Dark Game

Dark Game
400.1 (Bonus)


__ADS_3

Apa yang tidak terpikirkan oleh Reynal dan lainnya adalah


kedua jendral hantu yang dipanggil oleh Ghost King nyatanya memiliki kekuatan


menyamai Lucifer dan Raja Racun.


Lucifer menghadapi Jade Fox sedangkan Raja Racun menghadapi


Big Stode. Pertarungan keduanya berimbang, terutama Jade Fox dan Lucifer yang


keduanya telah berbagi ratusan jurus.


Lucifer mengambil jarak setelah tapaknya di tangkap oleh


Jade Fox. Nafasnya sedikit tidak beraturan menandakan ia melakukan pertempuran


yang cukup melelahkan. Lucifer sedikit memandang kesal Ghost King, ia tidak


dapat percaya jika jendral hantu Jade Fox menyamai kekuatan dirinya.


Ia sedikit terluka, harga dirinya sebagai penjaga gerbang


Darah akan ternoda karena tidak mampu mengalahkan satu jendral hantu dari


gerbang neraka hantu. Selain itu ia menyadari jika kekuatan dari gerbang Darah


jauh lebih lemah dibandingkan kekuatan gerbang lainnya.


“Reynal, orang ini... maksud saya Hantu ini sangat sulit


dikalahkan. Sekarang saya mengerti mengapa selama ini tidak ada satupun gerbang


neraka yang ingin mengalahkan gerbang Hantu” Lucifer mengeluh pada Reynal.


Reynal yang mendengarnya sedikit kesal, ia kembali melepas


niatnya untuk menaklukkan gerbang neraka ke enam. “Mari kita lihat Raja Racun,


jika ia juga dikalahkan oleh Bog Stode maka ia tidak lagi pantas disebut


sebagai raja”


“Hihihi, Kalian manusia selalu cepat putus asa. Tapi saya


suka itu, kau tahukan putus asa adalah salah satu ornamen dari rasa takut dan


itu sebenarnya sangat menyenangkan untuk dilihat”


Reynal mendengus kesal pada Ghost King, jika dihadapnnya


terdapat kamera maka mungkin ia telah lama melambaikan tangannya, menyerah.

__ADS_1


Tidak lama setelah pertarungan Lucifer dan Jade Fox


berhenti, Raja Racun dan Big Stode juga telah mengalami kebuntutan. Keduanya


tidak ada yang lebih kuat dan bahkan sama- sama terkena pukulan terkuat lawan.


“Hihihihi.... kalian kalah! kalian harus memberiku 100


tumbal nyawa, jika tidak maka kalian bertiga akan mati hari ini. Hihihihi...”


Reynal merinding mendengar ucapan Raja Hantu, “Apakah tidak


ada cara lain? apa kau tidak ingin benar bekerja sama dengan kami?”


Raja hantu yang mendengar sedikit terdiam, walau kekuatan


gerbang neraka hantu kuat namun itu cukup menghadapi satu atau dua gerbang


neraka dibawah 5 besar.


Reynal melihat adanya kesempatan “Beri saya kesempatan, jika


salah satu jendralmu dapat menangkap serangan yang saya berikan maka tolong


menjadi prajuritku”


Lucifer, raja Racun bahkan Ghost King sedikit terkejut


berada pada puncak dewa lapisan awal dan itu tidak cukup untuk menaklukkan


salah satu jendral besar hantu.


Lucifer bertanya dengan tergesah- gesah “Apakah kau yakin?”


“Um!” Reynal mengangguk, ia memiliki 10 sihir gelap di


tangannya. 10 sihir gelap itu salah satunya adalah portunia. Reynal belum


pernah mencoba sihir lainnya, namun melihat portunia sangat kuat maka ia


beranggapan jika yang lainnya juga tidak kalah hebatnya.


Ghost King mengangguk, ia kemudian memberikan Bog Stode pada


Reynal. Dari segi pertahanan, Big Stode adalah yang terkuat di antara 5 jendral


hantu yang ia miliki.


“Kapan kau ingin menyerang?”


“Sekarang!” Ucap Reynal mantap, ia juga mulai membuka sebuah

__ADS_1


buku yang telah menguning dalam kotak dimensi yang ia miliki.


Reynal melihat dibawah sihir Portunia, terdapat sihir kedua.


Disana telah tercantum mantra utama serta detail sihir.


“Five Magical Poison” Sihir yang terdiri dari 5 macam racun


mematikan di dunia, berasal dari 5 hewan beracun. Membutuhkan kondisi Dewa


lapisan awal untuk mengoprasikan racun.


Five Magical Poison, memiliki tiga macam bentuk yang dapat


diolah yaitu Bubuk, Cair dan Gas. Setiap pemakaian sihir Five Magical Beast


membutuhkan pengorbanan darah dari seorang pendekar racun. Efek racun dapat


dikendalikan oleh pengguna dan dapat digunakan untuk pendekar dibawah dewa


bumi.”


Setelah puas membaca, Reynal mengulum senyumnya yang paling


lebar. Ia tidak masalah dengan pengorbanan darah, selama itu hanya beberapa


tetes darah tidak akan masalah.


Reynal mendekati Raja Racun, ia mengambil pisau dari kotak


dimensi dan segera memotong telapak tangan raja Racun. Yang terakhir terkejut


dan tidak dapat mengambil tangannya tepat waktu membuat Reynal berhasil


mengambil beberapa tetes darahnya.


“Ini sakit! Kau kenapa mengambil darahku yang berharga?” tanya


Raja Racun kesal, ia meringis kesakitan melihat telapak tangannya terbelah oleh


Reynal.


“Kau adalah dewa puncak, bahkan hanya butuh beberapa detik


untuk menyembuhkan luka sekecil itu!” Reynal tidak sedikitpun menghiraukan raja


Racun.


Ia kini memfokuskan dirinya membaca mantra Five Magical


Poison dengan benar, setelah itu ia akan dapat mengalahkan Big Stode.

__ADS_1


__ADS_2