
Di dalam altar suci Hell Memoth yang terletak di daerah
paling dalam dan paling misterius, sesosok pria berambut putih dengan wajah
sangat buruk sedang memperhatikan sebuah bola kaca yang memancarkan aura jahat
yang kuat.
“Apakah tuan guru telah berhasil di bumi?” pria jelek itu
memandang cemas bola kaca.
“Cesaweportuniso” (Mantra membuka dimensi pada bola kaca)
Bola kaca yang sebelumnya memancarkan aura jahat yang kuat
kini mulai bergerak dan menjadi bola kaca putih yang tengah menampilkan seseorang
berdiri di sebuah gedung pencakar langit.
Di bawahnya ribuan mayat manusia tergeletak serta puing-
puing bangunan disekitarnya juga sebagian telah terbakar dan sebagian lainnya
berceceran darah manusia.
Jika Reynal melihat gambar tersebut ia segera mengetahui
bahwa keadaan tersebut sangat familiar dengan bumi. Namun bumi sekarang dalam
keadaan porak poranda akibat mahkluk jahat yang terbebas.
Kembali pada pria jelek, kini dibelakangnya telah berdiri
tiga sosok yang tak kalah menyeramkan dengan dirinya. dua sosok pria dan satu
sosok wanita.
Dua diantaranya adalah kuasa mutlak yang muncul dalam
upacara pengangkatan Pemimpin Agung yang baru sedangkan yang lainnnya merupakan
sosok pria dengan wajah pucat seperti mayat hidup.
“Hormat pada junjungan” ketiganya berlutut dihadapan pria
jelek yang tidak lain merupakan junjungan Hell Memoth yang sangat misterius.
Pria jelek mengangguk pelan, pandangannya beralih dari bola
kaca kepada pria berwajah pucat dan berkata “Anda sungguh pandai menyembunyikan
diri dalam alam Nether, jika saya tidak melakukan kunjungan waktu itu maka
__ADS_1
mungkin saya tidak akan mengetahui jika dalam guild Black Undied sebenarnya
memiliki seorang pendekar dewa bumi lainnya”
Pria jelek yang wajahnya suram kini mulai tertawa keras. Adapun
pria berwajah pucat juga membalas dengan senyum tipis “Junjungan, walau saya
telah menembus pendekar dewa bumi namun itu masih belum cukup stabil. Butuh beberapa
tahun untuk menstabilkan kekuatan ini”
Pria jelek mengangguk, “Ya, begitulah alam Soun ini terlalu
lemah untuk kita para pendekar dewa bumi. Suatu hari ayo kita berjalan ke alam
yang lebih tinggi!”
Pria berjawah pucat itu bersemangat, sejak menjadi pendekar
dewa bumi ia berhasil mendapatkan sejumlah ingatan yang diantaranya menjelaskan
mengenai alam yang lebih tinggi dari dunia Soun. Ia sungguh memimpikan dirinya
untuk kesana dann berjalan- jalan. Namun apa daya, ia juga mengetahui batasan
kekuatannya yang belum cukup kuat untuk kesana.
Pria tua yang sebelumnya tidak berbicara kini menyela dengan
kami, kuasa mutlak?”
Pria jelek:”Saya ingin mengangkat pelindung guild Black
Undied menjadi kuasa mutlak kita yang baru menggantikan yang gugur dalam perang
melawan tiga kekaisaran yang lalu. Selain itu saya juga ingin memberikan tugas
pada anda bertiga untuk menyelidiki asal usul dari Akademi Beladiri yang
memiliki kekuatan besar ini.
Saya sebelumnya merasakan energi pendekar dewa bumi berasal
dari Akademi Beladiri, walau kekuatannya tidak cukup kuat jika disandingkan
dengan saya namun untuk kalian semua, kekuatan tersebut mampu mengancam
keberadaan Hell Memoth. Jika dugaan saya benar, Akademi Beladiri memiliki
keterkaitan dengan pendekar dewa bumi.”
Pria tua : “Junjungan, sebelunya anda mengatakan bahwa dewa
__ADS_1
bumi memiliki kekuatan yang besar, lalu apakah kita tidak ingin merekrutnya? Jika
ia juga bergabung dengan kami maka bahkan walau seluruh dunia menentang, mereka
tidak akan mampu melawan.”
Black Undied menyela dan tidak setuju dengan pemikiran pria
tua “Apakah anda memikirkan jika pendekar tersebut memiliki aura kebajikan yang
besar? Bagaimana ia dapat bergabung dengan kita? Terlebih jika memang ia
memiliki hubungan dengan Akademi Beladiri maka ia akan menjadi musuh abadi bagi
kita bersama”
Junjungan tersenyum puas dengan pemahaman Black Undied, ia
sejalan dengan pemikirannya. “Benar, selama ini penghalang kita terbesar
bukanlah dunia, kekaisaran Humanie ataupun Guild Secret God melainkan Akademi
Beladiri. Selain itu saya merasa Akademi Beladiri tidak sederhana yang terlihat
itu sebabnya sejak saya mengetahui sebagian besar pemimpin agung dan malaikat
suci sebelumnya dibunuh dan dihabisi oleh Akademi Beladiri namun saya masih
tetap tenang dan tidak mengambil tindakan yang berlebihan”
“Lalu apa yang harus kami lakukan, junjungan?”
“Kalian perintahkan para malaikat suci dan pemimpin agung
untuk menyelidiki Akademi Beladiri. Lalu tunggu aba- aba dari saya, anda kuasa
mutlak pertama untuk menyerang dan menguji air. Saya ingin mengetahui sejauh
mana kekuatan yang dapat ia perlihatkan dengan bebas pada dunia”
Pria tua yang merupakan kuasa mutlak pertam berbinar
semangat, diantara ketiga kuasa mutlak, ia memiliki dendam yang kuat pada
Akademi Beladiri. Jika bukan karena perintah junjungan untuk tidak menyerang
maka sudah lama baginya untuk membalas dendam.
“Baik! Saya akan melaksanakan seperti yang diperintahkan”
Terlepas dari itu semua, Reynal yang saat ini sedang
menyamar tidak mengetahui gejolak besar yang akan menentukan akhir dari Dark
__ADS_1
Game telah dimulai.