Dark Game

Dark Game
166. Permintaan Secret Ryu


__ADS_3

Pasukan Aliansi tertegun melihat Reynal dapat menahan serangan terakhir dari seorang pendekar dewa lapisan tiga. Namun yang tidak diketahui oleh pasukan aliansi adalah Reynal telah kehabisan energi dan tenaganya untuk menahan serangan hebat dari Fairy Hell. Reynal juga merasa tubuhnya sangat lemas sehingga ia memilih untuk beristirahat. Pangeran Lucas memerintahkan seluruh pasukan aliansi untuk membunuh pasukan Hell Memoth yang tersisa.


Pasukan Hell Memoth telah kehilangan pemimpin mereka, membuat semangat bertarung mereka berkurang. Beberapa memilih untuk bunuh diri dan lainnya hanya menerima kekalahan dan dengan pasrah ditahan oleh pasukan Aliansi.


Ketiga pendekar Dewa yang sebelumnya memulihkan diri mereka juga telah selesai, energi mereka telah kembali seperti sediakala. Ketua Karin menjadi yang pertama mengucapkan terimakasih pada Reynal, lalu diikuti oleh Zion dan Secret Ryu.


Secret Ryu merasa berutang budi pada Reynal. Ia berpikir bahwa hari ini adalah hari terakhir baginya untuk melihat dunia sebab kekuatan dari Fairy Hell begitu hebat dan tidak mampu baginya untuk mengalahkan atau membunuh Fairy Hell.


Jika saja Reynal tidak membantu maka dapat dipastikan ketiga pendekar tingkat Dewa yang hadir saat ini sudah tidak bernyawa. Namun disisi lain Reynal malah berpikir jika Secret Ryu saat itu tidak membantunya maka sulit bagi Reynal untuk melukai Fairy Hell.


Sebab itu pula, saat ini Reynal mendapatkan pusaka Hell Temple yang sangat berharga. Para pasukan Aliansi tidak ada yang berani menyinggung mengenai pusaka itu, mereka telah melihat kekuatan Reynal yang sesungguhnya. Bahkan bukan tidak mungkin jika ketua guild mereka juga tidak dapat melukai Reynal.


Pasukan Aliansi akhirnya sepakat untuk memberikan pusaka Hell Temple kepada Reynal sebab hampir separuh pertarungan di perankan oleh Reynal dan pasukannya sehingga pihak aliansi hanya sekedar membantu saja. Mereka telah berpuas diri dengan imbalan dari pihak Akademi Beladiri, kertas jimat tingkat tinggi telah menjadi pusaka berharga bagi mereka.

__ADS_1


Ketua Karin juga sangat senang melihat Reynal mampu mengalahkan Fairy Hell, ia hampir melompat kegirangan karena saking senangnya. Ia tidak memikirkan pusaka Hell Temple sedikitpun sebab dengan adanya Reynal di pihak mereka maka guild Mutiara Putih akan menjadi lebih aman.


Zion sendiri juga memikirkan hal yang sama, lagipula guild Asasint Bermuda tidak membutuhkan pusaka seperti itu sehingga Zion lebih memilih untuk beristirahat. Dari ketiga pendekar Dewa, kekuatannya merupakan yang terlemah sehingga penyerapan dari bulu penyembuh Reynal belum selesai ia serap sepenuhnya.


Secret Ryu mendatangi Reynal, ia ingin lebih berkenalan dengan sosok pemuda yang hanya berbeda beberapa tahun lebih muda darinya namun memiliki kekuatan yang sangat besar. Gurunya, Secret Akio mengatakan bahwa bakat dari Secret Ryu adalah bakat yang istimewa.


Bakatnya adalah yang tertinggi dari seluruh bakat sehingga membuat dirinya mendapatkan kekuatan tingkat tinggi yang besar dalam usianya yang cukup muda. Secret Akio bahkan mengatakan bahwa Secret Ryu adalah satu-satunya pendekar muda yang memiliki tingkat Dewa mengalahkan para generasi sebelumnya. Namun setelah menyaksikan sendiri kehebatan dari pemuda Akademi Beladiri itu membuat matanya kembali terbuka dengan luasnya dunia.


Secret Ryu mendekati Reynal, ia melihat Reynal sedang duduk bersantai disebuah batu besar yang cukup datar untuk diduduki oleh beberapa orang. Tiga pohon besar menutupi bagian atas sehingga tempat itu terlihat cukup nyaman untuk tempat bersantai.


“Tidak, aku kesini cuman ingin menanyakan beberapa hal saja padamu. Jika kedatanganku menggangu aku mohon maaf, aku akan kembali kerombongan guild Secret God." ucap Secret Ryu.


“Ah, tidak kok. Mari!” Reynal mempersilahkannya untuk duduk disebelahnya. Barulah setelah duduk beberapa saat, Reynal kembali menanyakan perihal kedatangan Secret Ryu.

__ADS_1


“Kau pasti telah mendengar kekalahan Secret God ketika menyerang Hell Memoth, bukan?” pertanyaan Secret Ryu disambut anggukan oleh Reynal. Secret God melanjutkan.


“Dalam penyerangan itu, wakil ketua guild kami, Darmanand meninggal dan dua wakil kami yang lainnya terkena kutukan. Kekuatan kami melemah hampir 10%. Namun akhir-akhir ini, kami mendengar terdapat perguruan yang mampu meningkatkan kekuatan seorang pendekar dengan mudah. Mata-mata kami mendapatkan bahwa Akademi Beladiri adalah perguruan yang kami maksudkan” Secret Ryu terlihat mengambil nafas sejenak, ia terlihat berpikir keras.


“Jika memang saudara bersedia menolong kami, maka guild Secret God akan berhutang budi pada saudara dan Akademi Beladiri” Secret Ryu menghentikan ucapannya ketika melihat raut wajah Reynal berubah.


Kini giliran Reynal yang menghela nafas pelan, ia menyadari maksud dari Secret Ryu. Reynal akui kekuatan mata-mata dari guild nomor satu di dunia memang tidak lagi diragukan, mereka bisa mendapatkan informasi yang sangat penting itu.


Reynal mau tidak mau akan menyetujuinya, ia tidak ingin Secret God membocorkan informasi itu pada guild besar lainnya. Pada saat itu Reynal tidak yakin Akademi Beladiri tidak dapat menahan dan mengatasinya.


“Baiklah, sebagai terimakasih ku karena saudara telah membantuku menghabisi iblis Fairy Hell, maka masalah ini akan aku sampaikan pada Akademi Beladiri. Aku harap sampai keputusan dari ketua kami keluar, Secret God dapat merahasiakan ini” Reynal tersenyum canggung, saat ini hanya sebuah janji yang dapat ia berikan pada Secret Ryu. Sejujurnya ia merasa khawatir jika Secret God tidak sabar ingin menggunakan kesempatan itu, sebab itu Reynal kembali memikirkan beberapa alasan lain jika itu terjadi.


“Tenang saja saudaraku, aku pastikan informasi ini tidak bocor” Secret Ryu memberikan jempolnya. Reynal bernafas lega, ia tahu masalah ini tidaklah mudah untuk diatasi tapi bagaimanapun juga ia tidak mungkin menolak permintaan seseorang jika itu kebaikan.

__ADS_1


Perbincangan mereka berlanjut dengan membahas masalah pemuda dan lain sebagainya, beberapa kali keduanya tertawa bersama.


__ADS_2