
Benjamin dan Reynal kali ini tidak berhasil untuk menangkap
ataupun membunuh Dark Elf yang berniat untuk menghabisi pangeran mahkota
Karlos. Benjamin menjadi lebih waspada sejak semalam, ia berjaga sepanjang
malam ditemani oleh Reynal sedangkan Kotaro dan Konjiro menjaga di dalam kamar
Pangeran Mahkota untuk menambah jaminan keamanan.
Sepanjang malam, Reynal dan Benjamin saling bercerita satu
sama lain tentang kehidupan merek lebih dalam ataupun sekedar berbicara kosong.
Hubungan keduanya juga semakin dekat.
“Tuan, mungkin anda harus segera pergi dan melanjutkan
perjalanannya besok! Sementara untuk pembunuhnya serahkan saja padaku. Sekalian
bawalah formasi racun yang telah saya siapkan kemarin.” Saran Reynal.
“Kau benar, saya akan mencoba berbicara besok pada pada
pangeran Karlos dan melanjutkan perjalanan. Dan juga saya ingin mengucapkan
terimakasih karena telah memberikan kami formasi beracun milikmu!” ucap
Benjamin.
“Tidak apa tuan, anggap saja itu adalah hadiah awal dariku
karena sebentar lagi kita akan menjadi partner bisnis! Tolong rawat orang-
orangku di masa depan” balas Reynal.
Keduanya kemudian kembali tertawa bersama. Reynal kemudian
mendapat pesan rahasia dari pangeran Alex dan mengabarkan dirinya telah tiba
lebih awal. Pemuda itu lantas segera pamit dan menuju ke penginapan tempatnya
menyewa kamar.
__ADS_1
Reynal kemudin melihat pangeran Alex berada disana menunggu
dengan sabar kedatangannya. “Pangeran Alex, saya kira anda akan datang beberapa
jam lagi” sapa Reynal ketika membuka pintu kamarnya.
Pangeran Alex belum menjawab, ia mengikuti Reynal masuk ke
dalam barulah setelah itu ia membuka mulutnya. “Saya rasa itu penting sebab itu
saya mengusahakan untuk tidak terlambat bertemu denganmu!”
Walau pangeran Alex dapat dikatakan adalah salah satu orang
kekaisaran yang memiliki hubungan sangat dekat dengan Akademi Beladiri maupun
Reynal sejak dulu meski beberapa terjadi masalah yang cukup berat namun pada
akhirnya Akademi Beladiri dan pangeran Alex masih berhubungan dekat. Meski
begitu, pangeran Alex mendapati dirinya gugup dan sulit mengendalikan diri
ketika bertemu dengan Reynal.
Menyadari pangeran di hadapannya ini terlihat gugup, Reynal
menenangkannya.
“Magic Support : Relax!”
Seberkas cahaya hijau menyelimuti pangeran Alex sejenak lalu
kemudian sang pangeran mulai merasakan jiwanya mulai tenang oleh sesuatu yang
tidak ia ketahui serta kegugupan yang ia miliki perlahan menghilang.
“Cobalah untuk tenang, setelah itu baru saya akan
membicarakan sesuatu padamu!” Ucap Reynal. Pangeran Alex mengangguk dengan
cepat ia berhasil menenangkan dirinya.
Reynal tertawa kecil melihat hal itu, lalu kemudian mulai
__ADS_1
menjelaskan bahwa dirinya ingin bekerja sama dengan pangeran Alex. Bahkan
Reynal menawarkan posisi pimpinan untuk cabang faksi Humanie Empire pada
Pangeran Alex.
“Anda ingin saya menjadi pemimpin di sini untuk mata- mata
serta perdagangan itu?” Pangeran Alex tidak yakin ingin mengambil jabatan itu.
Sebab ia mengetahui ini memiliki hubungan langsung dnegan guild Raja Nirwana.
“Kau takut? Tenanglah saya telah berbicara dengan orang terkuat
di faksi Kekaisaran Humanie dan ia
berjanji untuk menjaga seluruh anggota bisnis yang saya miliki.” Reynal
terkekeh pelan. Ia kemudian mengeluarkan sebuah gulungan yang berisi macam-
macam kegiatan yang akan ia bangun didalam faksi kekaisaran.
Pangeran Alex sedikit terkejut melihat daftar panjang yang
terdapat di dalam gulungan tersebut. “Obat-obatan, formasi, senjata bahkan
kertas jimat?”
“Ya, ada apa? Itu tergolong biasa di dunia ini kan?”
Pangeran Alex hampir saja tersedak oleh ludahnya sendiri
ketika mendengar pertanyaan polos dari Reynal. Jika saja ia tidak mengetahui
kekuatan yang besar dimiliki oleh pemuda itu maka mungkin ia akan tertawa
keras.
“Ini semua memang biasa di dunia Soun tapi itu bagi pendekar
Semesta ke atas! Jika anda benar- benar menjual ini semua sekaligus maka bukan
hanya akan menarik perhatian namun juga akan menimbulkan kecurigaan. Kaisar
__ADS_1
Humanie sangat pintar dan cerdas, jika ia menyadari ini semua adalah barang
dari Akademi Beladiri maka habislah sudah” jelas pangeran Alex.