
Kekuatannya diketahui hanya mencapai tingkat Galaksi Super
yang merupakan kekuatan lemah untuk kelompok besar teratas. Namun ia bukan
terkenal karena hal itu melainkan karena ia diketahui memiliki penguasaan yang
hebat dalam ilmu Necromancer dan Sihir, selain itu ia juga memiliki beberapa
jurus hebat ditangannya membuat dirinya sebanding untuk para pendekar Semesta
papan atas pada saat kekuatannya hanya pada tingkat Galaksi.
Kekuatan pembangkit undied yang ia kuasai bahkan sampai
membuat guild Black Undied gigit jari. Mereka diyakini tidak mampu bersaing
dengan pemimpin suci dari Akademi Beladiri jika datang pada pada kekuatan
Necromancer.
Tetua Siu segera berusaha untuk tenang dan berpikir mencari
cara untuk menenangkan para pasukannya. Namun ekspresinya segera menjadi suram
setelah merasakan puluhan serangan yang cukup besar menghantam garis pertahanan
pasukannya.
Belum sempat ia menenangkan pasukan, kini korban semakin
bertambah setelah Akademi Beladiri melakukan serangan langsung seperti itu. Segera
ia memerintahkan para komandan yang tersisa untuk bergerak cepat memimpin para
pasukan untuk bertahan.
“Bodoh! Kalian bodoh, Akademi telah menggunakan hari ini
untuk membalaskan kita!”
“Benar, saya juga tidak menyangka hari ini akan terjadi.
Jika saya mengetahui ini sebelumnya mungkin saya akan menolak untuk mendaftar
__ADS_1
menjadi bantuan yang dikirim.”
“Menyesal? Kalian mau menyesal sekarang? Mustahil! Akademi
Beladiri akan menjadi markas baru kami yang baru.”
Berbagai keluhan dan penyesalan pasukan guild Mata Angin
setelah melihat serangan penuh dari kelompok pertahanan terakhir Akademi
Beladiri. Dan yang paling mengejutkan mereka adalah walaupun keenam komandan
kelas 3 yang tersisa segera memimpin pasukan namun hal itu masih terlalu lambat
untuk mendahului Reynal memberitahukan hal ini pada ketua Remi dan Fengtian.
Reynal secara fisik dapat melihat semuanya kecuali para
pendekar dewa sebab itu ia tidak bergerak untuk waktu yang lama menunggu
kemunculan pendekar dewa musuh. Menurutnya jika Reynal bergerak sekarang maka
akan mudah untuk memperingatkan musuh mengenai lawan yang kuat.
Ketika mendengar intruksi Reynal mereka berdua segera
tetua Siu dan keempat pendekar dewa lainnya sedang mendiskusikan masalah ini
dengan suasana berat.
Mungkin akan menjadi penyesalan terbesar tetua Siu hari ini dengan
tetap tinggal dalam pangkalan yang bergejolak. Nantinya ia akan mengerti
mengapa ada alasan untuk lari atau tetap tinggal dihadapan musuh.
Di sisi lain, seorang pemuda berdiri tidak jauh dari pasukan
Akademi Beladiri, karena telah berhasil mendapatkan kembali ketenangannya.
Reynal hanya berdiri menonton Akademi Beladiri membuat serangan kejuatan. Sebab
dirinya hanya akan bergerak jika 4 pendekar dewa lainnya muncul.
__ADS_1
Sekali Reynal mencoba untuk menggunakan sihir pendeteksi
tingkat tinggi pada seluruh pangkalan. ia merasa cukup kesal karena tidak mampu
ikut dalam kesenangan yang lain, beberapa prajurit Akademi Beladiri bahkan
memamerkan belasan kepala pendekar guild Mata Angin pada temannya yang lain.
Mereka berusaha untuk saling pamer satu sama lain dihadapan
Reynal. Pemuda itu awalnya tidak menggubris para pasukan Akademi yang
menurutnya bertingkah konyol. Namun setelah beberapa lama akhirnya Reynal mulai
terhasut.
Jika saja ia tidak mengingat janjinya pada ketua Remi dan
tetua Fengtian untuk tidak mengganggu pesta mereka dan hanya bergerak ketika
pendekar dewa dari pihak musuh muncul.
“Mereka akhirnya bergerak!” Seru Reynal sambil tersenyum
senang, ia akhirnya dapat bersenang senang. Ia melihat keempat pendekar dewa
dipimpin oleh tetua Siu mendekati medan pertempuran.
Reynal dengan segera mengeluarkan tongkat sihir saint
miliknya bersama dengan batu kekuatan yang masih berada ditangannya. Hanya butuh
waktu beberapa menit sebelum akhirnya tujuh undied kekuatan dewa bersama dengan
seratus undied semesta muncul dihadapan para prajurit Akademi Beladiri.
Diantara tujuh undied, terdapat Nymph yang kekuatannya
setara saat ini dengan pendekar dewa lapisan 3. Bersama dengan empat pendekar
lainnya, Nymph dapat membunuh tetua Siu. Lalu untuk kedua pendekar dewa lainnya
dan seratus undied semesta bersatu menghadapi tiga pendekar dewa lainnya.
__ADS_1
“Saatnya pertunjukkan!” Reynal mengerahkan seluruh
pasukannya menuju keempat pendekar dewa yang menatap mereka dengan marah.