Dark Game

Dark Game
165. Reynal vs Fairy Hell 4


__ADS_3

Ketiganya bergerak dengan kecepatan masing-masing mendekati Fairy Hell. Malaikat Beurik dan kedua petinggi Hell Memoth yang telah Reynal bangkitkan bukan lagi lawan yang seimbang dengan Fairy Hell yang tengah terluka. Fairy Hell mengumpat kesal, ia ingin segera lari dari sana, menyelamatkan dirinya dari serangan Reynal. Namun Reynal seolah tidak ingin melepaskan Fairy Hell kali ini, sebab itu ia kembali melepaskan matra sihir.


“Magic Support : Double Attack”


Serangan, Kecepatan, dan Kekuatan dari ketiga pendekar Undied tingkat Dewa itu bertambah kuat karena magic support membuat Fairy Hell tidak lagi dapat kabur dari pertarungan yang memojokkannya itu. Ia tidak ingin mati hari ini, apalagi ditangan seorang pemuda yang masih berada pada tingkatan kekuatan Matahari Warna. Suatu penghinaan baginya jika ia meninggal ditangan seorang pemuda lemah.


Pikiran Fairy Hell sangat kacau kali itu membuat ia tidak fokus menghindari serangan ketiga Undied Dewa. Reynal kembali menemukan celah pada diri wanita tua itu, ia segera mengendalikan Malaikat Beurik untuk memberikan serangan terkuatnya pada Fairy Hell. Wanita itu tidak dapat menghindari serangan tersebut membuat dirinya kembali terpental jauh sambil memegang dadanya yang terlihat membiru akibat serangan tapak Malaikat Beurik.


Reynal melihat peluang besar untuk membunuh pemimpin 12 kuasa agung Hell Memoth itu datang kepadanya, ia segera melesat dengan cepat kearah Fairy Hell yang terlihat menahan sakit akibat serangan Malaikat Beurik. Berbeda dengan para Undied yang membutuhkan waktu hidup sesuai dengan jumlah energi dan tenaga penggunanya membuat mereka tidak merasa kelelahan. Fairy Hell merasa tubuhnya hampir tumbang karena kehabisan energi setelah bertarung selama lima hari berturut-turut.


Awalnya ia mengira Reynal memiliki kekuatan dan energi yang terbatas untuk menyalurkannya kepada tiga pendekar Undied tingkat Dewa sehingga ia memutuskan untuk mengetes dan membuat tenaga dan energi miliknya terkuras habis.

__ADS_1


Setelah energi Reynal terkuras, barulah nantinya Fairy Hell akan menyerang. Namun telah lebih dari dua hari Reynal belum juga memperlihatkan tanda bahwa ia akan selesai. Seolah Reynal memiliki energi dan tenaga alami yang tidak terbatas membuatnya selalu siap menyerang dengan kekuatan penuh.


“Akademi Beladiri yah? Baiklah aku akan mengirimkan informasi ini pada petinggi Hell Memoth lainnya...Hell Memoth pasti akan membalaskan dendamku kepada kalian” Fairy Hell merasa tidak lagi memiliki celah untuk melarikan diri, sebab itu ia berniat untuk membuat serangan besar dengan menggunakan salah satu jurus rahasia Hell Memoth.


Fairy Hell membuat sebuah mantra tangan yang cukup panjang, energi sekitar seolah membentuk sebuah prisai cukup tebal disekitarnya. Reynal mundur menjauh, ia merasakan energi dalam tubuh Fairy Hell semakin lama semakin besar akibat menghisap seluruh lapisan energi yang terbentuk disekitarnya.


“Mundur... Wanita tua itu akan meledakkan dirinya” Reynal berteriak keras, suaranya cukup terdengar sampai pada jarak seratus meter dari tempatnya setelah ia mengaliri sedikit tenaga dan energi miliknya. Reynal dengan tanggap mengeluarkan kertas jimat ‘Penjaga langit’ lalu mengaktifkannya untuk melindungi pasukan aliansi dan pasukannya sendiri.


Ketiga pendekar Undied juga telah Reynal tarik mundur untuk melindungi ketiga pendekar dewa yang masih belum selesai menyembuhkan dirinya. Setelah merasa semuanya cukup berada pada posisi yang aman barulah Reynal mengeluarkan jurusnya.


“Boomm!!” ledakan energi yang sangat besar besar menerjang seluruh benda yang ia lewati dengan jarak tertinggi mencapai puluhan kilometer. Beberapa daerah bahkan mengalami gempa bumi lokal selama beberapa jam. Kekuatan dari Pendekar tingkat Dewa memang tidak dapat dianggap remeh.

__ADS_1


Untung saja, Reynal mampu mengaktifkan kertas jimat ‘Penjaga Langit’ dan mengeluarkan jurus kedua dari ledakan bintang dengan tepat. Reynal kehabisan energi dan terlihat cukup kelelahan, wajahnya pucat karena terus memaksakan diri untuk bertarung.


Reynal tersenyum kecil, ia kemudian membereskan seluruh pasukan yang telah dipanggilnya. Poison King dan Lucifer juga kembali pada wilayah neraka mereka serta membawa masing-masing pasukan yang mereka miliki.


Para Undied mulai mengumpulkan mayat para pasukan Hell Memoth, sedangkan Fairy Hell, mayatnya telah hancur tak bersisa. Untunglah sebelum meledakkan dirinya, Reynal mengambil beberapa helai rambutnya dan juga beberapa tetes darah yang Fairy Hell miliki selama pertarungannya. Dengan kekuatan Necromancer nya saat ini bukan hal yang sulit untuk membangkitkan Fairy Hell menjadi Undied.


Reynal dapat membangkitkan seorang pendekar siapa saja walau itu hanya terdapat sehelai rambut dan setetes darah yang ia miliki. Reynal yakin Fairy Hell akan menambah kekuatan pasukan Undied miliknya dan dapat berguna dalam membantunya ketika terjadi sesuatu diluar dugaannya.


Faktor lain yang membuat Reynal sangat menginginkan untuk melakukan hal itu karena ia berusaha agar kekuatan Necromancer Reynal dapat menembus pada tingkat selanjutnya.


Setelah melewati tingkat Selanjutnya Reynal dapat dengan mudah membangkitkan seluruh mayat hidup, yang telah terkubur jauh di dalam tanah walau tidak memiliki satupun bagian tubuh dari para pendekar dan ksatria tersebut. Selain itu, Reynal juga mampu membuat sebuah pasukan Undied tak bernama yang terdiri dari Undied Biasa, Prajurit, Jendral, King dan Empreror.

__ADS_1


~~


Ayo beri vote dan like pada novel Dark Game. Vote sebanyak- banyaknya yah... Oh iya jangan lupa buat bergabung dalam grub Chat Dark Game ( dapat dilihat dibawah kolom vote pada profil utama cerita atau kunjungi profil penulis) disana akan ada informasi seputar Dark Game(bocoran eps selanjutnya) serta jadwal update Dark Game setiap harinya. Dan yang paling penting, disana Author akan membagikan puluhan poin gratis setiap harinya pada beberapa anggota, jadi tunggu apa lagi? buruan gabung!!


__ADS_2