Dark Game

Dark Game
73


__ADS_3

Magic Aura Art milik Reynal dengan perkasa menekan pendekar Hantu yang tidak siap dengan perubahan yang terjadi. Ia menampilkan senyum tipis lalu berkata, “Apa sekarang layak?”


Meski begitu, Pendekar hantu itu tidak gentar, “Kau layak! Baiklah saya terima tantanganmu!”


Pendekar hantu itu mengeluarkan senjatanya yang tidak lain adalah pisau sabit dengan tongkat pegangan yang panjang.


“Mulailah menyerang!” ucap Pendekar hantu dengan penuh percaya diri.


Reynal mengangguk kecil, entah apa yang ia pikirkan. Namun ketika serangan pendekar hantu mengenainya ia tidak repot untuk pindah dari sana.


Dengan sebuah lambaian tanganya, angin puyuh terbentuk dan mulai menghalangi serangan pendekar tersebut. Angin itu begitu kuat hingga sedikit membuat pendekar hantu terbang mundur.


“Tebasan Pengambil Nyawa” Pendekar hantu itu berteriak. Setelah ia berteriak, sebuah riak angin mulai menghilang dan membuat angin puyuh Reynal hancur berantakan. Pendekar Hantu bertindak cepat, setelah tubuhnya terbebas dari semua halangan.

__ADS_1


Pendekar hantu sekali lagi muncul dihadapan Reynal. Kali ini ia membawa serangan ganas langsung padanya. Serangannya ini adalah serangan terkuat sekaligus andalah pendekar hantu. Tidak terhitung banyaknya pendekar yang meninggal karena sabit dan serangan tersebut.


“Heh!” Namun tanpa di duga, Reynal mendengus ringan melihat pendekar hantu menyerangnya. Sekali lagi, ia tidak menghindar dan memilih untuk menghadapi serangan secara langsung.


Reynal melambaikan tangannya sekali lagi dan kali ini angin puyuh yang sangat besar tercipta. Angin tersebut seperti memiliki kesadaran, itu segera menyerang pendekar hantu. Akibatnya serangan yang awalnya ditujukan kepada Reynal kini berpindah pada angin puyuh.


“Saya tidak akan bermain- main. Masih banyak yang belum saya lakukan sebab itu maaf saja saya harus mengalahkanmu dengan cepat.” Reynal menggeleng beberapa kali sebelum akhirnya kembali menciptakan beberapa angin puyuh lainnya. Sontak angin puyuh yang baru saja diciptakan muai bergabung dalam menekan pendekar hantu.


Tapi bagaimana bisa pendekar hantu bertahan dari serangan banyak angin puyuh? Sedangkan dirinya hanya cocok menghadapi angin puyuh tunggal. Kini ada belasan lainnya yang mulai menyerangnya, bagaimana mereka bisa menang.


Reynal masih dapat merasakan aura mereka sebab itu walau pendekar hantu telah menghilang, Reynal dapat menemukan dirinya. Namun karena pendekar itu telah memberinya nomor 135 maka ia memutuskan untuk tidak mengeksposnya.


Reynal tersenyum senang melihat ia sekarang menempati nomor 130 sekarang. Hanya butuh beberapa belas hari untuknya bisa memenangkan tempat dalam 10 besar jika terus menantang 10 tingkat dalam sehari.

__ADS_1


Setelah itu Reynal tidakperlu untuk repot masuk ke dalam sana, ia melesat menjadi kilatan cahaya menuju gua. Reynal merasa Lomos dan Lumos telah berhasil menjelahi tanda hitam pertama. Ini waktunya untuk menjelajahi tanda hitam kedua.


Dan benar saja, Reynal mendapati Lomos dan Lumos tengah menunggunya. “Apakah kalian berhasil mendapatkan pusat energi?” tamya Reynal.


“Maaf tuan, tapi kami belum mendapatkannya!” ucap Lumos begitu sedih.


“Ya, itu tidak apa-apa. Lagipula yang kita cari adalah sesuatu yang bahkan bangsa Elf kalian tidak bisa menemukannya selama bertahun- tahun. Jadi wajar jika itu sangat sulit untuk ditemukan. Hari ini saya perintahkan kalian untuk meningkatkan posisi kalian. Saya harap kalian membawa bertia baik setelah kembali!”


Lumos dan Lomos mengangguk hormat lalu terbang dengan cepat keluar dari gua tersembunyi sedangkan Reynal mulai memasuki tanda hitam kedua.


Apa yang dimaksud dari tanda hitam bukanlah sebuah tempat yang sangat berbahaya. Itu tidak lain adalah sebuah tempat dengan intensitas energi yang sangat tinggi. Baru saja Reynal memasukinya, ia dapat merasakan perkembangan energinya sangat cepat disana.


Meski begitu, Reynal tidak menurunkan kewaspadaannya. Ia dengan cermat melihat sekeliling dan mulai mencari pusat energi yang ia inginkan. Pergerakan Reynal pelan tapi pasti. Ia menelusuri hampir setiap jengkal tanah yang ada disana.

__ADS_1


Meski tidak memiliki binatang buas atau monster yang tersembunyi, namun tetap saja itu adalah memiliki banyak jebakan dan perangkap yang berbahaya dan sangat sulit untuk di lihat. Sebab itu Reynal melapisi tubuhnya dengan formasi pelindung agar jika jebakan tersembunyi tanpa sengaja terpicu oleh Reynal.


__ADS_2