
Gara memberikan tanda kepada seluruh pasukan yang ia bunuh, lalu berjalan kearah kurungan besar yang menyimpan ratusan pasukan tahanan Horsox Multie. Beberapa dari tahanan tersebut memiliki kekuatan setara dengan Matahari warna. Mereka terpaksa menjadi tawanan sebab kematianpun menurut mereka akan lebih sia sia.
Menjadi tahanan memiliki peluang untuk balas dendam, mereka semua juga masih memiliki keluarga yang masih membutuhkan mereka. Tentu tidak ingin membuat keluarga mereka susah dan sengsara demi harga diri mereka.
Setelah Gara membebaskannya, mereka semua lantas berterimakasih karena bantuan yang Gara berikan. Berbagai pujian dan hormat ditujukan kepada Gara, namun sebelum itu ia masih mengingat mengenai penghinaannya beberapa waktu lalu.
Gara menatap tajam para prajurit yang kembali gemetar ketakutan. “Kalian pintar sekali menjilat, sombong dan selalu memandang rendah orang lain. Hari ini aku membebaskan kalian karena mereka ingin menyerang kota Air Biru, aku tidak memiliki maksud sama sekali untuk membebaskan kalian secara gratis"
“Sebelumnya kalian menghinaku dan sama sekali tidak menghargaiku sedikitpun. Kalian pikir dengan memberiku pujian seperti itu aku akan bermurah hati pada kalian?”
“Aku akan membebaskan kalian hari ini namun dengan sebuah permintaan”
Salah satu prajurit yang memiliki kekuatan dan tekanan paling kuat mendekati Gara, ia tersenyum lembut kearahnya. Gara mengingat bahwa ketika ia mendapat penghinaan, orang itu malah tersenyum kearah Gara seolah memberi semangat dan terimakasih kepadanya.
“Sebelumnya saya ingin mengucapkan terimakasih kepada tuan” ucap orang itu yang kini menunduk hormat dihadapan Gara.
__ADS_1
“Tuan begitu sungkan, aku ingat hanya tuan yang tidak memiliki sifat seperti mereka dan juga yang mulia Raja.” Gara menghela nafas panjang, wajahnya berubah menjadi sedih.
“Aku turut berduka atas kematian beliau, aku mengetahui beliau adalah salah satu raja yang paling arif dan bijaksana. Tidak kusangka ia dibunuh oleh anak angkatnya sendiri”
“Terimakasih kami sangat menghargainya, kenalkan namaku Vamp.”
“Aku Reynal” Gara memutuskan untuk menggunakan nama asli untuk kedepannya, ia telah memikirkan resikonya untuk akademi beladiri dan kota Air Biru jika ia memakai nama Gara.
Mulai sekarang ia telah memutuskan untuk tidak terhubung lagi dengan keduanya, Gara ingin menyelesaikan Hell Memoth secepatnya. Jika ia dikenal dengan nama Gara sang pemimpin akademi beladiri maka keselamatan Akademi dan Kota Air Biru akan terancam.
“Maaf tuan mengenai permintaan tuan kami harap dapat mengabulkannya, tapi sepertinya kami ingin meminta tolong kepada tuan sekali lagi”
Gara menjelaskan permintaanya untuk menjadikan Akademi beladiri menjadi akademi pusat kerajaan Horsox Multie. Vamp mempertanyakan jabatan dan status Gara namun ia hanya menjawab permintaan yang ia ajukan karena sebuah janji kepada seorang teman.
Vamp menyetujuinya, namun sebelum itu ia harus melihat kondisi akademi serta kualitas pengajar disana. Gara yang saat ini memakai nama Reynal menunjukkan letak dan kondisi akademi.
__ADS_1
Dalam perjalanan menuju akademi, Gara telah menjelaskan semuanya pada Draco dan para legenda lainnya. Gara meminta agar sepuluh legenda dapat membangun cabang akademi beladiri pada ibukota kerajaan Horsox.
Vamp terkejut melihat kualitas Akademi Beladiri yang sangat maju melebihi akademi kerajaan walau hanya berada dalam sebuah kota baru. Vamp melihat beberapa guru disana bahkan telah mencapai tingkat semesta lapisan akhir.
Segera saja Vamp menyatakan bahwa Akademi Beladiri resmi menjadi akademi kerajaan dan akademi utama. Vamp yang saat ini berstatus jendral dan memiliki kekuatan paling kuat diantara lainnya membuat dirinya harus berganti jabatan menjadi pengganti raja.
Gara menyuruhnya untuk berbincang sejenak bersama dengan sepuluh legenda yang akan menjadi pilar utama disana. Tak lupa Draco mengajukan bahwa pihak akademi dapat menentukan jalan dan peraturan serta kebijakan kerajaan. Prajurit serta para pangeran akan belajar dibawah bimbingan para guru akademi.
Vamp menyetujui semua usulan yang ia terima, kekuatan kerajaan sedang sangat kacau mendapatkan bantuan dari beberapa orang kuat mungkin akan membantu. Sementara itu Gara sedang berbicara bersama Sindo mengenai hal penting.
Gara memberikan beberapa ramuan obat yang mampu menaikkan kekuatan sindo menjadi tingkat Galaksi Mega. Gara tidak ingin sewaktu ia tidak berada disini kota Air Biru yang susah payah ia bangun diserang oleh musuh.
Selain itu ia menunjuk beberapa jendral yang ia rasa mampu untuk menjaga desa dan setia untuk mengabdi lalu menaikkan tingkat kekuatan mereka menjadi Galaksi Awal. Sindo bersama dengan sepuluh orang jendral tingkat Galaksi akan menggantikan peran Gara selama ia pergi.
Beberapa guru akademi dan para legenda juga turut berangkat, mereka akan membuka cabang akademi beladiri. Sebelum meninggalkan balaikota, Gara mengucapkan selamat tinggal dan beberapa kata perpisahan pada Sindo. Bagaimanapun juga Sindo adalah sosok orang tua yang ia impikan, ia bersukur dapat terjebak dalam ruang waktu ini sebab dapat bertemu dengan orangtua impiannya.
__ADS_1