
Reynal sedikit menyipit, ia memperhatikan dengan penuh
lawannya Lou Shinye yang katanya
merupakan satu dari 5 keindahan besar guild Bunga Tidur. Namun entah
bagaimanapun Reynal melihatnya, Lou Shinye nampak biasa- biasa saja. Sama
seperti wanita pada umumnya, hanya saja ia memakai pakaian yang terbuka yang
kurang sopan.
“Keindahan tidak di dapatkan dari ucapan namun dari
pengakuan orang banyak. Walau kau mengatakan dengan bangga kau adalah salah
satu dari 5 keindahan besar namun jika orang lain ada yang menganggap dirimu
hanya wanita biasa maka dimatanya kau hanyalah seperti itu! Sekarang, jangan
buang- buang waktu saya yang berharga. Lebih baik jika kau menyerah dengan
cepat hingga saya tidak perlu repot menyerang wanita sepertimu”
Reynal berbicara dengan santai karena ia menganggap
ucapannya benar namun para penonton yang mendengarnya tidak berpikir seperti
itu. Mereka sangat marah ketika mendengarkan Reynal mengejek Luo Shinye.
Lou Shinye juga kini menjadi sangat tersinggung, ia
mengobarkan energinya seolah siap menyerang Reynal dengan sekuat tenaga. Tentu
ia hari ini ingin membuat Reynal sengsara. “Akan ku buat hari ini kau tidak
lagi mampu berbicara seperti itu padaku!”
Teriakan kuasa mutlak segera memulai pertarungan selepas Lou
Shinye berbicara demikian membuat Reynal sedikit tidak siap. Lou Shinye berlari
__ADS_1
mendekati Reynal, ia menggunakan jurus gerakkan yang hebat dan membuat jarak
antara keduanya dengan cepat hanya tinggal beberapa jengkal saja.
Reynal tidak mampu bergerak cepat, ia kemudian mengerahkan
sihir elemen tanah untuk melindungi tubuhnya dari serangan Lou Shinye selagi ia
menyiapkan serangannya.
Reynal telah dikenal oleh banyak orang dari faksi Hell
Memoth dengan nama tetua Yin. Ia juga dikenal karena memiliki 3 kekuatan yang
hebat membuatnya sangat kuat jika diolah dengan cara yang tepat.
Reynal kini melepaskan gelombang energi tingkat Dewa membuat semua orang menahan nafasnya. Mereka
juga telah menduga Reynal akan menjadi pendekar dewa namun apa yang penonton
rasakan adalah energi sihir yang dilepaskan oleh Reynal setingkat dengan
kekuatan dari pendekar dewa lapisan 4.
menjadi tingkat dewa. Jika ia berada pada lapisan awal maka kekuatan puncaknya
berada pada lapisan 3. Namun kini kita dapat merasakan jika kekuatannya berada
pada lapisan 4 yang mana tanda bahwa ia telah mencapai tingkat dewa lapisan 2” Black
Dangger membaca situasi dalam medan pertempuran satu demi satu.
Banyak penonton diam- diam berseru kagum, dari beberapa
pertarungan, terdapat beberapa pertarungan yang seru dan menegangkan, salah
satunya adalah pertarungan Reynal melawan Lou Shinye.
Lou Shinye hanya berada pada lapisan 4 juga kekuatannya
merupakan sihir pemikat yang kurang cocok dalam menjalani pertarungan duel.
__ADS_1
Sebab itu setelah ia merasakan kekuatan pertahanan yang kuat dalam tubuh
Reynal, ia segera mendaratkan 5 kali serangan terkuatnya lalu melompat mundur
belasan meter.
Kekuatan serangan dari Lou Shinye juga tidak sederhana,
sebagai seorang ahli sihir tentunya ia menguasai beberapa sihir serangan yang
hebat. Reynal dapat merasakan beberapa getaran dari tubuhnya saat menerima 5
serangan terkuat Lou Shinye.
Walau tidak berhasil mematahkan sihir pertahanan, namun Lou
Shinye berhasil membatalkan sihir penyerangan Reynal juga sedikit menyebabkan
sakit bagi Reynal.
“Kau! lihat saja, setelah hari ini kau tidak akan bisa
bertahan. Kakakku Lou Bizu akan menangkapmu dan membalaskan penghinaan padaku!”
Lou Shinye cepat- cepat mundur dan berteriak menyerah setelah merasakan aura
Reynal yang berubah menjadi lebih kejam.
Ia khawatir Reynal akan membunuhnya karena telah memberikan
beberapa serangan ketika dirinya tidak siap. Ia juga melompat dari panggung
pertempuran dan merayap bersembunyi di belakang para tetua Rumah Bunga Tidur.
Reynal mengutuk kesal, ia baru saja ingin membalas pukulan
dari wanita itu namun ia sangat pintar dan segera berteriak menyerah pada Black
Dangger. Reynal hanya bisa melihat Lou Shinye turun dengan hati yang penuh
amarah.
__ADS_1
“Kakakmu? jadi dia punya kakak, Lou Bizu. Baiklah, Lou Bizu
akan menerima hadiah karena adiknya” gumam Reynal yang juga menuruni arena.