
Halu King bersama- sama dengan 20 pendekar lainnya segera melesat menyerang Qin Feng dan
Albert. Tetua Qin Feng menangkat tongkat sihirnya lalu mengumamkan beberapa
mantra dan seketika formasi pembunuh yang baru saja dihancurkan kembali
terbentuk.
Halu King dan yang lainnya tidak sempat untuk menghentikan
gerakkan mereka karena terlalu mendadakan dan akibatnya mereka semua terkena
serangan dri formasi pembunuh.
“Walau hanya bisa bertahan selama beberapa detik, tapi itu
sudah cukup untuk memberikan luka parah untuk mereka! Tuan Albert tidak perlu
mengotori tangan anda untuk menghajar mereka” ucap tetua Qin Feng tertawa
keras.
“Hahaha, kau cukup pintar.” Alber ikut tertawa melihat Halu
King diserang dengan formasi pembunuh dengan begitu parah.
Black Dangger dan Draco yang baru saja bersiap untuk saling
menyerang juga ikut terkejut mendapati rencana Qin Feng. Draco tertawa keras,
ia mengalirkan energinya dalam setiap tawanya membuat telingat dari Black
Dangger menjadi sakit.
Pria tua itu mengumpat keras, ia menggunakan energinya
sekali lagi untuk menstabilkan cedera dari para pendekar. “Tidak berguna! Kalin
sangat bodoh”
Energinya berkurang sekali lagi, inilah yang disesalkan oleh
Black Dangger. Namun ia juga tidak punya pilihan lain.
“Akar Pengikat Mangsa!” Draco mengucapkan sihirnya. Black
Dangger segera melompat ke udara ketika mendapati ratusan akar tiba- tiba
keluar dari dalam tanah dan ingin mengikat kakinya.
“Pisau Iblis!” Black Dangger memperaktekkan gaya menebas kea
__ADS_1
rah ratusan akar yang masih menggeliat pelan di tanah. Energi hitam melesat
keluar dan dengan mudah memotong akar tanaman.
Black Dangger tersenyum sinis, “Saya kira sihir anda sangat
kuat, nyatanya itu mungkin karena saya terlalu gugup,” Baru saja sektika Black
Dangger selesai menghina Draco, ratusan akar yang sebelumnya terpotong kini
kembali menyambung dengan sangat cepat.
Akar tersebut kemudian mengejar Black Dangger membuat pria
tua itu harus sekali lagi menggunakan jurus Pisau iblis untuk memotongnya. Dan
sekali lagi akar tersebut terpotong dengan mudah namun tidak berselang 2 detik
berlalu, akar tersebut kembali menyatu dan menyerang Black Dangger.
“Kau tidak bisa lepas dari sihir Akar Pengikat Mangsa. Sihir
itu akan berakhir jika pengguna ataupun target yang dituju tewas.” Draco
tersenyum tipis.
Black Dangger yang mendengarnya menjadi sangat kesal. “Kalau
“Kau bisa mencobanya” Draco menghentakkan tongkatnya,
seketika belasan Draco bermunculan.
“Seratus Bayangan Semi!” Draco dengan belasan bayangannya
kembali menghentakkan tongkat sihirnya. Hal yang sama kembali muncul, belasan
Draco memunculkan belasan Draco lainnya. Seketika ratusan Draco mengelilingi
Black Dangger.
Black Dangger menggunakan Pisau Iblis sebanyak 5 kali untuk
membuat Akar pengikat mangsa berhenti untuk bergerak. Setelah itu dengan pisau
kecil ditangannya, Black Dangger melompat kearah ratusan Draco sambil berkata
“Kau tidak akan bisa membodohi saya hanya dengan mengandalkan ilusi. Saya yakin
hanya 1 diantara bayanganmu ini yang merupakan dirimu sesungguhnya”
Black Dangger
__ADS_1
menyerang sosok Draco yang paling dekat darinya, ia menusuk dengan cepat ke
arah dada sebelah kiri Draco. Namun dengan cepat sosok itu menggunakan sihirnya
untuk melempar Black Dangger menjauh.
Tidak menyerah, Black Dangger mencoba menyerang sosok
lainnya namun sihir yang sama membuatnya tidak dapat mendekati bayangan
tersebut. Seolah bayangan itu hidup dan bertindak seperti layaknya seorang
pendekar.
“Kau tidak akan bisa memusnahkan satupun bayangan tapi
memiliki berani omong kosong ingin membunuh?” ucap Ratusan bayangan Draco
bersamaan.
“Pisau Iblis Bulan!” teriak Black Dangger, sesosok bayangan
iblis yang menyeramkan muncul dibelakang Black Dangger. Sama seperti ratusan
bayangan Draco, iblis itu juga merupakan bayangan yang tidak nyata.
Draco yang melihat Black Dangger terpancing untuk
menggunakan salah satu jurus terkuatnya dengan santai mengangkat tongkat
sihirnya. “Sihir Cahaya Kebenaran!”
Seketika ratusan bayangan Draco mengeluarkan sihir cahaya
yang menyilaukan. Cahaya itu menyerang bayangan iblis di belakang Black
Dangger.
Black Dangger tentu tidak mengharapkan serangan yang paling
dibenci olehnya, ia dengan cepat melompat mundur dan menjauh dari lingkaran
sihir cahaya Draco. Tapi sayangnya Akar Pengikat Mangsa yang dari awal
mengincarnya terlupakan oleh Black Dangger.
Ia terlalu fokus pada sihir Draco dan melupakan hal yang
juga sama berbahaya dengan itu. Tepat ketika Black Dangger menyentuh tanah,
Akar pengikat mangsa segera mengikat kedua kaki Black Dangger dengan begitu
__ADS_1
erat.