Dark Game

Dark Game
49. Bendera Pasukan Gara


__ADS_3

Gara resmi melepaskan namanya dan berubah menjadi Reynal, hanya jajaran akademi beladiri dan kota Air Biru serta beberapa aliansi kerja sama akademi yang mengetahui nama asli Gara. Untuk menjaga kerahasiaan diri dan keselamatan orang terdekatnya.


Vamp terkejut mengetahui bahwa Reynal alias Gara merencanakan penyerangan kepada Krunch Kingdom. Ia berpikir untuk menolaknya dengan alasan bahwa pasukan Horsox Multie belum siap untuk melakukan peperangan kembali.


Terlebih penjagaan kerajaan akan semakin menurun dan mudah untuk diserang oleh kerajaan lain. Reynal menjelaskan bahwa ia hanya akan meminta beberapa prajurit terlatih serta lima komandan dan Jendral yang terpercaya.


“Saya akan ikut dengamu, Jendral kerajaan saat ini hanya tersisa tiga orang termasuk saya.” Ucap Vamp


“Baiklah, untuk keamanan kerajaan serahkan saja pada para guru akademi beladiri” Reynal kemudian memilih dua puluh prajurit tingkat Bulan serta 2 jendral lainnya.


“Apa kau yakin ingin menyerang mereka dengan jumlah pasukan seperti ini?” Vamp melihat sekumpulan pasukan berjumlah tidak lebih dari 50 orang. Walau kekuatan mereka telah mencapai tingkat Bulan namun untuk menghancurkan kerajaan besar seperti Krunch Kingdom itu tidaklah cukup.


“Hilangkan rasa keraguan dihatimu, tetap berpikir positif dan optimis”


“Baiklah”


“Sekarang saya akan memberikan tambahan kekuatan kepada seluruh prajurit dan jendral kerajaan yang ikut penyerangan besok pagi. Kalian akan mendapatkan seperti yang mereka miliki” Reynal menunjuk seluruh murid akademi yang telah mengaktifkan seluruh bagian tubuh baru mereka

__ADS_1


Sorak sorai terdengar meriah, mereka tidak sabar ingin merasakan terbang bebas di angkasa dengan sepasang sayap atau tanduk besar dengan kekuatan yang hebat didalamnya.


“Tapi kekuatan ini akan saya ambil kembali jika kalian tidak dapat membunuh dua puluh orang prajurit musuh” pernyataan Rey bagaikan sambaran petir di siang hari, membunuh satu atau dua orang terlihat mungkin dilakukan tapi jika membunuh dua puluh orang itu adalah hal yang sangat mustahil.


“Apa kalian tidak sanggup?” tak ada jawaban mereka masih memikirkan persyaratan Reynal.


“Inilah sebabnya kalian sangat lemah, belum melakukan apapun tapi telah menentukan hasil kedepannya..... Pakai kekuatan baru kalian, maka tidak ada kekuatan bulan yang mampu menandingi kalian kecuali jika ia memakai senjata tingkat artefak”


Semangat prajurit kembali bangkit, Reynal segera memerintahkan seluruh prajurit untuk berbaris, ia akan mengaktifkan kekuatan pada setiap prajurit secara langsung. Setelah beberapa saat Reynal telah berhasil mengaktifkan sayap dan tanduk serta memberikan pemahaman dasar penggunaan.


“Kita akan berkumpul di depan pintu masuk kota Wira besok pagi, jangan sampai terlambat atau kalian akan mendapat akibatnya” Reynal mengaktifkan sayapnya kemudian terbang dengan kecepatan yang tinggi.


Sang lampu alam belum sepenuhnya menampakkan sinarnya namun prajurit Horsox Multie, serta murid Akademi Beladiri telah berkumpul didepan pintu gerbang kota Wira. Mereka terlihat sangat siap, pancaran kekuatan besar membuat seluruh warga kota berkumpul untuk melihat.


Reynal telah siap dengan tongkat sihir saint ditangannya, serta sayap dan tanduk yang telah ia aktifkan sebelumnya.


“Hari ini kita akan membalaskan dendam kepada seluruh prajurit dan saudara kita yang telah tiada” ucap Reynal sambil memimpin jalannya pasukan.

__ADS_1


“Tunggu” suara lembut menahan Reynal melanjutkan langkahnya. Ia berbalik dan mendapati puluhan penyihir yang seluruhnya adalah wanita dan anak anak.


“Ada Apa? Jangan menghalangi jalanku”


“Kami ingin ikut berperang, Organisasi Penyihir Merah tidak akan berpangku tangan melihat kalian berjuang” seorang wanita maju, ia memakai pakaian penyihir berwarna merah dari atas sampai bawah.


“Lebih baik kalian menjaga keamanan kota Wira dan membantu Akademi Beladiri” Reynal menatap manik merah milik wanita itu, ada sedikit ketakutan dalam tatapannya kepada Reynal.


Reynal mengaktifkan Magic Aura tingkat Compuser dan menyebabkan seluruh anggota Organisasi Penyihir merah terkena stop Attack. Reynal menyuruh seluruh pasukannya untuk kembali berangkat. Pasukan Reynal bagaikan kelompok monster elang yang melesat dengan sangat cepat di angkasa. Dengan kecepatan mereka saat ini, tidak perlu waktu lama untuk sampai pada perbatasan bagian barat.


Reynal kembali memanggil pasukan undied miliknya bersama dengan summoner. Tambahan dari dua ribu pasukan undied serta dua ratus hewan summoner membuat kekuatan pasukan meningkat pesat. Tidak lupa Reynal memanggil Lucifer bersama dengan pasukannya, ia berencana akan memanggil para dewa dengan kekuatan Faith Mage namun sepertinya akan terlalu mencolok.


Mereka segera melakukan penyerangan pada perbatasan kerajaan, puluhan desa dan kota kecil segera tunduk pada pasukan Reynal. Bendera Akademi Beladiri, kota Air Biru, Horsox multie, dan bendera Bintang emas bertanduk dengan tiga pasang sayap berkibar disetiap kelompok pasukan.


Bendera Bintang Emas Bertanduk dengan Tiga Pasang Sayap adalah lambang dari pasukan milik Reynal. Ribuan pasukan Undied, ratusan Summoner tingkat tinggi, pasukan Monster Neraka Lucifer, serta para berkat dewa adalah bagian dari pasukannya.


Dilengkapi dengan ratusan kertas jimat tingkat tinggi dan penguasaan obat dan racun membuat pasukan Reynal dapat mengalahkan pasukan utama kekaisaran dengan mudah.

__ADS_1


“Tujuan kita telah dekat, lihatlah” Reynal menunjuk pada sebuah istanah yang nampak sebagian hancur. Terdapat lima puluh menara tinggi yang mengeluarkan cahaya besar yang mampu menyinari seluruh kerajaan namun kini tersisa sepuluh buah saja dan hanya mengeluarkan cahaya yang nampak redup.



__ADS_2