
Kuangyang hampir saja selesai ketiak jeritan ketua pembunuh
merah terdengar. Ia segera meminta 2 pria tua untuk menghentikan transformasi
darah. Ia melihat pemimpinnya dalam keadaan yang buruk, ia sekarat sedangkan
Jacson Prier tersenyum lebar.
Kuangyang mengepalkan tangannya marah, ia kembali berteriak
kepada Jacson untuk melepaskan pemimpinnya. Namun sepertinya Jacson tidak
menghiraukan teriakannya malah membuat cekikan pada leher ketua pembunuh merah.
“Kuangyang, sepertinya kau sangat memperdulikan pemimpin
guildmu ini? Hahaha... Kau lihat itu! Dia sekarang sangat lemah dan sekarat,
lebih baik bagimu untuk menjadi salah satu wakil dari guild Raja Nirwana”
“Cuih!” Kuangyang meludah, ia menatap jijik Jacson Prier
“Bagaimana mungkin saya memiliki pikiran seperti itu.”
“Hahaha, kalau begitu saya tidak perlu repot untuk mendengar
teriakanmu itu.” Jacson merasa tersinggung dengan tingkah Kuangyang.
“Aaahhh!!” Ketua Pembunuh Merah kesakitan, tubuhnya bergetar
ketika Jacson memperkuat cekikannya. Setelah itu, terdengar suara tulang yang
patah. Bersamaan dengan itu tubuh ketua pembunuh merah berhenti bergetar. Nyawanya
telah terbang ke alam kematian, dengan mata yang masih terbuka.
Para penonton tidak bisa bernafas dengan benar ketika
melihat ketua Pembunuh Merah dibunuh seperti itu oleh Jacson Prier. Anggota
dari guild Pembunuh Merah berteriak sedih sedangkan guild Raja Nirwana tertawa
senang. Hanya Reynal sedikit tidak memasang wajah bahagia, untuk menghindari
keanehan ia segera mundur kebelakang menjauh dari pusat perhatian.
__ADS_1
Ketua Pembunuh Merah telah meninggal, KuangYang melihat
kematian pemimpinnya di depan matanya sendiri membuat kemarahannya memuncak.
Tangannya mengepal dengan kuat hingga buku jarinya terlihat merah.
“Guild Raja Nirwana! Akan saya pastikan kau menerima
akibatnya!” Kuangyang melepaskan niat membunuhnya sekali lagi. Kali ini aura
dingin membunuh terasa lebih kuat dari sebelumnya.
Jacson juga merasa Halu King dan Chayton tidak akan dapat
menekannya sehingga ia turun dari arena meninggalkan mayat dari ketua Pembunuh
Merah yang tergeletak di lantai. Jacson kemudian membantu Halu King dan lainnya
menekan aura dingin membunuh milik Kuangyang sedangkan Reynal kini mencari cara
untuk mendapatkan mayat dari Ketua Pembunuh Merah.
Suasana sepenuhnya tidak lagi dapat terkendali, namun
Beatrix dan malaikat lainnya yang menjaga belum mengambil tindakan berarti.
menyelesaikan skor yang telah terbentuk.
Beberapa guild besar lainnya juga berniat menonton dan
beberapa ingin menambahkan kayu dalam api. Mereka sangat senang jika kedua
guild besar tersebut bertarung sehingga kemampuan mereka akan berkurang. Saat
itu mereka tidak perlu lagi takut pada keduanya.
“Kuangyang, menyerahlah! Guild Pembunuh Merah hari ini harus
menjadi bawahan setia dari guild Raja Nirwana! Saya akan memberimu posisi
tinggi jika kau dapat menurunkan egomu dan bergabung dengan kami!” ucap Jacson.
Ia sangat jelas menghargai bakat dan kekuatan dari Kuangyang, apalagi aura
dingin membunuh yang kuat, Jacson pasti mengetahui untuk membentuk aura dan
__ADS_1
mengembangkannya menjadi seperti itu adalah sebuah hal yang berharga.
“Ketua Jacson, anda mungkin senang hari ini tapi tidak untuk
besok!” ucap Kuangyang dingin, ia baru saja ingin menyerang Jacson dengan
segenap kekuatannya namun dua penjaga tua di belakangnya mengirimkan pesan
rahasia untuk tidak implusif.
Kuangyang menoleh pada barisan malaikat, “Malaikat, saya
bersama dengan guild Pembunuh Merah menarik diri dari kompetisi”
“Apa?! Kau yakin?” Beatrix menemukan ini sedikit tidak
terduga.
“Yakin!” ucap Kuangyang mantap.
“Baik! Tapi anda dapat meninggalkan Hell Memoth setelah
babak pertama berakhir” ucap Beatrix sambil menoleh pada beberapa panggung
pertempuran yang masih belum selesai.
Untuk para pendekar dewa yang kekuatannya sebanding, jika
mereka melakukan duel maka sangat wajar jika itu diselesaikan dalam beberapa
jam yang lama atau bahkan bisa sehari atau dua hari.
“Malaikat, bisakah kami membawa mayat dari pemimpin? kami
tidak ingin setelah dilecehkan hari ini, mayat pemimpin tidak mendapatkan
tempat terakhir yang baik”
Malaikat Beatrix mengangguk pelan, ia mengabulkan permintaan
Kuangyang. Beatrix menyuruh seorang murid dari Hell Memoth untuk mengumpulkan
mayat pendekar yang tewas dan memberikannya pada guild masing- masing.
Mereka yang tewas merupakan pendekar dewa hebat yang kuat,
__ADS_1
memiliki posisi yang tinggi dan terhormat dalam guild mereka. Akan sangat tidak
enak jika mereka tidak mengambil mayat dan menguburkannya dengan layak.