Dark Game

Dark Game
208. Tekad Gressham


__ADS_3

Halu King dan Chayton telah bersiap untuk menyerang Gressham, mereka berdua berniat mengeluarkan jurus terkuat mereka yang tidak akan mampu ditahan dengan mudah oleh Gressham. “Apa kau yakin? Seranganku ini akan membunuhmu!” Halu King sekali lagi bertanya pada Gressham.


Sejujurnya Gressham merasa gugup, ia tidak yakin dengan rencananya ini namun menurutnya hanya dengan beginilah mereka dapat memastikan seberapa kuatnya kertas jimat penjaga langit yang diproduksi oleh Akademi Beladiri itu.


Gressham menelan ludahnya, “Aku siap, lagipula wakil ketua Embert dan tetua Joe Lie dapat menggunakan pengobatannya jika sesuatu terjadi padaku.” Ucap Gressham.


“Baiklah, tapi jangan salahkan aku nantinya”


Halu King dan Chayton mulai menyerang Gressham yang telah bersiap mengaktifkan kertas jimat Penjaga langit ditangannya. Ia juga telah melindungi bagian vitalnya dengan batu Neraka miliknya sebagai cadangan ketika serangan keduanya tidak mampu untuk ditahan oleh kertas jimat tersebut.

__ADS_1


“Raungan Singa Sabana” sebuah gelombang suara yang sangat besar berasal dari Chayton. Gelombang suara tersebut mengandung energi angin membuat puluhan benda disekitarnya berterbangan dan terlempar sangat jauh.


“Api Neraka : Api Hukuman” bola api mulai berputar dihadapan Halu King semacam angin topan besar.


Gressham mengaktifkan kertas jimat ditangannya ketika kedua serangan dari wakil ketua Guild Raja Nirwana tersebut hampir menyentuhnya.


“Duuuaar” ledakan besar terjadi , sekitar sepuluh meter dari tempat Gressham berdiri kini terbakar dengan api yang sangat besar, sementara lebih dari tiga gelombang angin menyapu sekitarnya dengan jarak dua kali lipat.


Namun yang mengejutkan terlihat Gressham tetap berdiri tegap ditempatnya, ia tidak terluka sama sekali. Bahkan serangan api terkuat milik Halu King tidak dapat menyentuhnya.

__ADS_1


“Luar Biasa...” Chayton tidak dapat berkata lagi, ia tidak menyangka sebuah kertas jimat dapat menahan serangan terkuat dari kedua wakil ketua guild terkuat Raja Nirwana.


Sementara itu Halu King tertawa puas, sebelumnya tidak ada yang mampu menahan serangan terkuat darinya. Walau kekuatannya tidak sebanding dengan para pendekar terkuat dunia Soun namun ia saat ini telah menduduki posisi ke dua belas pendekar terkuat Dunia Soun, membuat serangannya cukup membuat para pendekar tingkat Dewa lapisan awal dalam kondisi kritis.


Sedangkan Chayton yang merupakan pendekar terkuat ke tiga belas dunia Soun juga memiliki serangan hebat. Ia pernah berhadapan dengan pendekar sepuluh besar dunia Soun yaitu Secret Rafaela dari guild Secret God. Dengan serangan Raungan Singa Sabana miliknya itu mampu membuat Secret Rafaela terluka parah.


“Aku tidak menyangka kekuatan dari kertas jimat Penjaga langit akan sebesar ini. Menurut perkiraanku, kertas jimat ini menyimpan kekuatan tingkat Dewa, benar begitu Embert?” tatapan Halu berpindah pada Embert, satu- satunya wakil ketua yang memiliki kekuatan Mage dan paham akan ilmu tulis seperti itu. Embert juga telah memeriksa kertas jimat penjaga langit sebelumnya, ia mengangguk pelan menjawab pertanyaan Halu King.


“Hahahah, ini menarik. Aku tidak menyangka Akademi kecil itu memiliki sesuatu yang luar biasa. Sekarang aku mengerti mengapa kau bisa dikalahkan oleh mereka.”

__ADS_1


Gressham hanya dapat tersenyum paksa, walau ia berhasil menjelaskan semuanya pada Halu King namun disatu sisi ia harus ihklas kehilangan kertas jimat penjaga langit yang menjadi pengganti pusaka tanda kekuatan miliknya.


"Aku harus mendapatkan kertas jimat itu bagaimanapun caranya.." tekad Gressham.


__ADS_2