Dark Game

Dark Game
356


__ADS_3

Salomon, pemimpin dari pihak guild Bunga Dewa memimpin pertemuan.


Ia mulai membahas mengenai strategi selanjutnya dari pihak mereka. Menurutnya


upaya penarikan diri oleh kerajaan Horsox dan Akademi Beladiri terlalu tiba-


tiba dan terlihat semacam jebakan.


Sebab itu mereka perlu berhati- hati agar tidak masuk dalam


perangkap yang dibuat oleh lawan. Namun keputusan ini segera dibantah oleh Raja


Pembunuh.


“Mereka hanya sekumpulan pengecut. Lebih baik jika kita


segera bertindak! Dengan kita disini mana mungkin Akademi Beladiri dan kerajaan


Horsox bisa bertahan? Lalu serahkan saja tugas membunuh para komandan musuh


pada saya dan anggota elit saya. Sedangkan kalian bisa menyerang para prajurit


lainnya.” Ucap Raja Pembunuh tidak sabaran.


Salomon yang mendengarnya memasang senyum menghina, “Hahaha,


sungguh lucu. Kau ingin menangani para komandan itu dengan mulut besarmu?!


Dengar baik- baik! Walau kau memiliki kekuatan untuk melakukan itu tapi jangan


pernah untuk mencobanya. Akademi Beladiri tidak sedangkal yang kau kira”


Salomon sebagai salah satu petinggi guild Bunga Dewa tentu


mengetahui beberapa hal mengenai Akademi Beladiri dengan baik. Ini karena


sewaktu Akademi Beladir membangun akarnya dalam kerajaan Zein, ia beberapa kali


bertemu dan berinteraksi dengan para anggota dan petinggi mereka.


Sejujurnya, Salomon merasakan bahwa Akademi Beladiri tidak


begitu sederhana dari kelihatannya. Ia telah melakukan pengamatan dan berhasil


membuktikan bahwa Akademi Beladiri menyimpan banyak rahasia yang tersimpan,


salah satunya adalah para ahli tersembunyi.


Menurut pengamatannya, Akademi Beladiri memiliki ahli


tersembunyi yang sangat kuat. Awalnya Salomon juga tidak ingin mempercayainya

__ADS_1


namun setelah ia mendengar keruntuhan guild besar dibawah pihak kekaisaran


setelah menyerang Akademi Beladiri barulah ia mempercayainya.


Namun untuk jumlah ahli yang mereka miliki, ia tidak


mengetahui informasinya. Selain itu, Salomon juga telah mendapatkan informasi


dari mata- mata yang ia miliki dalam kerajaan Horsox Multie bahwa pasukan serta


penjaga dari kerajaan telah berhasil meningkat dalam tingkat yang mengerikan


dan dalam waktu yang sangat singkat. Ini juga disebabkan oleh campur tangan


Akademi Beladiri.


Raja Pembunuh tersinggung dengan perkataan Salomon, wajah


dinginnya kemudian berubah menjadi tatapan membunuh yang kuat. Para komandan


lainnya segera menggigil ketakutan setelah melihat tatapan mematikan dari sang


Raja Pembunuh.


“Katakan saja kau takut, kami tidak akan menghalangimu untuk


menyerah. Hahaha” Raja Pembunuh terang- terangan, ia tertawa dengan keras


Hanya Salomon yang sepertinya tidak gentar dengant tatapan


Raja Pembunuh. Ia bahkan menatap balik dan mencibir pelan. “Dengar baik- baik,


jika kalian masih ingin tetap untuk menjalankan penyerangan ini maka saya akan


memberikan saran bahwa kalian harus berhati- hati! Saya juga akan memutuskan


untuk menarik diri dan tidak lagi ikut dalam penyerangan ini!”


Salomon segera keluar dari pembahasan dan bergegas untuk


kembali ke dalam tendanya. Ia sangat tersinggung dengan kelakuan dari Raja


Pembunuh. Menurutnya, ia sudah sangat berbaik hati untuk memberikan informasi


serta saran yang baik untuk pasukan namun malah dibalas oleh mereka dengan


tertawaan.


Sebab itu ia memutuskan untuk meninggalkan pasukan dan


berniat untuk kembali esok pagi ke markas utama guild Bunga Dewa.

__ADS_1


“Hpmh! Jika kalian tewas di tangan Akademi Beladiri maka


jangan salahkan saya!”


~~


Pagi hari, dalam sebuah gua bawah tanah, dua sosok keluar


dengan cepat. keduanya tidak lain adalah Reynal dan tetua Yin Yang.


“Tetua, apa anda yakin ingin mengatasi mereka? Saya takut


merepotkan anda” ucap Reynal sopan.


“Merepotkan? Hahah, tenang saja! Sebenarnya, saya telah lama


sekali tidak berolah raga jadi hari ini pasti akan cukup menyenangkan” tetua


Yin Yang tertawa.


“Baik, terimakasih tetua”


Selama beberapa hari bersama dengan tetua Yin Yang, Reynal


telah berhasil memahami karakter dari tetua Yin Yang. Sebab itu ia mulai


terbiasa dengan sikap dan tingkah laku beliau.


Hari ini, ia telah memutuskan untuk memberi pelajaran bagi


aliansi 4 perguruan. Dan tnetu saja Reynal tidak akan menolaknya, lagipula


kekuatan dari tetua Yin Yang sangat hebat. Ia yakin walau sendirian, tetua Yin


Yang mampu membunuh dan memberi pelajaran aliansi 4 perguruan.


Selain itu, selagi tetua Yin Yang merawat aliansi 4


perguruan. Dirinya akan memberi pelajaran guild Bunga Dewa. Bersama dengan


puluhan undied dewanya yang tela berhasil ia kumpulkan dari beberapa guild


besar serta koleksinya, Reynal yakin mampu menghadapinya.


Lagipula ia memiliki puluhan ribu undied tingkat Galaksi dan


sekitar sepuluh ribu undied tingkat Semesta. Jumlah ini saja sudah cukup


mencengangkan.


Setelah beberapa waktu, keduanya segera terbang terpisah.

__ADS_1


Reynal terbang ke arah barat dan tetua Yin Yang kearah selatan.


__ADS_2