
Tetua Siu meledak
dengan amarahnya setelah mengetahui sesuatu telah terjadi dan membuat pangkalan
yang dipimpin olehnya kacau. Terlebih lebih dari setengah dari para petinggi
disana dikabarkan menghilang tanpa jejak bersama dengan adiknya, He He.
Sejujurnya jika hanya para petinggi yang menghilang tidak
akan membuatnya begitu kesal namun karena dua diantara para petinggi yang
menghilang merupakan salah satu pendekar dewa yang berharga bagi guild Mata
Angin.
Menghilangnya tetua Jai dan Bajra diikuti dengan adik
kandungnya sendiri adalah hal yang membuatnya sangat marah kali ini. Butuh
waktu yang cukup lama membuat dirinya dapat kembali tenang walau masih sedikit
gelisah.
“Apa kalian mengetahui kapan menghilangnya mereka semua?”
tetua Siu kini memakai suara yang dalam dan dingin membuat seluruh petinggi
yang tersisa menggigil takut.
“Perkiraan kami kemarin malam, juga saat itu saya sempat
mendengar bahwa tetua He mencoba untuk mengumpulkan para komandan kelas 1 dan
2. Saya mengira tetua He melakukan itu atas perintahmu jadi saya tidak
melakukan intervensi lebih lanjut saat itu.” salah satu dari pendekar dewa di
sana menjawab.
“Mengumpulkan komandan? Apakah para komandan kelas 1 dan 2
telah sepenuhnya menghilang?” tetua Siu dapat dikatakan cukup cerdik dalam
melihat sebuah masalah, dengan benar ia mulai mencoba untuk menarik benang
merah dari beberapa informasi sederhana.
__ADS_1
Para petingggi serempak mengangguk sebagai jawaban, “Lebih
tepatnya hanya tersisa 9 komandan kelas 2”. Ini membuat penutup mulut tetua Siu terbuka
menampilkan ekspresi tidak percaya. Jika memang terjadi seperti itu maka
spekulasinya hampir benar.
Menurut pendaptnya menghilangnya para petinggi serta lainnya
berhubungan dengan melumpuhkan kekuatan mereka saat ini. ia dapat menduga bahwa
seseorang telah berhasil menarik tali dalam gelap untuk membuat semua ini
berhasil.
Dan orang itu juga terkait dalam misinya kali ini yaitu
untuk merebut wilayah kota Air Biru dari tangan Akademi Beladiri. Kemungkinan
besarnya adalah Akademi Beladiri dibalik semua ini. itulah yang dapat ia
simpulkan.
Adapun kehilangan dari petinggi mereka saat ini dapat
seluruh tawanan mereka tidak akan dibiarkan hidup terlalu lama. Guild Mata Angin
yang merupakan salah satu guild besar yang turut ikut serta dalam merebut
wilayah Akademi Beladiri atas perintah kekaisaran.
Dengan begitu Akademi Beladiri pastilah menyimpan dendam dan
menginginkan pembalasan untuk mereka semua. mengingat hal ini membuat tetua Siu
kembali tersadar bahwa adiknya tetua He juga ikut menjadi korban.
“Akademi Beladiri, kalian sungguh pintar untuk merencanakan
ini semua dibelakangku. Tunggu saja setelah kekacauan ini telah berhasil saya
selesaikan maka akan menjadi giliran kalian untuk menuju ke neraka.” Gumam
tetua Siu memancarkan niat membunuh yang tebal.
Menurutnya Akademi Beladiri tidak akan dapat bertahan hari
__ADS_1
ini, dengan kekuatannya sebagai pendekar dewa lapisan 4 membuat hanya
segelintir pendekar kuat yang mampu menyamainya. Disisi lain Akademi Beladiri
hanyalah kelompok yang baru saja mencapai tingkat teratas membuat kekuatannya
masih sangat lemah jika dibandingkan dengannya.
Terlebih dari yang dikabarkan Akademi Beladiri hanya
memiliki tiga pendekar dewa, yaitu ketua dan dua tetua utamanya. Ketuanya, yang
dikenal sebagai ketua Remi hanyalah seorang pendekar dewa yang baru saja
menerobos batas kekuatan awal sehingga tidak layak baginya. Ditambah ia juga
lebih dikenal karena lebih menguasai ilmu pengobatan.
Selain itu kedua tetua utama yaitu Parsi dan Fengtian, hanya
Parsi yang baru saja menerobos kekuatan lapisan 2. Sedangkan Fengtian tidak
jauh dari itu. Walau mereka kuat namun cukup mudah bagi Siu untuk mengalahkan
mereka berdua dalam sekali gerak. Sebab itu ia bahkan tidak pernah membayangkan
bahwa pemimpin suci Akademi Beladiri yang telah terkenal di seluruh Humanie
Empire kebetulan hadir disana.
Kekuatannya diketahui hanya mencapai tingkat Galaksi Super
yang merupakan kekuatan lemah untuk kelompok besar teratas. Namun ia bukan
terkenal karena hal itu melainkan karena ia diketahui memiliki penguasaan yang
hebat dalam ilmu Necromancer dan Sihir, selain itu ia juga memiliki beberapa
jurus hebat ditangannya membuat dirinya sebanding untuk para pendekar Semesta
papan atas pada saat kekuatannya hanya pada tingkat Galaksi.
Kekuatan pembangkit undied yang ia kuasai bahkan
sampai membuat guild Black Undied gigit jari. Mereka diyakini tidak mampu
bersaing dengan pemimpin suci dari Akademi Beladiri jika datang pada pada kekuatan
__ADS_1
Necromancer.