
Jacson Prier tersenyum bahagia melihat para wakilnya yang
berhasil mengeluarkan aura raja mereka yang perkasa. Ia kemudian menatap kosong
di depan seolah ketua Pembunuh Merah berdiri disana walau tidak terlihat.
“Kau lihat! Kami tidak sepenuhnya menahan diri. Para wakil
saya telah berhasil masuk kedalam babak kedua. Tapi kau tidak akan bisa masuk
babak kedua sebab kau mendapatkan saya!”
Jacson tertawa riang. Dari dalam tubuhnya kemudian
memancarkan cahaya emas yang berkilauan. “Hahaha, tahun- tahun sebelumnya kami
menahan diri untuk tidak memperlihatkan kekuatan asli kepada kalian tapi hari
ini kami akan membuat status baru. Kalian tidak layak untuk kami!”
Setelah berbicara seperti itu, Jacson meledak dalam cahaya
emas. Tubuhnya menjadi lebih kokoh dengan emas yang seolah menempel dan menyatu
ke dalam daging dan tulangnya. Adapun energi emas itu adalah energi raja yang
sangat kuat, berkali lipat lebih kuat dari gabungan energi raja para wakil.
Seolah energi emas memiliki mata dan telinga, ia bergerak
cepat ketika merasakan fluktuasi udara yang mencoba menahan dirinya menyebar.
Para penonton semua menjadi lebih kagum dengan Jacson Prier.
Sebenarnya, pria itu tidak saja menunjukkan kehebatannya namun juga dapat
menangkap kebaradaan ketua guild Pembunuh Merah.
Mereka semua yakin jika riwayat dari ketua guild Pembunuh
Merah akan berakhir hari ini. Terutama para tetua guild yang menjadi sangat
sedih, jika ketua guild mereka hari ini dibunuh maka kekuatan guild akan sangat
melemah. Akan mudah bagi guild lainnya untuk menyerang dan menaklukkan mereka.
Sama seperti mereka berpikiran demikian, Jacson telah
__ADS_1
bergerak cepat. Ia menggunakan kekuatan telapak tangannya dengan keras dan
memukul udara kosong.
Ledakan!
Energi raja bercampur dengan kekuatan Jacson membuat
panggung menjadi lebih dan lebih bergetar dari sebelumnya. Bahkan beberapa
menunjukkan retak dan rusak. Beatrix ingin menangis melihatnya, jika kuasa
mutlak ada disini maka ini tidak akan terjadi.
Sekarang, ia pasti akan menanggung kerugian sebab kali ini
ia telah menjadi penanggung jawab menggantikan 3 kuasa mutlak yang telah pergi.
“Ketua Jacson, anda sebaiknya berhenti dan segera membunuhnya. Saya tidak akan
menggangu anda tapi jangan harap anda bisa merusak altar inti dengan sesuka
hati selama saya, Beartix masih ada disini!”
Beatrix berteriak dengan keras, itu mengandung kekuatan
penuhnya yang segera membuat aura raja dari ketua Jacson sedikit menyebar dan
sebagai salah satu yang terbaik. Namun ia selalu bertindak sangat sedikit
ketika bertarung hingga tidak ada yang tahu kekuatan aslinya.
Mungkin hanya Secret God yang mengetahui seluruh kekuatan
dari para petinggi Hell Memoth yang lama.
Jacson Prier mendengar permohonan dari Beatrix, namun ia
masih tetap melanjutkan pekerjaannya seolah tidak menganggap perkataan Beatrix
penting.
Beatrix sangat marah, ia berteriak “Ketua Jacson, saya akan mengatakan tindakan
ini pada guru saya, Black Dangger jika anda tetap merusak altar inti disini!
Kau harus tahu bahwa 3 kuasa mutlak sepenuhnya bergabung akan mudah untuk
__ADS_1
membunuhmu!”
Jacson segera berhenti setelah mendengarnya, ia kemudian
menatap Beatrix lalu berkata “Jika demikian maka saya akan menghormati anda! Saya
akan membunuhnya dengan cepat!”
Beatrix menghela legah setelah mendengarnya, ia kemudian kembali
ketempatnya dan sedikit bersantia. Ia seperti mendapat wajah sebab itu kini ia
mulai tersenyum seperti orang gila.
Jacson kemudian menghentikan aura raja yang menindas para
pendekar dewa yang kuat. Itu segera kembali masuk kedalam dirinya seolah tidak
pernah keluar di masa lalu. Para penonton merasa bahwa ketua guild Pembunuh
Merah telah menyerah dan memberikan semua kemuliaan pada Jacson.
Namun apa yang mereka tidak ketahui adalah Jacson bersiap untuk
mengeluarkan jurus aura yang telah ia kuasai dengan baik. Jacson merasa jika ia
mengeluarkan jurus aura ini maka kekuatannya akan sangat berkurang karena
kehabisan energi. Namun untuk mendapatkan wajah dan melunasi hutang dimasa
lalu.
“Aura Raja Penakluk!” seru Jacson Prier ketika tidak lama
ribuan tombak yang terlihat sangat kuat muncul dari belakangnya.
“Mati!”
Tombak- tombak tersebut segera keluar dan tertarik keudara. Menutupi
seluruh pertarungan tarung dengan banyak membuat orang- orang yang hadir tidak
mampu melihatnya. Cahaya matahari dan rembulan menyinari ribuan aura tombak
yang mirip dengan aura Raja Penakluk Jacson Prier.
Reynal juga tidak dapat melihatnya sebab cahaya itu begitu
__ADS_1
terang. Jika itu tidak terhalang maka ia akan segera menarik diri setelah
mengambil banyak keuntungan.