Dark Game

Dark Game
23. Pertarungan Witca dan Gara


__ADS_3

Dari pihak Hell Memoth muncul 3 orang dengan kekuatan yang besar, satu diantaranya mencapai kekuatan Galaksi awal dan yang lainnya berada pada semesta lapisan 3.


“Itu dia Witca yang saya ceritakan semalam” ucap Gara menunjuk seseorang yang terlihat paling lemah diantara mereka.


“Aku tidak yakin dapat mengimbangi keduanya jika bersamaan namun melihat kekuatan kalian saat ini mungkin saja...” ucap Draco kepada Gara dan Parsi.


“Kau menganggap remeh tuanmu. Tenang saja serahkan saja padaku masalah Witca dan seluruh pasukannya. Kalian berdua lebih baik melawan yang berkekuatan monster itu” Gara segera memanggil seluruh Undied dan hewan pemanggilannya lalu berlari menyerang Witca.


“Tenang saja, saya yakin bisa menahan yang satunya jika memakai kertas jimat pemberian kalian” Parsi tentu saja tidak ingin merepotkan keduanya apalagi ia harus berpangku tangan melihat mereka berdua berjuang untuknya.


Gara hanya dapat membuat 20 kertas jimat tingkat galaksi sedangkan Draco hanya 30 kertas jimat tingkat semesta lapisan akhir ketika dalam perlindungan. Kini seluruh kertas jimat milik Gara akan dipakai oleh Parsi sedangkan buatan Draco akan dipakai oleh Gara.

__ADS_1


Segera saja mereka bertiga berpencar mencari lawan mereka masing masing. Gara mengaktifkan pusaka jubah yang membuatnya kebal terhadap seluruh serangan Galaksi puncak kebawa. Ia juga mengeluarkan tongkat sihir saint dan mengaktifkan batu kekuatan yang telah tergabung didalamnya.


Seluruh pasukan Gara menjadi lebih kuat setelah ia mengaktifkan medan sihir. Batu kekuatan memberikan Gara energi kekuatan tiada batas dan membuatnya mampu membuat segala macam sihir tingkat tinggi tanpa kesulitan dan khawatir jika energinya habis.


“Lihat itu adalah tongkat sihir dan jubah sihir yang kita cari selama ini” ucap Witca kepada kedua temannya.


“Cepat ambil itu, aku akan mengurus yang paling kuat disana” ketiganya melesat dengan kecepatan penuh.


Witca tidak menduga bahwa Gara telah memasang banyak sihir perangkap tingkat tinggi dan beberapa dilengkapi dengan kertas jimat kekuatan matahari puncak. Witca bersama pasukannya menerobos barisan pertahanan milik Gara.


Gara tersenyum miring, rencana berjalan sempurna. Sebentar lagi Witca akan termakan oleh jebakan beruntun.

__ADS_1


Benar saja, serangan sihir element segera menyambutnya. Kekuatannya telah terkunci akibat mantra sihir pengikat kekuatan. Witca tidak menduga akan mendapatkan serangan seperti ini ketika melawan tingkat bulan.


Segera saja, ia mengeluarkan kekuatan penuhnya yaitu Baserker dan Anial Serigala hitam. Mantra sihir pengikat terlepas, Gara kemudian melepaskan Aura Magic Art tingkat Quit.


Dengan memodifikasi dan menambahkan kekuatannya, ia berhasil memanggil sepuluh monster tingkat Galaksi Awal. Tidak sampai disitu, Gara memakai kekuatan Faith dan menggabungkannya dengan energi sihir putih.


Langit bercahaya terang, dewa Yama telah berhasil dipanggil. Meskipun kekuatan Faith dapat memanggil dewa namun itu adalah sebuah bentuk kumpulan energi kebajikan yang telah diberkati oleh para dewa dan terkhusus oleh dewa yang dipanggil.


Kali ini Gara memanggil dewa Yama yang dalam mitologi berarti dewa Perang dan Darah. Kekuatannya mencapai Semesta lapisan 1 cukup untuk membunuh Witca. Dua serangan besar yang dilakukan oleh Gara membuatnya tidak dapat bertahan dan hancur.


Energi yang dikeluarkan oleh Gara sangat besar, jika saja ia tidak memiliki tongkat sihir saint dan batu kekuatan maka mungkin ia hanya dapat bermain dengan kertas jimat Draco untuk mengalahkan Witca.

__ADS_1


Kekuatan Gara berkembang pesat, batu kekuatan ternyata sangat membantunya kali ini.


__ADS_2