Dark Game

Dark Game
191. Perjalanan Menuju Lembah Neraka 2


__ADS_3

Reynal bersiap untuk berangkat menuju Lembah Neraka, ia membawa beberapa kertas jimat tingkat Semesta dan sebuah kertas jimat ‘penjaga Langit’. Yang membuat Reynal sedikit bersemangat adalah karena mengetahui bahwa disana surganya tanaman racun berkembang.


Setelah mentari terbit dengan sinarnya yang cukup menghangatkan, Reynal berangkat menuju kota Singara berbekal dengan sebuah peta yang ia dapatkan dari Abraham. Reynal sepertinya tidak ingin membuang waktu terlalu lama dalam perjalanan sebab itu Reynal segera mengaktifkan ketiga pasang sayapnya.


Reynal terbang dengan kecepatan penuh yang ia miliki, ia memperkirakan dapat sampai pada kota Singara setelah sehari perjalanan tanpa henti dengan kecepatannya sekarang.


Reynal dapat terbang seharian penuh dengan energi dan tenaga alaminya yang sangat besar ditambah kekuatan Reynal dalam mengumpulkan tenaga dalamnya kembali dalam waktu yang sangat cepat membuat Reynal tidak perlu khawatir akan kehilangan energi.


“Menurut peta ini, jika aku terus terbang kearah barat maka sebentar lagi aku akan melewati kota Danau Merah. Kota ini menjadi markas dari sebuah guild Seribu Racun yang terkenal itu, tidak ada salahnya jika aku singgah sebentar disana melihat- lihat, mungkin saja aku mendapatkan sesuatu yang menarik.” Gumam Reynal.


Tepat saja, setelah satu jam akhirnya ia tiba pada sebuah kota besar. Kota itu sedikit berbeda dengan kota lainnya sebab ditengah kota tersebut terdapat sebuah Danau yang sangat unik. Danau itu berwarna merah seakan airnya adalah air darah yang ditampung dalam jumlah yang sangat banyak.


Reynal mengunjungi salah satu toko yang memiliki papan nama ‘toko guild Racun’. Toko itu cukup besar bahkan hampir menyamai luas dari toko Akademi Beladiri Dagang kota Air Biru.


Dalam toko tersebut terpampang lebih dari ratusan jenis racun dari berbagai tingkatan. Mulai dari racun tingkat rendah, menengah, tinggi, bumi bahkan beberapa terdapat racun langit. Reynal mulai berkeliling, seolah mencari sesuatu disana namun setelah berkeliling hampir dua putaran ia belum juga mendapatkan sesuatu yang dicarinya.

__ADS_1


Sebelumnya Reynal mengingat bahwa sang Poison King berpesan padanya semalam sebelum ia berangkat bahwa ia memerlukan tiga macam jenis racun tingkat Bumi dan sebuah racun tingkat Langit. Kebetulan Akademi Beladiri tidak memilikinya, itu sebabnya Reynal mencoba untuk mencarinya pada toko guild racun.


“Racun Selaksa Neraka, Racun Sinar Penyiksa, Racun Air Bumi. Aku menginginkan ketiga jenis racun ini? Apa toko ini memilikinya?” tanya Reynal pada salah satu penjaga disana.


“Racun yang tuan sebutkan adalah racun tingkat bumi yang sangat langka, kami mungkin memilikinya namun aku tidak memiliki wewenang untuk menjual racun tersebut dengan mudah. Kalau tuan menginginkannya, aku akan memanggilkan manajer kepala toko ini.”


“Tuan boleh tunggu sebentar” lanjutnya.


"Baiklah"


~~


“Perkenalkan namaku Gibert, manajer kepala toko guild racun ini. Apa tuan ingin membeli Racun Selaksa Neraka, Sinar Penyiksa, dan Air Bumi?” tanyanya.


Gilbert terlihat sedikit menaruh hormat pada Reynal ketika ia telah selesai memeriksa kekuatan dan energi Reynal yang hanya setingkat dengan Matahari Warna lapisan puncak dengan berhasil membentuk kristal berwarna Emas.

__ADS_1


Namun walau begitu, Gilbert berpikir bahwa Reynal memiliki latar belakang yang tidak biasa dan kemungkinan berasal dari beberapa guild besar yang memiliki puluhan pendekar berbakat. Contohnya saja guild Secret God dan Raja Nirwana, terlebih ia ingin membeli tiga racun tingkat Bumi yang sangat langka membuat perkiraan Gilbert menguat.


“Benar aku ingin membeli ketiganya. Apa toko ini memilikinya?”


“Sebenarnya toko guild racun mempunyai beberapa namun untuk membuat ketiganya sangat sulit ditambah bahan- bahan yang digunakan untuk membuat racun itu sangat langka sehingga membuat harganya sedikit lebih tinggi dari yang lainnya.”


“Sekarang aku tahu mengapa sang iblis racun, Poison King juga tidak memilikinya.” Gumam Reynal dalam hatinya. Sang Poison King ternyata tidak memilikinya karena bahan dari pembuatan racun itu sangat mahal.


"Ia berniat memerasku, dasar" Reynal mengumpat kepada Poison king yang kini sedang duduk manis di Neraka racun sambil menikmati Dark Honey yang ia petik kemarin dari kebun Reynal.


Reynal menyetujuinya, Gilbert mengangguk pelan sebelum menyuruh Reynal untuk mengikutinya pada gudang penyimpanan pribadi miliknya. Toko guild Racun memiliki beberapa ruangan yang besar, disetiap ruangannya dijaga oleh beberapa pendekar tingkat Galaksi dan seorang pendekar tingkat Semesta.


“Tuan tidak perlu heran melihat toko ini dijaga oleh puluhan pendekar tingkat tinggi, sebab guild Seribu Racun adalah pelindung sekaligus pendiri toko ini.” Ucap Gilbert mengisi kekosongan mereka berdua.


~~

__ADS_1


Ayo beri vote dan like pada novel Dark Game. Vote sebanyak- banyaknya yah... Oh iya jangan lupa buat bergabung dalam grub Chat Dark Game ( dapat dilihat dibawah kolom vote pada profil utama cerita atau kunjungi profil penulis) disana akan ada informasi seputar Dark Game(bocoran eps selanjutnya) serta jadwal update Dark Game setiap harinya. Dan yang paling penting, disana Author akan membagikan puluhan poin gratis setiap harinya pada beberapa anggota, jadi tunggu apa lagi? buruan gabung!!


__ADS_2