
Reynal ingin menghentikan Eliza namun ia tahu jika Eliza
akan semakin kesal jika dirinya mengikutinya. Sebab itu Reynal memilih untuk
menyelesaikan urusannya disana lalu kemudian bertemu dengan ketua Remi.
“Kondisi dari tetua Yin Yang telah hampir pulih! Tunggu
beberapa hari lagi maka kondisinya akan stabil dan ia mungkin akan segera
sadar” Jawab ketua Remi.
Reynal sebelumnya bertanya pada ketua Remi mengenai kondisi
dari tetua Yin Yang. Ia khawatir pada tetua tersebut. Bagaimanapun tetua Yin
Yang telah banyak membantunya dan Akademi Beladiri.
“Boleh saya menemuinya? Saya hanya ingin melihat kondisinya”
pinta Reynal.
Ketua Remi berpikir sejenak sebelum mengangguk pelan. “Ikuti
saya!”
Reynal kemdian mengikuti wanita itu, mereka berdua menuju
salah satu tempat paling rahasia di Akademi Beladiri. Itu berada di pusat atau
di tengah – tengah kediaman 10 legenda.
Ketua Remi membuka pelan pintu berwarna merah yang menjadi
tempat dimana tetua Yin Yang dirawat oleh 10 legenda. Wanita itu kemudian
memasuki celah pintu yang sedikit lebar itu diikuti oleh Reynal di belakangnya.
Keduanya kemudian melihat didalam ruangan itu terdapat 10
legenda yang tengah bermeditasi melingkar dengan tetua Yin Yang berada di
tengah mereka seolah membentuk semacam formasi sihir yang sangat kuat.
“Jangan ganggu para legenda! Mereka sedang menggunakan
energi mereka untuk menyembuhkan tetua Yin Yang.” Ketua Remi memperingatkan.
Reynal mengangguk pelan, ia kini terfokus pada aliran energi
yang dikeluarkan oleh para legenda. Ia jelas dapat merasakan beberapa dari
mereka telah sangat dekat dengan tingkatan Dewa Bumi dari pancaran aura yang
mereka miliki.
“Jika 10 legenda tidak menggunakan energi mereka terus-
__ADS_1
menerus untuk menyembuhkan tetua Yin Yang maka kemungkinan 2 atau 3 dari mereka
telah menjadi pendekar dewa bumi lapisan awal.” Kata Reynal dalam hatinya.
Reynal menunggu selama setengah jam disana, namun karena
para legenda terlihat sangat focus sehingga Reynal tidak berniat untuk
mengganggu mereka. Ia kemudian pergi dari sana.
“Sudah beberapa minggu saya pergi dari guild Raja Nirwana!
Saya harus kembali hari ini juga agar mereka tidak curiga”
Reynal kemudian bergegas menuju ruangan ketua Remi. Ia ingin
berpamitan namun disana kebetulan ada Eliza yang sedang memberikan laporannya
pada ketua Remi.
“Eh Reynal, ada apa?” Ketua Remi sedikit terkejut.
“Saya akan kembali ke guild Raja Nirwana hari ini!”
“Begitu cepat? Kau tidak ingin menunggu tetua Yin Yang
sadar?”
“Tidak, ketua Jacson pasti telah mencariku saat ini. Jika
Ketua Remi mengganguk pelan, “Ku kira kau membutuhkan
seorang yang dapat membantumu mengurus jaringanmu itu, apa kau telah
mendapatkannya?”
Reynal menggeleng beberapa kali, “Tidak untuk saat ini. Tapi
Eliza telah memberi saran bagus, mungkin akan saya coba”
Ketua Remi melirik Eliza, lalu kemudian ia tertawa kecil
melihat ekspresi Eliza yang sedikit berubah. Ia membuka mulutnya, “Saya
memiliki seorang yang mungkin bisa membantumu, tapi saya tidak yakin jika dia
akan menerimanya. Dia cukup kompeten dan juga ia seorang perempuan yang kuat!”
“Oh siapa itu?” tanya Reynal penasaran. Ia mengetahui tidak
banyak perempuan di Akademi Beladiri. Dan mereka rata- rata adalah seorang
tetua yang kuat.
Ketua Remi tidak langsung menjawab, ia menoleh kearah Eliza
lalu berkata “Eliza, beberapa bulan kedepan tugasmu akan sementara diambil alih
__ADS_1
oleh wakilmu! Kau bisa mengikuti Reynal dan membantunya”
Sontak saja ucapan ketua Remi membuat Eliza maupun Reynal
menganga terkejut. Reynal dengan cepat berkata “Ketua Remi, sepertinya Eliza
tidak mau menerimanya! Lagipula saya tidak ingin merepotkannya, urusan ini
sangat sulit”
Namun kemudian Eliza membalas dengan nada yang tajam sambil
sesekali berteriak, “Hei apa kau pikir pekerjaanmu itu sulit buatku? Hpmh!
Ketua Remi, saya setuju dengan tugas yang anda berikan. Saya ingin membuktikan
kepada pria yang tidak memiliki rasa ini bahwa saya dapat diandalkan!”
“Siapa yang ingin menerimamu? Saya justru lebih memilih
putri Rose daripada kamu-” Seketika ucapan Reynal dihentikan oleh Ketua Remi.
Namun ketua Remi menyadari dirinya terlambat sebab Reynal telah mengucapkan
kalimat yang membuat Eliza menjadi sangat marah.
Eliza kini gemetar karena sangat marah akibat perkataan
Reynal padanya. Ia tanpa sadar mengaktifkan aura Golem Lava miliknya. “Kau,
matilah!” Eliza sangat marah hingga ia tanpa sadar mendorong Reynal menggunakan
kekuatannya. Namun Reynal dengan sigap menahan serangan tersebut.
Ketua Remi berbisik pada Reynal, “Kau telah berbuat
kesalahan 2 kali yang sangat kramat bagi perempuan! Pertama, perempuan tidak
suka disbanding- bandingkan dengan perempuan yang lain apalagi jika itu adalah
orang yang tidak ia sukai. Dan kedua kau telah menahan serangan Eliza yang
membuatnya semakin marah!”
“Ketua Remi, apa yang harus saya lakukan kalau begitu?”
“Saya tidak tahu! Lebih baik kau keluar dari ruangan ini
jika tidak maka Eliza akan menghancurkan ruangan ini. Kau tahukan apa yang akan
terjadi jika ruangan saya hancur?!”
Reynal seketika merinding mendengar peringatan Ketua Remi. Ia
dengan cepat pergi dari sana dan di kejar oleh Eliza yang masih memiliki
kemarahan yang meluap- luap.
__ADS_1