
Reynal memilih untuk
memulihkan energinya setengahnya sebelum ia Kembali keguild Raja Nirwana agar
tidak curiga. Namun sebelum itu tentunya ia harus menyakan apa yang sebenarnya
terjadi dan bagaimana bisa dirinya ada di Akademi Beladiri pada Ketua Remi.
“Ceritanya panjang,
waktu itu Hell Memoth telah melakukan serangan pada Akademi Beladiri. Mereka
memiliki 300 sampai 500 pendekar dewa disisinya membuat Akademi Beladiri
terpojok dan tidak bisa melakukan perlawanan. Lalu muncullah Lucifer dan Poison
King Bersama dengan ratusan pasukanna untuk membantu
Alhasil kita dapat
memukul mundur mereka beberapa. Namun kemudian Lucifer dan Poison King memiliki
firasat buruk mengenai keadaanmu sehingga mereka berdua memutuskan untuk
memanggil Ghost King untuk membantumu keluar!” ketua Remi menjelaskan.
Ekspresi Reynal
berubah ketika mengetahui ia diselamatkan oleh Ghost King, ia tidak mengira
jika yang akan menolongnya adalah Ghost King yang bahkan Lucifer dan Poison
King takut padanya. Reynal dapat merasakan tubuhnya menggigil akibat memikirkan
kejadian tersebut.
“Kalau begitu apakah
Hell Memoth telah Kembali atau mereka masih menunggu?” tanya Reynal.
“Ya, mereka menunggu
sekitar 2 kilometer dari arah barat. Mereka sepertinya ingin menghancurkan
pertahanan sepanjang waktu!” jawab ketua Remi
Reynal masih ingin
bertanya namun ia teringat keadaan tetua Yin Yang dan segera menemuinya. Ketua
Remi kemudian mengajak Reynal untuk bertemu dengan tetua Yin Yang.
Sampai pada sebuah
ruangan yang dijaga oleh para penjaga suci, keduanya memasuki ruangan tersebut.
Reynal dapat melihat bahwa walau tergolong mewah namun jelas berbeda dengan
guild Raja Nirwana.
__ADS_1
“Tetua Yin Yang masih
tidak sadarkan diri sejak ia selesai diobati oleh Legenda Draco. Ini mungkin
sudah seminggu ia belum sadar membuat
kami sedikit khawatir.” Ucap Ketua Remi pada Reynal.
Pemuda yang asik
melihat keadaan tetua Yin Yang, ia segera mengangguk dengan ucapan ketua Remi
lalu Kembali pada kegiatannya itu. Barulah setelah beberapa menit, Reynal
selesai.
Ia kemudian berjalan
mendekati ketua Remi lalu berkata “Ketua Remi terimakasih, kau sudah menolong
hidup saya sekali lagi bahkan menolong tetua Yin Yang”
Remi mengangguk,
“Tidak apa- apa, itu sudah menjadi tugasku!”
Keduanya kemudian
meninggalkan ruangan tersebut, membiarkan tetua Yin Yang beristirahat. Kemudian
keduanya Kembali ke ruangan ketua Remi sambil Menyusun rencana.
menghancurkan 3 altar Hell Memoth? Tapi bagaimana bisa?” Ketua Remi bertanya
dengan terkejut ketika mendengar cerita Reynal menghancurkan sebgaian kekuatan
Hell Memoth.
Reynal kemudian
mengingat ketika dirinya tidak mampu mengalahkan Black Soul karena kekuatannya
yang lemah.
“Siapa bilang kau
tidak mengalahkannya?” tanya ketua Remi.
“Maksud ketua?”
“Waktu itu, Ghost King
sebenarnya juga membawa seorang Bersama denganmu. Awalnya kukira itu adalah
wakil Embert namun tidak tahunya adalah mayat dari Black Soul. Ghost King
berkata ketua Remi bahwa dirinya telah berhasIl membunuh Black Soul dengan
mudah dengan bantuan dan usaha keras dari Reynal. Sebab itu Ghost King
__ADS_1
menyuruhmu untuk bertemu dengannya setelah sembuh!”
“Baik saya akan
memanggilnya di guild Raja Nirwana!” Reynal sedikit terpaksa. Pemuda itu
sedikit tepaksa karena akan bertemu dengan Ghost King karena ia sangat takut
melihat wajah Ghost King yang menyeramkan. Namun disisi lain Reynal bersemangat
karena ia ingin membangkitkan undied dari Black Soul yang akan Reynal jadikan
sebagai pemimpin Undied miliknya.
Reynal terus
berbincang- bincang dengan ketua Remi sampai akhirnya seorang penjaga Raja
memasuki ruangan dengan terburu- buru. Ketua Remi bingung dan segera
menanyakannya.
“Ketua Remi, pemimpin
Suci! Ini gawat!! Putri Rose datang kemari mencarimu” ucap penjaga Raja itu
dengan sedikit panik.
“Saya?” tanya ketua
Remi
“Tidak, tapi pemimpin
suci Reynal!” jawab Penjaga Raja.
Jawaban dari penjaga
Raja itu membuat Ketua Remi maupun Reynal berkerut heran. Semenjak terbentuknya
3 faksi besar, Akademi Beladiri telah ratusan kali mengajak Zein Kingdom untuk
bergabung dengan mereka! Namun Zein Kingdom selalu menolak dan pada akhirnya
hubungan keduanya menjadi sangat renggang.
Adapun Putri Rose,
mungkin ini adalah kedatangannya yang pertama kali pada faksi Akademi Beladiri.
Walau sebelumnya putri Rose sangat dekat dengan Akademi Beladiri namun hari ini
ia mendapatkan sambutan puluhan tombak dan pedang dihadapannya.
“Saya tidak tahu apa yang direncanakan oleh
faksi kekaisaran tapi sepertinya itu sesuatu yang buruk!” gumam Reynal sambil
memijat keningnya karena kepalanya yang masih pusing.
__ADS_1