
“Guru, ternyata Akademi Beladiri dapat menolong kita” ucap Secret Ryu memecah keheningan diantara keduanya. Secret Akio menghentikan pekerjaannya sejenak memandang murid kesayangannya itu.
“Apa kau menceritakan masalah kita pada mereka?” tandas Secret Akio yang kini disertai dengan nada kesal. Kini giliran Secret Ryu yang terlihat mematung, ia mencoba untuk menyusun kata- kata agar tidak membuat gurunya marah.
“Guru, aku minta maaf tapi aku pikir hanya mereka yang mampu menyembuhkan paman Seung dan paman Jung.” Secret Ryu menunduk, tak berani menatap mata gurunya itu langsung. Saat ini hanya gurunyalah yang menemaninya serta menjadi orang tua pengganti bagi Secret Ryu membuat gurunya itu sangat penting melebihi nyawa dirinya sendiri.
Secret Ryu tidak tahan melihat sikap gurunya yang semakin hari semakin murung sebab itu ia mencari segala cara agar gurunya kembali seperti semula.
“Aku tahu kau ingin membantu tapi...” Secret Akio menghentikan ucapannya, ia menghela nafasnya sedikit kasar berkali-kali sebelum akhirnya melanjutkan ucapannya yang sempat terhenti.
“Aku tidak yakin ketua guild mengampunimu. Besok pagi aku akan menemui ketua dan menceritakan semuanya lalu jika ketua tidak mengampunimu maka aku yang akan menggantikanmu esok.” Selesai berbicara seperti itu Secret Akio meninggalkan Secret Ryu yang masih termenung mencoba memahami segalanya dengan cepat.
Secret Ryu baru saja ingin mengucapkan pembelaannya namun ia terhenti setelah melihat raut wajah gurunya itu kembali sedih. Malam itu, keadaannya semakin sepi dan sunyi. Tidak lagi ada pembicaraan diantara keduanya sampai Fajar Menjemput.
~~
__ADS_1
Pagi harinya, guild Secret God membuat penyambutan pada Secret Ryu dan beberapa petinggi guild yang telah berhasil mengalahkan aliran Hell Memoth bersama dengan pihak aliansi. Secret Toun selaku ketua guild Secret God ikut hadir dalam acara penyambutan itu.
“Aku ucapkan selamat atas keberhasilan kalian, sebagai ketua guild Secret God aku merasa sangat bangga.” ucap pendekar Dewa lapisan tiga itu dengan nada gembira.
“Ketua, jasa kami pada guild ini tidaklah lebih besar daripada jasa yang telah diberikan guild Secret God pada kami. Guild Secret God yang telah membuat kami memiliki kekuatan yang hebat ini hingga kami merasa tidak pantas untuk mendapatkan rasa terimakasih. Selain itu Secret God adalah rumah bagi kami, walau nyawa sekalipun akan kami pertaruhkan demi kehormatan rumah kami yang agung ini” Secret Ryu bersama dengan para petinggi guild yang ikut dalam misi tersebut memberi hormatnya pada ketujuh wakil ketua guild dan Secret Toun.
Saat itu Wakil ketua Secret Seung dan Secret Jung tidak dapat hadir karena kondisi keduanya belum juga membaik sehingga digantikan oleh tetua utama yang juga menjadi salah satu murid kesayangan mereka.
Sedangkan posisi Secret Darmanand telah digantikan oleh salah satu tetua utama bawahannya, pendekar itu memiliki kekuatan hampir mendekati Darmanand sehingga ia pantas mendapatkan tempat Darmanand. Pendekar itu bernama Secret Yuuvan.
Secret Toun tentunya sangat penasaran dengan kertas jimat yang sangat terkenal itu, dengan cepat ia membukanya. Seketika energi yang cukup besar keluar dari dalam kotak membuat ruangan itu penuh dengan energi.
Secret Toun kemudian memeriksa kertas jimat itu satu persatu. Raut wajahnya terlihat sangat terkejut sekaligus kagum ketika memeriksa kertas jimat ‘penjaga Langit’.
‘Aku tidak pernah melihat kertas jimat tingkat tinggi seperti ini dalam jumlah yang besar, Akademi Beladiri sungguh dapat membuat kertas jimat ini begitu mudah. Aku yakin dengan ini beberapa tahun lagi mereka akan mengalahkan guild Secret God’.
__ADS_1
“Ketua, sebelumnya saya memohon maaf sebesar-besarnya. Saya, Secret Akio meminta pengampunan untuk muridku yang bodoh ini” Secret Akio secara tiba-tiba bersujud dihadapan Secret Toun yang masih memeriksa kertas jimat ‘penjaga langit’
Tentulah tindakan Secret Akio menimbulkan keterkejutan kepada seluruh anggota guild tidak terkecuali Secret Ryu, muridnya sendiri.
Secret Ryu mengingat ucapan dari Secret Akio semalam, ia tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Ia melihat gurunya itu sedang bersujud pada ketua guild Secret God membuatnya menggigit bibirnya sendiri, ia menyesal telah bersikap bodoh.
“Bangunlah, aku sungguh tidak pantas untuk kau hormati seperti itu.” Secret Toun membangunkan wakil ketua guildnya itu.
“Mohon maafkan saya ketua namun saya harus memberitahukan apa yang sebenarnya dilakukan oleh murid saya disana.” Secret Akio berkata pelan namun entah mengapa seluruh pendekar dan ksatria yang berada disana dapat mendengarnya dengan jelas terutama Secret Ryu.
“Memangnya apa yang ia lakukan kak Akio?” tanya seorang wanita disana, ia memakai pakaian semacam tabib namun energi yang ia keluarkan sangat besar, sangat berbeda dengan tabib pada umumnya. Ia dikenal sebagai Secret Megan, salah satu wakil ketua guild Secret God. Umurnya lebih muda beberapa tahun dari Secret Akio membuat dirinya harus memanggil Secret Akio dengan sebutan kakak.
Kini semua pandangan mengarah pada Secret Akio yang masih bersujud dihadapan Secret Toun. Ia menatap ketua guild Secret God itu dengan tatapan memelas, Secret Toun tentunya telah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi namun Secret Toun ingin mendengar penjelasan dan pembelaaan dari sang guru.
“Bicaralah” titah Secret Toun dengan nada dibuat serius.
__ADS_1