
Auman yang begitu liar menabrak tepat ketika sebuah armor berwarna gelap muncul dihadapan Black Angel. Ledakannya sangat kuat, perlahan armor yang nampak gagah itu mulai bergetar dan kemudian retakan kecil terbentuk.
Retakan itu mulai menyebar hingga berjumlah sangat banyak, baru saat itu Black Angel ketakutan, ia terkejut mendapati kekuatan auman yang terlihat begitu sederhana itu mampu membuatnya memiliki banyak retakan kecil pada armor kegelapan.
Perlu diketahui bahwa Armor kegelapan adalah sihir pertahanan terkuatnya, sebab itu ketika ia menggunakannya, Black Angel percaya hanya sedikit orang yang mampu membuatnya seperti ini.
“Black Angel, dengan kekuatanmu yang lemah itu apakah yakin ingin memprovokasi kami ? Hmph! Hari itu jika saya tidak mengingat keagungan para malaikat yang ada, saya tidak akan memberikanmu wajah!”
Mendengar ucapan Leona, Black Angel gemetar ketakutan. Ia sungguh menyesal dengan perbuatannya. Awalnya ia hanya ingin membalas penghinaan ketika tempatnya direbut oleh Leona namun ia tidak prcaya jika hari itu Leona bersikap lembut kepadanya dan memberikan wajah sehingga ia terlihat memiliki kekuatan yang berimbang dengan dirinya.
__ADS_1
Leona juga tidak menyerang lebih lanjut dan menghentikan aumannya, jelas ia melihat Black Angel telah menyesal. Sekali lagi ia akan memberikan kesempatan bagi Black Angel. “Saya akan memberimu wajah untuk hari ini! Tapi ingatlah bahwa kesabaranku terbatas. Sementara saudaraku yang lain mungkin akan menutup mata dengan tingkahmu karena menganggapmu hanya sebatas semut kecil.
Tapi berbeda denganku! Baik itu semut ataupun singa, tetap saja ia tidak boleh memprovokasii Akademi Beladiri apapun caranya! Saat itu kau mungkin akan berakhir dengan sangat menyedihkan jika tidak tewas!”
Leona tentu mengirimkan peringatan sekaligus ancaman tersebut pada Black Angel dengan komunikasi rahasia yang hanya didengar oleh mereka berdua. Ini cukup memberikan bukti pada Black Angel bahwa setidaknya Leona tidak memiliki sifat buruk seperti dirinya.
Dengan menunduk hormat, Black Angel menghentikan sihirnya dan kembali pada keadaan awal. Ia memakai jubahnya dan menutupi dirinya sekali lagi lalu dengan lesatan seperti cahaya ia meninggalkan tempat itu.
Tapi yang membuat mereka penasaran adalah setelah pertukaran 2 serangan itu, Black Angel maupun Leona tidak melakukan serangan lainnya alih- alih Leona kembali ketempatnya dan Black Angel dengan cepat pergi dari sana seolah pertarungan dan kebencian yang mereka lontarkan terakhir kali tidak pernah terjadi.
__ADS_1
“Secret Toun, kita bisa kembali! Bangsa Orc dan Manusia tidak lagi memiliki permusuhan. Kita tidak memiliki tujuan untuk tetap berada disini!” Mu Fan mengumumkan pada Secret Toun.
Secret Toun mengangguk pelan lalu mengajak semua orang untuk kembali. Para penonton yang menyaksikan hanya bisa berdecak pelan lalu secara perlahan meninggalkan tempat.
Takdir bahwa Akademi beladiri memiliki biji Lotus Darah akan menjadi salah satu berita hangat yang akan menyebar di seluruh tempat atau mungkin di seluruh kekaisaran. Bagaimanapun kemunculan Biji Lotus Darah adalah hal yang sangat agung dan hampir menyamai Tanda Pengakuan.
Ketika Lotus Darah muncul dan dimiliki oleh seorang pendekar dewa Puncak seperti Leona, maka itu ditakdirkan akan menciptakan Dewa Bumi yang baru. Lotus Darah akan memungkinkan seorang pendekar dewa puncak mengalami kenaikan energi dan bukan tidak mungkin ia akan memiliki peluang untuk meningkatkan kekuatannya dan menjadi Dewa Bumi.
Namun apakah Akademi Beladiri hanya memiliki satu? Jelas tidak. Bahkan Paling tidak mereka memiliki 2 biji bersamanya. Yang artinya akan ada 2 pendekar dewa Bumi muncul dalam Akademi Beladiri. Sungguh keberadaan Akademi Beladiri akan ditakdirkan berdiri dipuncak dunia Soun.
__ADS_1
Tapi apa yang tidak diketahui oleh mereka semua adalah bukan hanya sepasang biji Lotus Darah tapi ada 5 pasang yang artinya adalah 10 biji Lotus Darah. Sungguh angka itu jika diketahui oleh dunia luar maka akan menciptakan kehebohan besar. Mungkin saja peperangan akan tercipta dan seluruh kekuatan besar akan menggandeng tangan untuk menaklukkan Akademi Beladiri dan merebut mereka.