
Tekanan yang dikeluarkan oleh Gara sangat besar, ketujuh pendekar dihadapannya jatuh bersujud dihadapan Gara karena auranya. Para perwakilan guild dan organisasi lainnya juga terkejut dan tidak dapat berbuat apa- apa. Bagi mereka yang memiliki kekuatan tingkat Galaksi hanya akan merasa perubahan aura dan suhu disekitar.
“Kalian ingin mengambil permata ini bukan? Kalau begitu langkahi dulu mayatku” Gara menyerang ketujuh pendekar dihadapannya menggunakan Sihir Aura tingkat Quit yang menyebabkan sepuluh monster berkekuatan Galaksi muncul dan menyerang ketujuh pendekar dihadapannya.
“Kalian lihat? Mereka tidak berdaya dihadapanku. Jika kalian masih ingin merebut permata ini secara tidak baik maka aku akan menyelesaikannya secara tidak baik pula.” Ucapan Gara menggelegar pada seluruh peserta lelang.
Terutama pada seluruh perwakilan aliansi lima desa, seluruh jagoan yang mereka banggakan dapat dengan mudah ditaklukkan oleh Gara seorang diri. Mereka yang tersisa hanya dapat diam tak bersuara, tidak ingin memperpanjang masalah.
“Aku adalah Gara, pendiri sekaligus kepala akademi beladiri. Siapapun yang berani berbuat untuk mengacaukan kegiatan lelang ini akan menerima akibatnya”
Setelah berbicara seperti itu, tidak ada lagi yang ingin bersuara. Mereka masih tidak percaya dengan pemandangan yang terjadi dihadapan mereka begitu cepat dan hebat.
Gara kemudian menetapkan harga awal permata hijau lembah kabut sebesar 500 koin emas. Harga yang sangat murah untuk sebuah permata tingkat Galaksi.
Semua orang berlomba untuk mendapatkan permata tersebut, Guild dan beberapa perwakilan kerajaan dan kota besar terlihat ikut menawar dan memperebutkan permata.
__ADS_1
“5 ribu koin emas” guild Payung Emas membuat penawaran yang besar.
“10 ribu koin emas” kembali penawaran dilayangkan oleh kerajaan Zein, kali ini adalah seorang putri kerajaan yang menawar.
Kerajaan Zein dapat dikatakan adalah kerajaan yang memiliki putri dan wanita wanita cantik yang tiada tandingannya satu benua. Putri dengan kulit putih bersih dengan rambut emas yang panjang menjuntai sangat cocok dengan bulatan gaun putih membuatnya seakan malaikat yang sedang turun dari langit.
“13 ribu koin emas” guild Payung Emas masih terlihat bertahan untuk mendapatkan permata hijau lembah kabut. Menurut mereka permata itu dapat menjadi pusaka dan bahan latihan untuk para anggota elit guild.
“15 ribu koin emas”
“25 ribu koin emas” penawaran tertinggi diberikan oleh putri kerajaan Zein. Gara tidak dapat berkata-kata, menurutnya 25 ribu koin emas itu sangat tidak sebanding dengan sebuah permata hijau tingkat galaksi.
Gara segera menekan tombol merah tanda penawaran ditutup setelah tidak ada lagi yang mampu menawar lebih tinggi daripada putri Zein Kingdom.
“Terimakasih kepada tuan putri, saya berharap desa Air Biru dapat lebih bekerja sama dalam hal lain setelah ini” ucap Gara menutup sesi pertama pelelangan hari ini. Ia menjelaskan sesi kedua akan diadakan pada malam hari dan mengumumkan untuk para pemenang lelang dapat segera mengambil barangnya setelah ini.
__ADS_1
~~
Gara menunggu ditempat pengambilan barang. Ia menghitung setidaknya sekitar 30 ribu koin emas mengucur bebas pada kas lelang hari ini. Tepat setelah Gara melakukan persiapan seorang perwakilan dari Guild Permata Putih menanyakan perihal menukar barang.
“Oh Baiklah, ini dia barang anda tuan. Terimakasih telah berpartisipasi dalam lelang hari ini” ucap Gara sambil menyerahkan sekotak kertas jimat.
“Oh iya, kami ingin menyampaikan perihal mengenai keinginan pemimpin kami untuk datang pada sesi lelang berikutnya” ucapnya dengan penuh hormat, walau memiliki pancaran aura tingkat bulan namun setelah menyaksikan kejadian itu semuanya berlaku tunduk padanya.
Tidak ada yang dapat memanggil sepuluh monster tingkat Galaksi dengan mudah seakan tarikan napas. Kekuatan semesta belum tentu dapat melakukan yang dapat Gara tunjukkan sebelumnya.
“Saya akan senang menyambut pemimpin tuan esok, silahkan desa Air Biru senantiasa terbuka untuk semuanya” Gara senang mengetahui pemimpin guild Mutiara Putih akan hadir pada lelang selanjutnya.
Hal ini membuktikan bahwa pelelangan ini menarik minat dan rasa penasaran yang tinggi untuk semua orang. Seperti angin yang terbang secara bebas kemanapun, kabar mengenai pelelangan Desa Air Biru akhirnya menjadi sangat terkenal.
Gara yakin sesi lelang berikutnya, peserta lelang akan bertambah dan harga tawar lelang akan semakin tinggi sesuai dengan kualitas barang.
__ADS_1