
“Pembunuh Bayarana telah siap diluncurkan! Kau bisa melihatnya sendiri” Poison King yang selama ini bertugas mengurus jaringan intelejen dan melatih para prajurit yang di rekrut oleh Reynal saat ini telah kembali membawa laporan yang membahagiakan.
“Oh? Saya tidak akan Cuma melihatnya tapi juga mengujinya. Saya akan memberikan misi pertama yang harus mereka kerjakan. Jika mereka berhasil maka tugasmu untuk melatih prajurit telah selesai!” Reynal berkata pada Poison King.
“Silahkan!” Poison King juga berkata dengan penuh percaya diri.
Reynal dan Poison King kemudian berjalan menuju ribuan kemah yang terletak dalam sebuah lembah yang paling tersembunyi di dalam kekaisaran Humanie. Lembah itu mencakup wilayah 3 faksi yang ada serta memiliki akses perbatasan 5 kekaisaran lainnya.
Tentu saja lembah itu juga sangat berbahaya sebab tempat itu merupakan salah satu tempat paling berbahaya di dunia Soun. Lembah Kematian Setan!. Sama seperti namanya, lembah itu seringkali mengeluarkan teriakan- teriakan sedih yang tidak diketahui asalnya sama sekali.
Selain itu hawa dan kondisi di dalamnya sangat tidak nyaman bahkan untuk para pendekar sendiripun mereka masih akan memiliki ketakutan ketika memasuki lembah. Namun berbeda dengan yang dulu, saat ini telah berdiri ribuan tenda kecil maupun besar di dasar lembah.
Dasar itu tidaklah begitu luas namun jika diatur maka itu mampu mencakup lebih dari 10 ribu tenda pasukan. Tenda inilah yang merupakan tempat tinggal prajurit intelejen maupun para prajurti bayaran yang dimiliki oleh Reynal.
__ADS_1
Sekitar 3 ribu prajurit berbaris rapi membentuk puluhan shaf panjang, Reynal mengamati ketiga ribu prajurit yang ada dengan senyum puas diwajahnya. Ini dikarenakan Reynal dapat melihat dan merasakan kekuatan dari para pembunuh bayaran yang berkumpul tidak lebih lemah dari pasukan elit Akademi Beladiri.
Yang paling lemah dinatara mereka adalah pendekar Galaksi Titan dan yang paling kuat mencapai pendekar dewa lapisan 4. Selain itu terdapat 5 orang dari mereka yang merupakan pendekar dewa lapisan 4.
“Dengarkan baik- baik! Saya akan memberikan anda semua misi pertama. Misi ini akan menjadi penanda apakah pelatihan kalian selama ini memuaskan atau tidak. Jika kalian semua berhasil maka saya sendiri akan meminta Akademi Beladiri untuk membangunkan formasi peningkatan kekuatan untuk masing- masing pendekar Galaksi, Semesta dan Dewa. Dengan itu bahkan jika kekuatan kalian tidak meningkat, itu tidak akan jauh dari sana.”
Imbalan misi yang diucapkan oleh Reynal membuat banyak pendekar kian semangat. Siapa yang tidak ingin memasuki formasi peningkatan? tentunya semua ingin!
Tentu saja kekuatan dan jumlah mereka lebih dari kalian tapi kekuatan pertempuran mereka jauh lebih lemah karena hanya menggunakan Undied untuk menjadi senjata. Sebab itu saya sarankan untuk menyerang mereka dalam keadaan yang tidak siap sehingga mereka tidak sempat untuk mengeluarkan Undied yang mereka miliki!”
Reynal memberikan masukan dan sarannya pada mereka semua. Setelah dirasa cukup Reynal menyuruh mereka untuk segera pergi dan menyelesaikan misi yang diberikan.
Setelah semuanya pergi, Poison King memberikan perintah pada seribu prajurit mata- mata untuk mengikuti pasukan pembunuh agar mereka dapat melihat kinerja dan kelakuakn mereka.
__ADS_1
Sambil mendesah ia berkata, “Reynal apakah anda sadar jika misi ini terlalu berbahaya? Anda jelas mencoba untuk membuang nyawa mereka dengan sia- sia!” Poison King berbicara pada Reynal.
“Membuang nyawa? Apakah anda tidak memberitahukan mereka sebelum memilih jika memasuki pasukan pembunuh maka mereka harus siap mati kapanpun dan dimanapun?!” Reynal sedikit membantah ucapan Poison King.
“Itu sudah! Tapi-!” Ucapan Poison King segera dipotong oleh Reynal.
“Tidak perlu khawatir! Jika mereka tewas dalam menjalani misi kali ini maka itu sudah nasib. Lagipula salahkan mereka karena terlalu lemah serta saya bisa menjadikan mereka sebagai undied saya selanjutnya!” Reynal berkata dengan kesan tidak peduli.
“Ckckck, kau tidak pernah berubah. Baiklah lakukan apa yang ingin kau lakukan. Saya masih memiliki beberapa urusan penting” Poison King berdecak pelan sebelum pergi meninggalkan Reynal disana.
Apa yang tidak diduga oleh Poison King adalah Reynal segera pergi dengan kecepatan penuh yang ia miliki untuk menyusul para pasukan pembunuh. Terdapat kesan dan raut khawatir di wajah Reynal ketika memikirkan 3 ribu pasukan pembunuh miliknya.
Tentu saja sejahat apapun dan sekejam apapun Reynal sekarang ini, ia tetap tidak akan meninggalkan orang- orang yang ada disekitarnya. Bahkan jika itu bawahannya sekalipun.
__ADS_1