
Sepuluh hari kemudian, Reynal telah berhasil menyelesaikan
tugasnya membuat 100 ribu lembar kertas jimat. Ia cukup lelah namun juga
bersemangat, pasalnya hari ini, setelah beristirahat sebentar Reynal telah
mengucapkan serangkaian mantra sihir.
10 mantra sihir hitam, yang pertama adalah Portunia yang
saat ini digumamkan oleh Reynal berulang kali.
Mantra ini adalah memanggil gerbang neraka yang ingin kita
taklukkan. Lucifer dan Raja Racun juga waspada. Mereka bertiga memandang ke
depan, sebuah retakan muncul di udara yang tenang.
Perlahan retakan tersebut mulai menyebar dan membentuk
semacam portal berwarna hitam kusam. Semilir angin dingin juga bertiup bersama
dengan portal yang perlahan membentuk.
Reynal merasakan angin tersebut tidak bisa untuk tetap diam.
Ia memiliki perasaan yang sama ketika melihat film horor di televisi ketika di
bumi. Suasana di sekitar juga sangat mencekam membuat Reynal seakan berada pada
sebuah film horor.
Ia mulai mengingat beberapa film horor yang sempat yang
tonton dahulu, seperti The Ring, yang seorang perempuan kuluar dari sebuah
sumur tua dan merangkak memburu korbannya. Sedikit, Reynal merasakan merinding
di setiap bulunya.
Monster- monster neraka yang dimiliki oleh Lucifer dan Raja
Racun pada umumnya menyeramkan namun Reyan tidak takut dengan mereka. Namun
portal keenam sedikit membuatnya merasakan rasa takut lagi.
__ADS_1
Portal mulai terbentuk, perlahan sesosok mahkluk yang
menyerupai seorang wanita keluar dari dalam portal. Reynal dapat melihat wanita
itu dengan jelas. Tubuhnya kecil dan ringkih dipadukan dengan kain putih kusam
dengan bercak darah di beberapa bagian menambah kesan pada penampilan wanita
itu yang menyeramkan.
Wajahnya tidak terlihat karena tertutup rambutnya yang
panjang dan terlihat kusam. Kukunya juga sangat panjang dan berwarna hitam. Sekilas
Reynal menahan nafasnya sebab bayangan yang baru saja ia bayangkan di
pikirannya secara bertahap digambarkan pada sesosok perempuan dihadapannya ini.
Ia tertegun dan tidak dapat berbicara untuk waktu yang lama
membuat suasananya menjadi sedikit canggung.
Lucifer juga terkejut namun dalam arti yang berbeda. Ia
mengira jika pasukan hantu akan terlebih dahulu keluar sebelum pemimpinnya
menjadi yang pertama.
Lucifer berbisik kepada Reynal “Hati- hati, ia adalah
pemimpin gerbang neraka hantu. Kekuatan yang dapat saya rasakan, ia berada pada
tingkat Dewa Bumi lapisan awal. Dengan kekuatan saya dan raja racun akan dapat
mengimbanginya sedikit.”
Reynal yang masih termenung secara otomatis tidak mendengar
bisikan Lucifer. Ia masih menatap wanita menyeramkan dihadapannya.
Wanita itu merasakan tatapan Reynal yang begitu tidak wajar
membuatnya sedikit marah, Ia segera menatap raja Racun disana sekilas seperti
berkata “Tolong tegur temanmu!”
__ADS_1
Raja Racun segera memukul Reynal membuatnya tersadar. Reynal
tergagap dan menatap wanita itu. “Se.., siapa ka.. kau.?”
“HIHIHIHIHI.....” Wanita itu secara mengejutkan tertawa
keras. Reynal yang mendengarnya sekali lagi merinding berat. Ia teringat tawa
kuntilanak di bumi sekilas seperti itu.
Lucifer segera memberitahu Reynal jika ia adalah pemimpin
dari gerbang hantu membuat Reynal kembali terkejut.
“Dewa Bumi lapisan satu? Sungguh?!” Reynal tercengang hingga
tidak dapat menutup mulutnya. tawa wanita itu terhenti ketika mendengar ucapan
Reynal.
Dengan cepat ia menghilang dan segera muncul kembali tepat
beberapa centimeter di hadapan Reynal. Kini Reynal yang telah sangat dekat
dengan wanita seram itu dapat melihat matanya yang merah dengan lingkaran hitam
disekitar matanya.
“Menyeramkan” kutuk Reynal dalam hati.
“Hihihihi, apa kau yang memanggil gerbang hantu milikku?” ucap
wanita seram itu pelan.
Karena rambutnya yang sedikit tertiup angin membuat Reynal
dapat merasakan bau melati bercampur tanah berlumpur yang khas di tanah
pekuburan. Bau ini sangat tidak nyaman baginya. Namun ia tidak mengeluh sebab
wanita itu ternyata adalah Dewa bumi.
Sejenak Reynal dapat memastikan kegagalan mereka untuk
menalukkan gerbang keenam sebab pemimpinnya telah mencapai tingkat dewa bumi. Lucifer
__ADS_1
dan Raja Racun memang dapat mengimbanginya beberapa waktu tapi tidak bisa
mengalahkannya apalagi membunuh wanita ini.