Dark Game

Dark Game
306. Kekesalan Embert


__ADS_3

Hening beberapa saat sampai akhirnya seseorang  kembali bersuara “Ketua, bukannya saya ingin


berbangga diri namun dari apa yang kita ketahui bersama bahwa kekuatan kita


saat ini cukup untuk menghadapi serangan seperti itu. Ditambah kehadiran tetua


Utama Parsi dan Fengtian yang telah mencapai kekuatan Dewa.”


“Salah! Kalian tidak boleh mengandalkan kami sebagai


perlindungan, juga fasilitas Akademi Beladiri seperti jimat dan lainnya. Kami,


para tetua Tinggi, Utama, serta ketua Remi telah memutuskan untuk mengandalkan


tenaga utama kami dalam perang melawan Hell Memoth dan sekutunya.” Tetua Parsi


tidak lagi menahan diri, jelas kekesalannya telah melonjak jauh.


Seluruh hadirin menjadi pucat, mereka tentu tidak berpikiran


sampai disana. Mereka melupakan sesuatu yang sangat penting dari awal. Pertempuran


melawan Hell Memoth tentunya yang akan  menjadi utama.


Kini mereka sepenuhnya menyadari bahwa saat ini mereka


sedang menghadapi musuh bukan hanya dari luar tapi juga dari dalam.


~~


Embert meringis melihat perjuangan pasukan elit yang


dipimpin olehnya. Pasukan musuh yang mengepungnya dapat dikatakan lebih sedikit


dan lebih lemah dari mereka namun sampai lima jam berlalu mereka belum dapat


memuat skor mengikat.


Para musuhnya hanya terdiri dari tiga golem serta puluhan


undied. Kekuatan golem cukup menakutkan, mereka memiliki pertahanan yang tinggi


karena terbuat dari batu serta energi kehancuran yang mereka akibatkan juga


cukup mencengangkan.


Sebab itulah para pasukan elit dari Raja Nirwana dan Hell


Warrior tidak dapat mengatasinya. Belum lagi Golem tidak memiliki darah dan


daging serta tidak membutuhkan energi kekuatan untuk bergerak membuat mereka


tetap prima dalam bertarung.

__ADS_1


“Wakil Ketua Embert, beberapa prajurit kita kehabisan tenaga


serta beberapa luka berat akibat serangan monster golem” salah seorang tetua


yang berada dalam naungan sayap Embert menyuarakan pikirannya.


Embert mendengarnya dengan dingin, tatapannya menunjukkan


ketidak puasan yang mendalam. Bagaimana mereka bisa sekuat itu?


“Atur strategi bertahan dan menyerang!” bentaknya. Jika saja


ia mampu bergerak dari tempatnya sekarang ini maka ia akan dengan mudah


menghancurkan musuh- musuhnya dengan sihir kutukan miliknya.


Namun apa daya, ia bersama dengan anggota paling elit serta


beberapa tetua bersamanya terjebak dalam jebakan penjara.  Dalam hal kekuatan jebakan tersebut sangatlah


kuat setara dengan kekuatan pendekar Dewa yang hebat.


Walau telah mendapati perintah seperti itu tetap saja


pasukan mereka tidak dapat berkordinasi dengan baik. Setiap kali mereka


berhasil mengepung pasukan golem dan memberikan perlawanan pasukan undied


dengan cepat menjadi pelindung dan prisai.


hampir sama dengan pasukan tersebut atau sedikit lebih lemah dari mereka namun


kekuatan serangannya menyamai pasukan asli. Kelamahan dari mereka hanya satu


yaitu kekuatan Defensif mereka yang terlalu lemah namun tetap saja kekuatan


kebangkitan mereka sangat cepat.


Semakin lama, semakin banyak pula pasukan Embert meninggal. Entah


itu akibat jebakan serangan ataupun akibat golem dan undied. Beberapa tetua


juga telah berusaha untuk mengatasi jebakan yang menahan mereka namun tetap


saja bagaikan besi dan baja yang melapisi udara sehingga mereka tidak dapat


menghancurkannya.


“Jika begini terus maka target kita akan lari” salah satu


tetua kepercayaan Embert segera mengambil langkah berbahaya. Ia akan meledakkan


dirinya di dekat pembatas sehingga hasil ledakannya dapat membuat jebakan

__ADS_1


tersebut pecah.


Ledakan!


Tetua tersebut tidak dapat mengontrol energinya sehingga


ledakan yang ia hasilkan seketika meredam terhisap oleh lapisan pelindung


jebakan. Usahanya sia- sia juga nyawanya tidak lagi dapat diselamatkan.


Embert membawa setidaknya 6 tetua kepercayaannya disamping


anggota elit Raja Nirwana dan Hell Warrior. Namun kini setelah kematian salah


satu tetuanya membuat orang kepercayaan Embert tersisa lima.


Satu hari!


Dua hari!


TigaHari!


Empat Hari!


Telah empat hari berlalu namun Embert bersama pasukannya belum


juga berhasil keluar dari jebakan yang dipasang oleh Reynal. Walau jebakan


tersebut juga telah melemah namun masih memerlukan pengorbanan bagi para


tahanannya.


Embert sebenarnya telah berhasil menemukan cara agar


terbebas dari jebakan tersebut, namun ia harus menggunakan separuh energinya


juga kelima tetua yang tersisa untuk menggabungkan kekuatan dan meluncurkan


kutukan terkuatnya.


Namun ia masih terus bimbang dan bingung bagaimana cara


menjelaskannya kepada mereka. Sebab teknik tersebut nantinya akan membuat para


tetua kehabisan energi dan juga menyebabkan kematian atau kelumpuhan.


Sebab itu ia belum mengambil keputusan dan tindakan tegas. Ditambah


keadaan diluar jebakan juga semakin mengkhawatirkan. Dari 10 prajurit Hell


Warrior kini hanya tersisa 3 orang yang juga telah lama kehabisan energi dan


tenaga. Selain itu prajurit elit Raja Nirwana juga hanya tersisa 15 orang dengan

__ADS_1


kondisi tidak kalah buruknya.


__ADS_2