaga Langit dan mulai mengaktifkannya untuk menghadang serangan dari tabib Mo.


Serangan paus akhirnya meledak ketika menyentuh dinding pelindung dari kertas Jimat Penjaga Langit. Manajer Bella tersenyum puas melihat serangan tabib Mo dapat dihentikan dengan mudah.


“Apa hanya segini kemampuanmu? Jangan harap kau dapat menaklukkan Horsox Multie untuk kepentingan pribadimu.”


“KAU?! BAGAIMANA BISA? HARI INI KALIAN TIDAK AKAN AKU AMPUNI”


Tabib Mo mengerahkan seluruh pasukannya untuk menyerang, Manajer Bella tidak tinggal diam, ia bersama dengan para pendekar Akademi Beladiri ikut menyerang pasukan keluarga Farma yang berada dibawah kendali Tabib Mo.


“Panah dewi Artemis” saat anak panah dari Manajer Bella lepas dari busurnya, panah itu segera berubah menjadi ratusan anak panah yang dilapisi oleh api berwarna biru.


Pasukan keluarga Farma yang mencoba untuk menahan serangan Manajer Bella tidak dapat bertahan selama lima detik setelah merasakan panas dari api biru tersebut. Akibatnya puluhan pasukan keluarga Farma tewas dalam satu kali serang.

__ADS_1


Melihat serangannya efektif untuk membunuh musuhnya, Manajer Bella kembali melepaskan serangan tersebut bertubi-tubi. Walau serangan tersebut membuat sebagian energi miliknya terkuras namun itu cukup sebanding dengan terbunuhnya lebih dari dua ratus musuh.


Disaat Manajer Bella melakukan serangan mautnya, tabib Mo beserta dua pendekar Semesta lainnya segera mengepung Raja Vamp yang sendirian tanpa penjagaan disekitarnya. Raja Vamp mendapatkan serangan dari ketiganya membuat ia kewalahan dan sempat dua kali menerima serangan dari mereka.


Tetua tinggi Akademi Beladiri yang berada disana segera melesat kearah raja Vamp setelah selesai membunuh kedua pendekar Galaksi yang berada dihadapannya. Kekuatan tetua tinggi dari Akademi berada pada tingkat Semesta lapisan tiga membuatnya dapat menghadapi tabib Mo yang juga memiliki kekuatan yang tidak terlampau jauh.


“Terimakasih tetua Xian Tian”


Raja Vamp dapat bernafas lega setelah tetua tinggi Akademi dapat menghadapi tabib Mo, ia yakin dapat menghadapi kedua pendekar Semesta lapisan satu lainnya.


“Paus Berdarah”


“Tombak Pembunuh”

__ADS_1


Kedua serangan hebat dari tabib Mo dan tetua tinggi Xian Tian bertemu membuat gelombang kejut pada sekitarnya. Serangan mereka berdua berada pada tahap kekuatan maksimal membuat beberapa pendekar tingkat Bulan yang berada disekitarnya ikut terhempas oleh efek ledakan.


__ADS_2