Dark Game

Dark Game
418


__ADS_3

“Jika tidak ada bantuan dari Hell Memoth hari ini maka dapat


dikatan Hell Memoth tidak menepati janjinya sebagai pemimpin faksi! Saya harus


mengakui jika Hell Memoth akan lebih rendah dari Akademi Beladiri nantinya!” Peri


Jahat berkata dengan lantang, ia sama sekali tidak takut dengan Hell Memoth.


Guildnya merupakan salah satu bawahan dari guild Seribu


Racun sebab itu ketika guild Seribu Racun mengatakan setia pada Hell Memoth


akan ia secara tidak langsung juga bagian dari faksi Hell Memoth. Sebab itu, ia


sama sekali tidak takut dengan Hell Memoth apalagi tunduk. Ia hanya menerima


nasibnya ketika Hell Memoth berjanji untuk menjaga keselamatan mereka.


Peri Jahat merupakan pendekar dewa yang telah hidup sangat


lama, ia mencapai ketinggian seperti ini setelah perjuangan yang panjang


sehingga ia tidak ingin kematian yang cepat. Selama dapat membantu hidupnya


maka ia akan melakukannya.


“Benar! Kita hari ini bertarung di dalam Hell Memoth. Selain


itu Hell Memoht telah menjamin kita untuk keselamatan asalkan tetap mengirimkan


upeti dan menjadi bawahannya. Namun hari ini, Hell Memoth ingin lepas tangan?”


Jacson Prier menambahkan. Ia melihat wajah Beatrix dan Malaikat suci lainnya


suram setelah mendengar kalimat ejekan dan hinaan dari Peri Jahat.


“Peri Jahat, anda sebaiknya menjaga prilaku di sini! Hell

__ADS_1


Memoth telah melindungi anda selama beberapa tahun. Selain itu saya paling


tidak menyukai orang yang menghina Hell Memoth” Seorang panglima tinggi


kerajaan Night berkata dengan marah.


Ia memiliki tubuh yang besar dan tegap namun wajahnya yang


bengkok membuat penampilannya sedikit aneh. Ia membawa sebuah tombak berwarna


hitam emas dengan ukiran naga pada mata pisaunya.


“Hmph! Jika anda sangat memuja Hell Memoht maka tolong


selamatkan kami hari ini! Dapat dikatakan kau adalah anjing setia mereka. Tapi


jika kau tidak mampu menyelamatkan kami maka jangan harap kau dapat hidup lebih


dari 10 menit setelah mengancamku!”


Peri jahat sangat marah, ia melihat panglima berwajah


membunuh Peri Jahat tidak dapat untuk menahan kekaguman mereka.


“Untunglah wanita ini tidak mengolah aura dingin seperti


Kuangyang” gumam Jacson dengan perasaan lega.


Panglima wajah bengkok segera menutup mulutnya, ia mengira


dapat mengancam Peri Jahat dan mendapat reputasi di mata Hell Memoth namun apa


yang tidak ia sangka adalah bukan hanya Peri Jahat mengancamnya, ia bahkan di hina


sebagai anjing.


Jabatannya di dalam kerajaan malam sangat tinggi, itu hampir

__ADS_1


setara dengan yang mulia raja. Namun malam ini ia dihina sebagai anjing oleh


seorang wanita. Harga dirinya kini telah diinjak- injak. Ia menoleh dan melihat


banyak saingannya dalam kerjaaan Malam tertawa bahagia.


Peri Jahat mendengus kesal setelah melihat Panglima Wajah


Bengkok tidak menjawab. Tentu ucapannya juga hanyalah ancaman belaka, hari ini


ia mungkin telah menginggung Hell Memoth dan membuat hidupnya sulit dimasa depan.


Jika ia menyinggung kerajaan malam diwaktu yang sama maka dapat dipastikan


hidupnya akan berakhir.


Malaikat Beartix melihat perdebatan itu berakhir kembali


mengambil diskusi. Karena Hell Memoth tidak mengirimkan pendekar bantuan untuk


mereka maka ia bersama dengan malaikat suci lainnya harus menghadapi masalah


ini sendiri.


Ia juga sangat kecewa sebab Hell Memoth tidak mengirimkan


bantuan. “Apakah tugas mereka jauh lebih penting daripada kami? Altar inti saat


ini sedang dikepung, lebih dari 300 pendekar dewa dari guild besar serta 50


pendekar dewa dan Malaikat Suci termasuk saya ada disini! Jika altar Dalam atau


altar pusat tidak mengirimkan bantuan maka...” Beatrix tidak sanggup untuk


melihat kalimat selanjutnya.


Ia bingung harus berbuat apa sekarang, Sebagai pemimpin dari

__ADS_1


para malaikat suci, ia bertanggung jawab penuh dengan altar inti.  “Untunglah para monster itu tidak segera


menyerang atau mengambil tindakan pada kami”


__ADS_2