Dark Game

Dark Game
105


__ADS_3

Reynal mulai membunuh semua pekerja herbal yang ada disana. Karena mereka semua adalah anggota Black Undied, Reynal tidak menunjukkan belas kasihannya. Segera ia mulai memindahkan tanaman herbal dan tanaman langka satu persatu menuju kotak Dimensi.


Kotak Dimensi itu sangat besar, bahkan dari awal Reynal tidak pernah merasa jika kotak Dimensi itu akan penuh. Karena tanaman herbal memiliki nyawa dan jiwa, membuat Reynal harus satu persatu mencabutinya. Sebab itu ia sedikit kesal karena terlalu cepat membunuh para pekerja yang ada disana.


Gantinya, ia membuat keributan yang besar.


Alhasil banyak pekerja tambang yang tidak memiliki pekerjaan segera berlari mendekat karena penasaran. Namun setelah mereka mendekat, mereka merasakan kekuatan kendali yang sangat kuat.


Kekuatan itu menindas mereka membuat mereka sangat tidak berdaya.


“Kalian hanya perlu mencabuti semua tanaman ini! Siapapun yang paling banyak akan lolos dari kematian!” Ucap Reynal pada mereka.


Segera para pendekar mulai berebut mencabut tanaman yang ada disana. Karena tidak ingin satupun yang rusak, Reynal juga memperingatkan mereka untuk tidak merusaknya.


Rupanya keributan itu juga menarik para tetua menengah yang menjaga tambang. Mereka segera menuju ke arah keributan terjadi. Betapa terkejutnya ia mendapati ratusan pekerja tambang itu mulai mencabuti tanaman langka.

__ADS_1


“Hei apa yang kalian lakukan? disini bukan tempat kalian dan juga tanaman itu seharusnya tidak dicabut tanpa perintah tetua tinggi!” Seorang tetua berkata dengan marah pada mereka.


Tapi mereka seolah tidak mendengarkan amarah tetua tersebut dan terus menerus berlomba mencabuti tanaman langka yang ada. Melihat amarahnya tidak dipedulikan, tetua itu berniat untuk menyerang mereka.


Namun tepat ketika ia ingin bergerak, sebuah suara yang kuat mengagetkannya.


“Tetap ditempatmu!” ucap suara itu.


“Siapa kau? dan apakah kau yang melakukan keributan ini?!” tetua itu bertanya.


Berbeda dengan kedua belas tetua yang kini menjadi sangat marah. Mereka tidak pernah berpkir jika suara itu sangat tidak tahu diri dihadapan mereka.


“Apa kau tidak tahu siapa kami? Kami adalah tetua menengah guild Black Undied. Jika kau berani membuat masalah disini maka guild Black Undied akan mengejarmu!” Ancam tetua itu.


“Hahaha... Kalian ingin mengancamu dengan guild yang bahkan tidak mampu melindungi ribuan anggotanya yang diserang hanya dalam semalam?” Suara itu tertawa mengejek.

__ADS_1


Wajah dari para tetua menjadi jelek. Mereka tidak lagi menerima hinaan seperti ini. Segera mereka bersama- sama melepaskan kekuatan mereka bermaksud untuk membuat penindasan dari suara misterius itu menghilang.


Tapi sebelum mereka bisa melepaskan kekuatan mereka, penindasan yang sangat kuat menghancurkannya. Penindasan itu juga membuat para tetua yang awalnya berniat untuk bertarung menjadi kehilangan niatnya.


Bagaimanapun juga mereka dapat merasakan jika aura dari kekuatan penindasan itu adalah lapisan 5. Kekuatan seperti itu adalah salah satu ahli puncak yang sama kuatnya dengan ketua guild mereka, Dead Eye.


“Humph! Sampah” Suara itu kembali terdengar. Kali ini itu disertai dengan rasa jijik yang mendalam. “Awalnya saya hanya ingin mengambil beberapa dari tanaman ini! Namun karena kesombongan kalian, saya berubah pikiran. Saya akan mengambil semua yang ada disini, baik itu tanaman maupun hasil tambang yang ada disini!”


“Oh tidak!” raung para tetua menengah dalam hati mereka.


“Kita hanya bisa meminta bantuan dari tetua tinggi! Hanya ia yang mungkin dapat membuat beberapa perubahan” seorang tetua berbisik pada yang lainnya.


“Itu benar! untunglah kita membawa alat tranmisi suara! Tetua Tinggi Goul ada disekitar tempat ini. alat transmisi suara ini dapat menjangkaunya. Cepat aktifkan dan minta bantuannya”


Segera dari salah satu tetua muncul sebuah alat berbentuk kerang berwarna putih. Kerang itu cukup indah. Tetua itu bergerak cepat, ia menempelkan moncong kerang pada mulutnya dan mulai mengirimkan transmisi suara melalui kerang itu.

__ADS_1


Tentu saja tindakan tetua ini diketahui oleh Reynal yang mengawasi mereka secara diam- diam. Ia tahu jika mereka akan berniat untuk meminta bantuan kepada tetua tinggi mereka. Namun itulah yang diharapkan oleh Reynal. Ia berharap beberapa tetua tinggi datang agar ia dapat membunuh mereka semua disana.


__ADS_2