
Akademi Beladiri yang sempat terancam itu kembali tenang
setelah legenda Draco dan yang lainnya mengatasi masalah tersebut. Keadaan
kembali tenang, sedangkan seluruh pasukan yang dibawah oleh Hell Memoth
terpaksa dijadikan tawanan oleh Akademi Beladiri. Tidak ada dari mereka yang
bisa lepas dari sana termasuk Black Dangger.
Awalnya ketua Remi ingin membunuh mereka semua, namun Draco
menasehatinya agar tidak bertindak kejam dan mengatakan bahwa ketua Remi dapat
menggunakan situasi ini untuk menguras kekayaan dari Hell Memoth.
“Kita buat mereka menebus para pendekar itu dengan harga yang
sangat tinggi! Dengan begitu bukan hanya nama kita yang akan semakin ditakuti
tapi juga kita akan mendapat banyak uang dari sana.” ucap Draco.
“Tapi apakah mereka yakin akan membayar dengan mahal setiap
anggota mereka yang kita penjarakan?”
“Itu pasti! Mereka bukanlah pendekar lemah yang dapat
dikembangkan dengan mudah di dalam guild mereka atau Hell Memoth. Mereka pasti
membutuhkan banyak sekali sumber daya berharga untuk menjadikan kekuatan mereka
sebesar ini. Dan juga posisi mereka paling rendah adalah tetua di dalam guild
sehingga bahkan jika kita harus mengeruk kekayaan para guild besar itu maka
mereka masih akan tetap mempertimbangkannya.”
Tetua Parsi ikut
menambahkan “Benar, apalagi banyak diantara mereka adalah wakil serta tetua
besar dari guild. Jika mereka tidak ingin menebusnya maka kita bisa menyebarkan
berita untuk menjatuhkan mereka. Tidak semua guild besar seperti Secret God,
mereka pasti akan memiliki harga diri yang tinggi. Kita pasti akan dibayar
dengan mahal”
“Baiklah kalua begitu, saya serahkan pada tetua Parsi dan
__ADS_1
tetua Bella untuk masalah ini! Saya harap kalian berdua mendapat hasil yang
memuaskan”
“Siap ketua!” ucap Tetua Bella dan Parsi.
Pertemuan itu kemudian ditutup dengan ditunjuknya para utusan
untuk mengantarkan pesan kepada setiap guild besar yang ditahan oleh Akademi
Beladiri. Mereka masing- masing adalah pendekar Galaksi yang kuat sehingga
menurut ketua Remi, itu cukup disegani.
“Kalian tidak perlu takut jika para guild besar yang jahat
itu ingin membunuh kalian! Di dalam surat kami telah menyebutkan jika mereka
membunuh kalian maka mereka tidak akan melihat tetua atau wakil mereka dimasa
depan!”
Ketua Remi mengantar kepergian utusan dengan hati yang
sedikit khawatir, namun kemudian Parsi segera menenangkan perempuan berusia 30
tahunan itu dan meyakinkan jika cara mereka pasti akan berhasil.
Dua hari kemudian, seluruh guild besar dibawah kekuasaan
mendapatkan surat pemberitahuan tahanan dari Akademi Beladiri.
Yang mencengangkan dari surat tersebut, Akademi Beladiri
berhasil memenjarakan seluruh sekutu Hell Memoth tanpa satupun yang lolos.
Mereka juga berjanji akan menjaga keselamatan para tahanan sampai guild yang
merupakan asal mereka datang untuk menebus.
Beberapa guild besar yang memiliki kekuatan besar awalnya
tidak begitu peduli dan bahkan ikut memenjarakan utusan dari Akademi Beladiri.
Mereka tentu tidak terima dengan surat tersebut sebab dikatakan setiap dari
mereka harus membayar dengan jumlah yang tidak sedikit.
Tiga juta batu permata Soun harus dibayarkan untuk setiap
kepala. Membuat para guild besar menjadi marah, mereka memiliki perwakilan
__ADS_1
tidak sedikit. Setidaknya jika dikalkulasikan maka akan dibutuhkan belasan
permata Soun.
Namun untuk guild kecil dan menengah yang bukan hanya tetua
yang ditangkap tapi juga pemimpin mereka terpaksa harus menemui Akademi
Beladiri dengan segera. Mereka jelas akan kehilangan kekuatan dan pondasi utama
mereka. Namun meski begitu, mereka juga tidak memiliki banyak permata Soun
ditangan mereka. Jangankan belasan juta bahkan untuk memiliki 5 juta permata
Soun adalah hal yang begitu besar.
Akhirnya mereka mau tidak mau harus menjadi bagian dari
Akademi Beladiri jika Hell Memoth tidak menjadi penebus dari mereka. Inilah
yang tentu dipikirkan oleh Parsi dan Draco secara tidak langsung menambah
jumlah kekuatan Akademi Beladiri.
Mungkin jika ketua Remi membunuh para tahanan maka
keadaannya mungkin akan berbalik menjadi ketidakuntungan mereka.
Para guild besar kemudian mengajukan tuntutan dan kebenaran
dari Hell Memoth. Namun ekspresi mereka segera berubah ketika mendengar dari
Malaikat Suci Daisy yang juga merupakan satu- satunya Malaikat Suci yang
tersisa bahwa Kuasa Mutlak Black Dangger juga ditahan oleh Akademi Beladiri
beserta dengan belasan Pendekar dewa lapisan 4 yang dimiliki oleh Akademi
Beladiri.
Mereka kemudian meminta Hell Memoth untuk membantu menebus anggota
mereka tapi apa daya Hell Memoth tidak memberikan bantuan dengan alasan mereka
juga harus memikirkan biaya penebusan yang Akademi Beladiri mintai sekitar 3x
lipat dari apa yang diminta kepada para guild besar, itu setara dengan 10 juta
permata soun setiap kepalanya.
Para guild besar hanya bisa tersenyum kecut, mereka tidak
__ADS_1
punya pilihan lain. Mereka harus menahan sakit hati mereka karena harus
berpisah kepada lebih dari ¾ kekayaan yang mereka miliki.