Dark Game

Dark Game
114. Petualangan yang Menyenangkan


__ADS_3

Reynal merasakan pancaran energi yang besar keluar dari sebuah kertas jimat yang ia aktifkan sebelumnya. Rider yang saat itu juga menyaksikan hal tersebut juga merasa sangat terkejut, ia belum pernah merasakan pancaran energi yang sangat kuat seperti itu.


Joe Shi dan seluruh pasukannya kini telah tewas, tubuh mereka menghilang bagaikan debu ketika kertas jimat tersebut meledak. Reynal dapat merasakan Rider sedikit menghindarinya, namun ia hanya tersenyum hangat.


“Kau tidak perlu takut, jika aku ingin membunuh mu pasti telah kulakukan dari awal” Reynal menepuk pundak Rider berusaha untuk memberikan sedikit rasa pertemanan kepada hubungan mereka. Rider sedikit merasa tenang, raut wajahnya juga mulai melunak ia juga kembali menurunkan kewaspadaannya.


“Baiklah, tapi sepertinya setelah kejadian ini kau harus segera pergi dari sini. Guild Raja Nirvana pasti akan mencari pembunuh Joe Shi dan lainnya.” Rider berubah sedikit khawatir sebab ia tahu bahwa masalah ini akan menjadi lebih besar dari sebelumnya. Ia berterimakasih pada Reynal karena telah membantunya, selanjutnya ia harus mencari solusinya sendiri.


“Kau tidak usah takut, oh iya jika kau tidak keberatan aku ingin memberikanmu saran” Reynal kemudian menatap Brian yang kini telah keluar dari dalam rumah. Pada saat pertarungan Reynal dan Rider menyuruh Brian untuk bersembunyi dalam rumah.

__ADS_1


“Aku mempunyai sebuah saran untukmu agar kehidupan kalian berdua dapat lebih baik” Reynal merasa Rider adalah orang yang dapat dipercaya, pertemuannya kali ini bukan tidak lain adalah sebuah takdir.


Reynal menjelaskan bahwa Rider dan Brian dapat mendapaftar menjadi pegawai toko Akademi Beladiri Dagang ataupun Rider dapat menjadi guru disana. Brian juga dapat menjadi murid dari Akademi Beladiri, Reynal melihat Brian memiliki bakat seperti Rider.


Reynal merasa Rider juga dapat memberikan kekuatan yang besar pada Akademi Beladiri. Sebelumnya Reynal telah mendengar sebagian besar informasi dari Brian dan Rider soal kejadian besar yang menyeret nama Akademi Beladiri.


Reynal sendiri tidak menyangka Akademi Beladiri kini berkembang sangat pesat setelah ia meninggalkan kota Air Biru dan kerajaan Horsox Multie. Reynal yakin dengan beberapa sumber daya yang dimiliki oleh Akademi Beladiri dapat membuat Rider menembus tingkat selanjutnya yaitu tingkat Galaksi dan bukan tidak mungkin tingkat Semesta juga dapat ia capai.


Rider segera menyiapkan perbekalan mereka setelah menyatakan setuju untuk menjadi bagian dari Akademi Beladiri. Reynal menyarankan Rider agar mengunjungi pusat Akademi Beladiri yang terletak di kota Air Biru agar Rider dapat mendapatkan kekuatan yang maksimal.

__ADS_1


Reynal tidak menunggu Rider, ia berpamitan lalu segera meninggalkan kota tersebut sebab perjalanannya masih cukup jauh. Kekuatan Reynal saat ini berada pada tingkat Matahari Warna Emas namun pondasi kekuatannya belum cukup kuat.


Andai ia hanya mengandalkan kekuatannya semata mungkin ia akan mudah dikalahkan oleh lawan pada tingkat yang sama. Namun saat ini Reynal memiliki sepuluh energi kekuatan yang masing masing mampu menampung energi dan tenaga dalam jumlah yang sangat besar.


Reynal juga menguasai berbagai macam sihir serta ia memiliki tongkat sihir saint dan batu kekuatan. Belum lagi dua ilmu baru yang Reynal dapatkan membuatnya mampu bertahan melawan pendekar tingkat Semesta lapisan dua sampai tiga.


Jika saja Reynal mampu menyerap seluruh energi dan kekuatan dari batu kekuatan yang berada ditangannya saat ini mungkin ia akan menyempurnakan sepuluh kekuatan yang ia miliki dan menjadi pendekar terkuat di dunia Soun.


Namun Reynal terkendala sebab untuk menyerap energi dari batu kekuatan atau batu sejenisnya akan membutuhkan media perantara yaitu sepuluh tanda pengakuan. Sampai saat ini Reynal baru mendapatkan dua diantaranya.

__ADS_1


Reynal berencana akan mencari delapan tanda pengakuan yang lainnya sambil berpetualang dalam dunia tersebut. “Aku tidak ingin terlalu kaku, bukan hanya aku saja yang ingin pulang. Mungkin bermain dan berpetualang juga menyenangkan” Reynal tersenyum senyum sendiri memikirkan petualangannya yang akan dimulai sebentar lagi.


__ADS_2